Home / Sulteng

Rabu, 24 Desember 2025 - 12:43 WIB

Tanggapi Kritik Deforestasi, Anwar Hafid: Kadang Orang Hanya Melihat Sisi Negatif Tambang

Gubernur Sulteng Anwar Hafid. (Foto: Istimewa)

Gubernur Sulteng Anwar Hafid. (Foto: Istimewa)

HARIANSULTENG.COM – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid mengakui kemarahannya terkait satu pohon yang ditebang di depan rumah jabatan (rujab) Jalan Prof Moh Yamin, Kota Palu.

Anwar menyebut kemarahannya soal pohon yang ditebang karena sangat menghargai legacy para pendahulunya yang dengan susah payah menanam pohon.

“Kalau tidak salah pohon itu ditanam oleh Gubernur Aziz Lamadjido. Puluhan tahun pohon itu dipelihara dari gubernur ke gubernur penerusnya. Pastinya, pohon itu dulu juga ditanam menggunakan dana APBD,” ucapnya, Rabu (24/12/2025).

Anwar Hafid juga sangat menyayangkan jika hanya berdalih penataan jalan yang tidak urgen mengorbankan tanaman yang sangat berharga.

Baca juga  BMKG Ingatkan Waspada Hujan Deras dan Angin Kencang di Sulteng Hari Ini

“Apalagi pohon itu tumbuh di tengah kota yang sangat dibutuhkn oleh kita semua. Lebih disayangkan lagi, yang ditebang itu adalah pohon mahoni yang susah sekali untuk tumbuh,” ujarnya.

Ia juga menyayangkan kemarahannya atas penebangan pohon itu dikaitkan dengan politik. Menurut Anwar, ekspresinya itu semata-mata peduli terhadap lingkungan.

“Ini murni karena saya peduli terhadap tanaman yang bermanfaat untuk orang banyak. Apalagi pohon itu memang sengaja ditanam. Malah dulu saya di Morowali pernah mendatangi rumah warga karena menebang pohon di depan rumahnya,” tutur Anwar.

Baca juga  Disebut Belum Lengkapi Dokumen Lingkungan Hidup, FPL Desak PT CPM Hentikan Penambangan

Anwar mengatakan bahwa penataan kota untuk meraih Adipura juga bukan sekadar soal kebersihan, tapi juga penataan lingkungan hidup, termasuk menjaga tanaman pohon.

“Karena itu seyogyanya kita harus menanam, bukan menebang,” imbaunya.

Sementara, terkait dengan deforestasi hutan semasa menjabat sebagai bupati Morowali, Anwar bilang beda korelasi antara pohon di hutan dan pohon yang ditanam.

“Kegiatan pertambangan ada manfaat dan mudaratnya. Tapi terkadang orang hanya fokus pada sisi negatif semata,” pungkasnya.

(Red)

Share :

Baca Juga

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid menemui sejumlah masyarakat Kelurahan Balaroa di halaman kantor kelurahan setempat, Kamis (10/7/2025). (Foto: Pemkot Palu)

Advertorial

Temui Warga Balaroa, Hadianto Janji Rampungkan Sertifikat Huntap Paling Lambat Tahun Depan
Mahasiswa Fakultas Teknik Untad berunjuk rasa di depan Gedung Dekanat soal dugaan penyelewengan dana kemahasiswaan, Senin (27/12/2021)

Palu

Didemo Soal Dugaan Penyelewengan Dana Kemahasiswaan, Wadek Bima Fakultas Teknik Untad Siap Mundur
Siap mmankan Pemilu 2024, Polda Sulteng dan Kodam XIII/Merdeka teken kerja sama perkuat sinergitas/Ist

Sulteng

Siap Amankan Pemilu 2024, Polda Sulteng dan Kodam XIII/Merdeka Teken Kerja Sama Perkuat Sinergitas
Komunitas Perempuan Lore Tengah bahas pengelolaan SDA lewat metode FPAR/Ist

Poso

Komunitas Perempuan Lore Tengah Bahas Pengelolaan SDA Lewat Metode FPAR
Warga tagih janji Wali Kota Palu bersihkan sisa banjir di Kabonena/Ist

Palu

Warga Tagih Janji Wali Kota Palu Bersihkan Sisa Banjir di Kabonena
Sejumlah tokoh lintas agama di Sulawesi Tengah (Sulteng) menyatakan dukungannya kepada Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri, Minggu malam (3/11/2024)/Ist

Palu

Tokoh Lintas Agama Deklarasikan Dukungan untuk Ahmad Ali-Abdul Karim Aljufri di Pilgub Sulteng
Gubernur Sulteng Rusdy Mastura/Ist

Sulteng

Gubernur Rusdy Mastura Diisukan Beralih ke Gerindra, Nasdem Sulteng: Beliau Masih Kader
Anggota VI BPK RI, Pius Lustrilanang menjadi keynote speaker dalam bedah buku Aldera, Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993 - 1998, Kamis (9/1/2023)/hariansulteng

Palu

Bedah Buku Aldera di Untad, Pius Cerita Perjuangan Mahasiswa Lengserkan Rezim Otoriter Soeharto