Home / Sulteng

Jumat, 30 Mei 2025 - 21:09 WIB

Ahmad Ali Kritik Seleksi Akpol Polda Sulteng, Singgung Kuota Putra Daerah

Ahmad Ali/Ist

Ahmad Ali/Ist

HARIANSULTENG.COM – Politisi Ahmad Ali mengkritisi hasil seleksi Akademi Kepolisian (Akpol) tahun anggaran 2025 di Polda Sulteng.

Menurutnya, dari 11 peserta yang lolos mengikuti pemeriksaan kesehatan tahap dua, tidak semua merupakan putra dan putri yang lahir di Sulteng.

“Padahal kuota Akpol di Sulteng, sudah jelas untuk anak-anak Sulteng, bukan untuk peserta di luar Sulteng yang memanfaatkan surat domisili,” kata Ahmad Ali, Jumat (30/05/2025).

Mantan Anggota DPR RI dua periode itu menilai, kondisi ini menjadi peringatan penting bagi semua pihak, terutama pemerintah daerah, agar tidak sembarangan memberikan surat domisili dua tahun seperti yang diatur dalam Peraturan Kapolri.

“Peraturan Kapolri itu sebenarnya dibuat untuk memberi kesempatan kepada putra-putri daerah agar bisa mewakili daerahnya. Tapi sayang, pemerintah daerah kita tidak punya komitmen yang sama,” ucap Ali.

Baca juga  Kasus Ledakan Tungku Smelter di Morowali Naik Penyidikan, Polisi Terapkan Pasal 359 dan 360 KUHP

Dirinya menduga banyak peserta seleksi di Polda Sulteng yang sebenarnya bukan warga Sulteng, tetapi memperoleh izin domisili dua tahun dengan mudah.

“Karena itu saya minta ke depan proses pemberian surat domisili dua tahun ini harus benar-benar selektif. Pastikan yang bersangkutan benar-benar sudah tinggal di Sulteng sesuai data dan keterangan yang diberikan,” ungkapnya.

Ia pun berharap, ke depan putra-putri Sulteng mendapatkan kesempatan yang lebih luas untuk mewakili daerah mereka.

Menanggapi kritik itu, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sulteng, AKBP Sugeng Lestari memastikan peserta seleksi Akpol adalah putra daerah.

“Sebelas peserta seleksi Akademi Kepolisian yang lanjut mengikuti rikkes tahap II adalah putra putri terbaik Sulteng,” ujarnya.

Sugeng merinci dari 11 peserta seleksi, 5 orang lahir di Kota Palu dan 1 peserta lahir di Luwuk, Kabupaten Banggai.

Baca juga  Kemenkumham Sebut Rata-rata Penjara di Sulteng Over Kapasitas Lebih dari 100 Persen

“Memang ada yang kelahiran diluar Sulteng tetapi mereka orang tuanya pernah atau saat ini tugas di Sulteng,” terangnya.

Menurutnya, para peserta ini telah dipersiapkan oleh orang tuanya jauh-jauh hari, sehingga capaian nilai setiap tahap seleksi baik dan memenuhi syarat.

Hasil penentuan peserta yang dinyatakan memenuhi syarat mengikuti tes rikkes tahap II diambil bedasarkan jumlah kuota dan norma-norma yang sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh panitia pusat,

“Adapun norma-norma kelulusan tersebut ialah hasil rikkes tahap I mendapat kategori K2, hasil uji kesamaptaan jasmani item antropometri dan psikologi mendapatkan nilai dibawah 61, maka peserta dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).” pungkas Sugeng.

(Fat)

Share :

Baca Juga

Tingginya curah hujan mengakibatkan banjir di wilayah Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, Minggu (21/1/2024)/Ist

Tojo Una-Una

Banjir Terjang 4 Desa di Touna: Jalan Trans Terputus, Satu Warga Meninggal Dunia
Ilustrasi/Ist

Palu

Polresta Palu Resmi Tahan Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual Santriwati di Bawah Umur
Polsek Palele berhasil menemukan dokter Faisal di penginapan bersama seorang wanita/istimewa

Buol

Dikira Hilang, Dokter Faisal Ditemukan Bersama Wanita Lain di Penginapan
Kantor DPRD Sulteng, Jalan Sam Ratulangi, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu/hariansulteng

Sulteng

7 Caleg Lolos DPRD Sulteng Dapil 5 Poso-Touna, 4 Petahana Terpilih Lagi di Pemilu 2024
Aktivitas pertambangan di Kelurahan Poboya, Kota Palu kembali memakan korban, Senin (29/8/2022) dini hari/Ist

Palu

3 Penambang Tertimbun Longsor di Poboya Palu, Satu Orang Tewas
Ketua Panitia Smafesia Fun Fest Mohammad Zacky (baju putih kedua dari kiri,red) bersama ketua Slankers club Palu Mohammad Ramdan (baju hitam ketiga dari kanan,red) saat menggelar konferensi pers di Refan's Cafe/Harian Sulteng

Palu

Ratusan Slankers Siap Banjiri Konser Slank di Palu
Jembatan inspeksi di Desa Tampiala, Kecamatan Dampal Selatan, Kabupaten Tolitoli tampak rusak berat akibat terjangan banjir, Jumat (25/3/2022)/Ist

Tolitoli

Rusak Akibat Banjir, Fasilitas SPAM dan Jembatan di Desa Tampiala Tolitoli Terbengkalai
Mantan Ketua DPW NasDem Sulteng, Atha Mahmud (kanan) kenakan seragam Perindo/Facebook Abdi Losulangi

Sulteng

Perindo Bakal Gelar Konferensi Pers soal Kabar Bergabungnya Mantan Ketua DPW NasDem Sulteng