Home / Sulteng

Jumat, 30 Mei 2025 - 21:09 WIB

Ahmad Ali Kritik Seleksi Akpol Polda Sulteng, Singgung Kuota Putra Daerah

Ahmad Ali/Ist

Ahmad Ali/Ist

HARIANSULTENG.COM – Politisi Ahmad Ali mengkritisi hasil seleksi Akademi Kepolisian (Akpol) tahun anggaran 2025 di Polda Sulteng.

Menurutnya, dari 11 peserta yang lolos mengikuti pemeriksaan kesehatan tahap dua, tidak semua merupakan putra dan putri yang lahir di Sulteng.

“Padahal kuota Akpol di Sulteng, sudah jelas untuk anak-anak Sulteng, bukan untuk peserta di luar Sulteng yang memanfaatkan surat domisili,” kata Ahmad Ali, Jumat (30/05/2025).

Mantan Anggota DPR RI dua periode itu menilai, kondisi ini menjadi peringatan penting bagi semua pihak, terutama pemerintah daerah, agar tidak sembarangan memberikan surat domisili dua tahun seperti yang diatur dalam Peraturan Kapolri.

“Peraturan Kapolri itu sebenarnya dibuat untuk memberi kesempatan kepada putra-putri daerah agar bisa mewakili daerahnya. Tapi sayang, pemerintah daerah kita tidak punya komitmen yang sama,” ucap Ali.

Baca juga  Per Agustus 2023, 2.807 Napi dan Tahanan di Sulteng Terdaftar dalam DPT Pemilu 2024

Dirinya menduga banyak peserta seleksi di Polda Sulteng yang sebenarnya bukan warga Sulteng, tetapi memperoleh izin domisili dua tahun dengan mudah.

“Karena itu saya minta ke depan proses pemberian surat domisili dua tahun ini harus benar-benar selektif. Pastikan yang bersangkutan benar-benar sudah tinggal di Sulteng sesuai data dan keterangan yang diberikan,” ungkapnya.

Ia pun berharap, ke depan putra-putri Sulteng mendapatkan kesempatan yang lebih luas untuk mewakili daerah mereka.

Menanggapi kritik itu, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sulteng, AKBP Sugeng Lestari memastikan peserta seleksi Akpol adalah putra daerah.

“Sebelas peserta seleksi Akademi Kepolisian yang lanjut mengikuti rikkes tahap II adalah putra putri terbaik Sulteng,” ujarnya.

Sugeng merinci dari 11 peserta seleksi, 5 orang lahir di Kota Palu dan 1 peserta lahir di Luwuk, Kabupaten Banggai.

Baca juga  Tiga Kandidat Bersaing Perebutkan Kursi Ketua Kadin Sulteng

“Memang ada yang kelahiran diluar Sulteng tetapi mereka orang tuanya pernah atau saat ini tugas di Sulteng,” terangnya.

Menurutnya, para peserta ini telah dipersiapkan oleh orang tuanya jauh-jauh hari, sehingga capaian nilai setiap tahap seleksi baik dan memenuhi syarat.

Hasil penentuan peserta yang dinyatakan memenuhi syarat mengikuti tes rikkes tahap II diambil bedasarkan jumlah kuota dan norma-norma yang sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh panitia pusat,

“Adapun norma-norma kelulusan tersebut ialah hasil rikkes tahap I mendapat kategori K2, hasil uji kesamaptaan jasmani item antropometri dan psikologi mendapatkan nilai dibawah 61, maka peserta dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).” pungkas Sugeng.

(Fat)

Share :

Baca Juga

Amming-Asyita/Ist

Palu

Resmi Pimpin BEM Untad Hingga 2023, Berikut 6 Program Prioritas Amming-Asyita
Demo kawal putusan MK bentrok dengan polisi, mahasiswa berlindung ke Korem 132/Tadulako, Jumat (23/8/2024)/hariansulteng

Palu

Demo Kawal Putusan MK Bentrok dengan Polisi, Mahasiswa Berlindung ke Korem 132/Tadulako
Seolah tak kapok masuk penjara, seorang pria berinisial MA kembali dibekuk Unit Reserse Kriminal Polsek Palu Timur Polresta Palu/Ist

Palu

Belum Genap 2 Bulan Bebas dari Penjara, Residivis Curanmor di Palu Kembali Ditangkap
Kapolda Sulteng, Irjen Agus Nugroho memimpin upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional, Jumat (17/01/2025)/Ist

Palu

Kapolda Sulteng Apresiasi Pengamanan Selama Natal dan Tahun Baru 2024
Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Polisi Didik Supranoto

Buol

Polda Sulteng Tangkap DPO Tindak Pidana Perkebunan di Buol
Bootcamp Batch Enam Smart Financial Journey with Hannah spesial Ramadan sukses digelar, Minggu (23/03/2025)/Ist

Palu

Bootcamp Batch 6 Hannah Spesial Ramadan, Wawasan Baru Bagi Anak Muda
Minyak goreng curah di Pasar Inpres Manonda, Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (22/3/2022)/hariansulteng

Palu

Minyak Goreng Curah Dijual Melebihi HET Rp 14.000 Per Liter, Disperindag Sulteng Angkat Bicara
Momen Irwan Lapatta dan Rizal Intjenae saling berjabat tangan. (Foto: Istimewa)

Sigi

Irwan Lapatta Pastikan Laporannya soal Dugaan Pencemaran Nama Baik Tetap Berlanjut