Home / Sulteng

Sabtu, 8 Februari 2025 - 16:06 WIB

Polda Sulteng Buka Penerimaan Polri Terpadu, Cek Waktu dan Syarat Pendaftaran

Mako Polda Sulawesi Tengah Jl Soekarno Hatta, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu/Ist

Mako Polda Sulawesi Tengah Jl Soekarno Hatta, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu/Ist

HARIANSULTENG.COMPolda Sulteng membuka penerimaan anggota Polri terpadu tahun anggaran 2025 melalui jalur Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara dan Tamtama.

Pendaftaran dibuka mulai 5 Februari hingga 6 Maret 2025. Informasi pendaftaran dapat diakses melalui laman di https://penerimaan.polri.go.id.

Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Djoko Wienartono mengatakan, penerimaan ini merupakan salah satu langkah terbaik dalam meniti karier di institusi kepolisian. Untuk itu kami memanggil putra-putri terbaik Sulteng untuk bisa turut mendaftar, Gratis dan Tidak Dipungut Biaya.

“Jika sudah melakukan pendaftaran secara online, maka bisa melakukan verifikasi di polres setempat sehingga nomor ujian bisa diperoleh untuk melakukan pemeriksaan administrasi awal. Pendaftaran gratis dan tidak dipungut biaya, ungkap Djoko, Jumat (07/02/2025).

Baca juga  Polisi Antisipasi Ancaman Aksi Teroris MIT Jelang Lebaran di Sulteng

Djoko juga menuturkan, calon pendaftar terlebih dahulu harus memenubi persyaratan umum sebelum melakukan pendaftaran.

Pendaftaran umum tersebut seperti warga negara Indonesia (WNI), berumur paling rendah 18 tahun pada saat diangkat menjadi anggota Polri, tidak pernah dipidana, serta setia pada NKRI, Pancasila dan UUD 1945.

“Bagi pemuda-pemudi terbaik Sulteng yang ingin mendaftar baik jalur Akpol, Bintara maupun Tamtama, segera daftarkan diri. Masuk Polisi tidak dikenakan biaya alis gratis,” ucap Djoko.

Ia menambahkan, pendidikan Akpol nantinya akan dibuka pada 1 Agustus 2025 dengan masa pendidikan empat tahun di Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah.

Sedangkan pendidikan Bintara Polri dibuka mulai 30 Juli 2025 dengan masa pendidikan selama tujuh bulan di SPN Polda Sulteng bagi bintara laki-laki, dan di Sepolwan Jakarta untuk bintara wanita.

Baca juga  Mandiri, Gotong-Royong, dan Tumbuh Bersama Ramporame

Terakhir, pendidikan Tamtama Polri akan dibuka pada 7 Juli 2025 dengan masa pendidikan selama lima bulan di SPN Polda Metro Jaya dan SPN Polda Jatim.

Penerimaan Bintara nantinya terdiri dari beberapa jalur, salah satunya bintara Polisi tugas umum (PTU), Polair, Brimob dan Reguler Proaktif serta Kompetensi Khusus (Bakomsus) Polri untuk berbagai bidang.

“Perekrutan Bakomsus ini meliputi bidang tenaga kesehatan, tenaga pendidik, hukum, siber, tata boga dan akuntansi serta gizi yang bertujuan mendukung program Asta Cita Presiden RI,” jelas Djoko.

(Fat)

Share :

Baca Juga

Prof Lukman S Thahir/hariansulteng

Palu

Lukman S Thahir Resmi Jabat Rektor UIN Datokarama Palu Gantikan Sagaf S Pettalongi
Final Piala Dunia 2022 mempertemukan Argentina vs Prancis/Instagram @jadwalpialadunia_

Palu

40 Tenant Kuliner Bakal Ramaikan Nobar Final Piala Dunia di Kantor Wali Kota Palu Malam Ini
Ketua Komisi A DPRD Kota Palu, Mutmainah Korona/Instagram @mutmainahkorona

Palu

Mutmainah Korona Miris Lihat Pemakaman Massal Poboya
Wali Kota Palu sekaligus Ketua Asprov PSSI Sulteng membuka secara resmi pertandingan sepak bola di Desa Wuasa, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, Senin (3/7/2023)/Pemkot Palu

Poso

Hadianto Rasyid Buka Pertandingan Sepak Bola GKST Klasis di Poso
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep tiba di Kota Palu, Rabu (19/11/2025). (Foto: Istimewa)

Advertorial

Disambut Tarian Meaju, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep Tiba di Kota Palu
Pjs Wali Kota Palu, Muchsin Husain Pakaya menghadiri acara launching Gerakan Wakaf Uang 'SINAR' Kemenag Palu, Jumat (11/10/2024)/Ist

Palu

Pjs Wali Kota Dukung Gerakan Wakaf Uang di Palu
Ilustrasi/KPK RI

Morowali Utara

Negara Rugi Rp 8 Miliar, KPK Ambil Alih Kasus Korupsi Pembangunan Kantor DPRD Morut
Bupati Tolitoli, Amran Hi Yahya menyambut kedatangan Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri ke kediaman pribadinya, Senin (5/8/2024)/Ist

Tolitoli

Ahmad Ali: Pendidikan Sudah Gratis, Fasilitasnya Harus Ditingkatkan