Home / Sulteng

Sabtu, 17 Februari 2024 - 20:13 WIB

Petugas Adhoc Pemilu 2024 di Sulteng Bertumbangan, 15 Orang Meninggal Dunia

Penghitungan suara di TPS 08 Kelurahan Lolu Utara, Kota Palu, Kamis (15/2/2024) dini hari/hariansulteng

Penghitungan suara di TPS 08 Kelurahan Lolu Utara, Kota Palu, Kamis (15/2/2024) dini hari/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Tengah (KPU Sulteng) mencatat ada ratusan petugas penyelenggara Pemilu 2024 yang ‘tumbang’ setelah menjalankan tugas penghitungan suara pada 14 – 15 Februari 2024.

Dalam keterangan resmi yang diterima HarianSulteng.com, sebanyak 257 petugas adhoc jatuh sakit hingga 17 Februari 2024 pukul 17.00 Wita.

Petugas yang mendapatkan perawatan intensif ini kebanyakan di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) mencapai 102 orang.

Sementara petugas badan adhoc yang meninggal dunia sebanyak 15 orang yang tersebar di Kota Palu, Sigi, Donggala, Parimo, Tojo Una-Una, Morowali Utara dan Banggai.

Baca juga  BMKG Palu Canangkan Penambahan Alat Pendeteksi Gempa Tahun Depan

Badan adhoc anggota dan sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), anggota dan sekretariat Panitia Pemungutan Suara (PPS), Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN), Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPS LN), Panitia Pemutakhiran Data Pemilih/Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih), Panitia Pemutakhiran Data Pemilih Luar Negeri dan Petugas Ketertiban Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam Penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan.

Berikut jumlah petugas adhoc di Sulteng yang jatuh sakit dan meninggal dunia usai pencoblosan dan penghitungan suara Pemilu 2024.

Baca juga  'Kenyang Makan' Janji Politik, Penyintas di Huntara Jalan Asam Palu Ancam Golput di Pemilu 2024

• Kota Palu (8 sakit, 1 meninggal dunia)
• Sigi (24 sakit, 2 meninggal dunia)
• Donggala (35 sakit, 3 meninggal dunia)
• Parimo (102 sakit, 3 meninggal dunia)
• Tojo Una-Una (3 sakit, 3 meninggal dunia)
• Poso (15 sakit)
• Buol (27 sakit)
• Tolitoli (5 sakit)
• Morowali (5 sakit)
• Morowali Utara (2 sakit, 2 meninggal dunia)
• Banggai (26 sakit, 1 meninggal dunia)
• Banggai Kepulauan (3 sakit)
• Banggai Laut (2 sakit).

(Jmr)

Share :

Baca Juga

Tungku feronikel milik PT Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Kabupaten Morowali meledak, Kamis (13/6/2024)/Ist

Morowali

Tungku PT ITSS Morowali Meledak Lagi, Dua Pekerja Dilarikan ke Rumah Sakit
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid/hariansulteng

Palu

Over Kapasitas, Pembangunan Gedung Baru Rutan Palu Masih Menunggu Ketersediaan Lahan
Advokat Kantor Hukum Tepi Barat and Associates, Rukly Chayadi/Ist

Opini

Ribut-ribut Tambang Ilegal PT AKM: Ketidaktegasan Polri Malah Menambah Masalah
KAHMI gelar musyawarah nasional di Kota Palu, 24 - 27 November 2022/hariansulteng

Palu

Panitia Bantah Badan Intelijen Negara Recoki Munas XI KAHMI di Palu
Ngata Topodoka Fest jilid II resmi berakhir, Minggu (10/11/2024)/Pemkot Palu

Palu

Kadis Pariwisata Palu Tutup Festival Budaya Ngata Topodoka Fest Jilid II
Walhi Sulteng keluarkan seruan menyikapi kondisi demokrasi dan dinamika politik, Selasa (6/2/2024)/hariansulteng

Sulteng

Walhi Sulteng Keluarkan Seruan Sikapi Kemunduran Demokrasi, Harapan ‘Pemilu Jurdil’ Sangat Tipis
Elektabilitas Jeffisa-Ruben unggul dalam hasil survei terbaru Pilkada Morut 2024 versi CSS/Ist

Morowali Utara

Survei Terbaru Pilkada Morut Versi CSS: Jeffisa-Ruben Unggul di 6 Kecamatan
Kepala Kantor Komnas HAM Perwakilan Sulteng, Dedi Askary/hariansulteng

Parigi Moutong

Beda Keterangan Komnas HAM dan Polisi Soal Situasi Pascademo Ricuh di Parigi Moutong