Home / Palu

Selasa, 31 Desember 2024 - 21:50 WIB

Sederet Kasus Kekerasan terhadap Jurnalis Sepanjang 2024, AJI Palu Beri Pernyataan Sikap

AJI Palu gelar jumpa pers catatan akhir tahun, Selasa (31/12/2024)/hariansulteng

AJI Palu gelar jumpa pers catatan akhir tahun, Selasa (31/12/2024)/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM, PALU – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Palu mencatat 6 kasus kekerasan terhadap jurnalis di Sulawesi Tengah (Sulteng) sepanjang 2024.

“Para pelaku ini berasal dari berbagai latar belakang. Mulai dari oknum aparat TNI/Polri, aparat pemerintah hingga warga masyakarat,” ujar Koordinator Divisi Advokasi AJI Palu, Nurdiansyah dalam jumpa pers, Selasa (31/12/2024).

Kasus pertama dialami Gideon Siswadi Horomang, jurnalis media online Bidik Sulteng, pada 1 Februari 2024.

Ia mendapat intimidasi dari pendukung Kades Bajungan ketika meliput di Pengadilan Negeri Tolitoli. Saat itu, Kades Bajungan menjadi tersangka kasus tindak pidana asusila.

Masih di bulan yang sama, kekerasan serupa juga dialami Dulla, jurnalis Mercusuar. Saat itu, ia mendapat intimidasi dari Kasatpol PP Banggai Laut pada 27 Februari 2024.

Kasatpol PP Banggai Laut meneriaki Dulla sambil memprotes berita tentang dirinya tanpa ada konfirmasi.

Pada 30 Mei 2024, AJI Palu kembali menerima laporan kekerasan terhadap jurnalis. Kali ini korban merupakan anggota organisasi bernama Helmi Liana dari Metro Luwuk.

Baca juga  Organisasi Jurnalis Kecam Dekan FKM Untad usai Sebut Wartawan Provokator

Helmi mendapat intimidasi dari oknum TNI yang memaksanya menghapus berita tentang pungli di salah satu SPBU.

Kemudian pada 17 Juli 2024, jurnalis SCTV, Syamsuddin mendapat pelecehan verbal dari Dirlantas Polda Sulteng.

Dirlantas Polda Sulteng, Kombes Dodi Darjanto menghina profesi Syamsuddin serta menolak diwawancarai jika hanya memakai handphone.

Selanjutnya pada 6 Oktober, Halima Charoline (Irma) dari Media Alkhairaat mendapat tindakan kurang menyenangkan dari oknum prajurit TNI.

Peristiwa ini terjadi saat Irma melakukan peliputan di Lapangan Vatulemo, Kota Palu. Ia terlibat cekcok dengan seorang pedagang kaki lima.

Alih-alih berharap mendapat perlindungan dari prajurit TNI di dekat lokasi, Irma justru merasa semakin terdesak lantaran sang oknum malah menegurnya dengan nada emosi.

Kekerasan bentuk lainnya yang terjadi yaitu pemanggilan jurnalis sebagai saksi oleh polisi atas produk jurnalistik.

Pada 1 September 2024, Polda Sulteng melayangkan surat panggilan kepada redaksi Media Alkhairaat.

Surat panggilan itu terkait pemberitaan Media Alkhairaat soal ketegangan yang terjadi di PT Duta Maritim Morut.

Ketua AJI Palu, Agung Sumandjaya menyebut meski secara angka kasusnya menurun, namun pelaku kekerasan terhadap jurnalis oleh tindakan aparat justru meningkat.

Baca juga  Koalisi Organisasi Pers Kecam Tindakan Represif Polisi Tangani Unjuk Rasa Mahasiswa di Palu

“Kekerasan ini bukan hanya serangan terhadap individu jurnalis, tetapi juga serangan terhadap hak publik untuk mendapatkan informasi. Kemungkinan masih ada kasus kekerasan yang tidak dilaporkan kepada kami,” jelasnya.

Pada kesempatan, AJI Palu juga menyampaikan pernyataaan sikap sebagai berikut:

1) Mengutuk keras tindakan kekerasan terhadap setiap jurnalis sedang/dalam bertugas ataupun kekerasan diakibatkan oleh kerja/produk jurnalistik lainnya.
2) Mendesak aparat penegak hukum, apabila kembali terjadi hal serupa, untuk segera mengusut tuntas, menangkap pelaku, dan memproses mereka sesuai hukum yang berlaku.
3) Mengingatkan semua pihak, baik individu maupun institusi untuk menghormati tugas-tugas jurnalis.
4) Menyatakan solidaritas penuh kepada setiap jurnalis yang menjadi korban kekerasan.
5) Kami mengimbau, perusahaan media juga turut memberikan perlindungan dan dukungan maksimal kepada jurnalisnya.
6) AJI Palu siap memberikan advokasi (pendampingan dan bantuan hukum) kepada setiap jurnalis yang mengalami kekerasan.

Share :

Baca Juga

Ilustrasi - kekerasan seksual/Ist

Palu

Oknum Alumni FEB Untad Diduga Lecehkan Mahasiswi, Polisi Buru Pelaku
Polda Sulteng gelar deklarasi pilkada damai bersama seluruh stakeholder dan elemen masyarakat, Rabu (18/9/2024)/Ist

Palu

Polda Sulteng Gelar Deklarasi Pilkada Damai Bersama Elemen Masyarakat
Lebih dari 50 CSO yang terdiri dari organisasi berbasis komunitas di seluruh dunia mengirim surat terbuka kepada consumer brand (perusahaan konsumen) hari ini/istimewa

Nasional

Perusahan Minyak Sawit Terbesar Kedua di Indonesia Dituntut Ormas
apolresta Palu, Kombes Barliansyah meresmikan perubahan nomenklatur Polsek Palu Timur dan Polsek Palu Urara, Kamis (2/5/2024)/Ist

Palu

Kapolresta Palu Resmikan Perubahan Nomenklatur Polsek Palu Timur dan Palu Utara
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2023/Ist

Palu

Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat, Wali Kota Palu Bacakan Amanat Kapolri
Dihadiri Presiden Jokowi, KMHDI gelar Mahasabha ke-XIII di Untad/hariansulteng

Palu

Gelar Kongres di Palu, Ketua Presidium KMHDI Kritik Dunia Pendidikan di Hadapan Jokowi
Sebelas perwakilan MN KAHMI tinjau lokasi pembukaan Munas XI KAHMI di Sriti Convention Hall di Jalan Durian, Kelurahan Kamonji, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Minggu (27/3/2022)/Ist

Palu

Tiba di Palu, Pengurus MN KAHMI Tinjau Persiapan Musyawarah Nasional
Kapolresta Palu, Kombes Barliansyah melaksanakan kegiatan Santai Bareng dan Curhat bersama masyarakat Kelurahan Lolu Utara, Kamis (12/1/2023)/Ist

Palu

Serap Aspirasi, Kapolresta Palu Kombes Barliansyah Temui Warga 3 Kali Seminggu