Home / Palu

Selasa, 25 Juli 2023 - 14:42 WIB

Ramai Protes Kebijakan Besaran UKT, Sejumlah BEM Fakultas Soroti Kinerja Presma Untad

Ilustrasi/Ist

Ilustrasi/Ist

HARIANSULTENG.COM, PALU – Universitas Tadulako (Untad) mengumumkan besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa baru angkatan 2023.

Dalam unggahan Instagram resmi @humasuntad, kampus terkemuka di Sulawesi Tengah itu tak lagi mencantumkan pembayaran UKT berdasarkan kemampuan finansial orangtua mahasiswa.

Menyikapi hal itu, sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) tingkat fakultas di Untad kompak menyatakan protesnya dengan menggelar konsolidasi akbar.

Ketua BEM FISIP Untad, Moh Syafriali menilai pimpinan kampusnya tidak menjalankan Permendikbud Nomor 25 Tahun 2020 tentang Standar Satuan Biaya Operasional Pendidikan Tinggi pada Perguruan Tinggi Negeri di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Dengan ini kami menilai pelanggaran pimpinan universitas yang telah menaikan UKT tanpa berdasar pada pendapatan orang tua dan pengeluaran per bulan di rumah tangga,” ujar Syafriali, Selasa (25/7/2023).

Di sisi lain, mahasiswa akrab disapa Afri itu mempertanyakan peran dari Presiden Mahasiswa (Presma) Untad terkait persoalan tersebut.

Baca juga  Hadianto Rasyid Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad TP-PKK Kota Palu

Ia menganggap nyaris tak ada lagi gerakan nyata dari presma sebagai pimpinan BEM Untad dalam merespon persoalan yang mengitari kehidupan mahasiswa.

“Untuk konsolidasi sendiri ini pun dia tidak ikut terlibat, karena beberapa kali konsolidasi internal universitas yang dilakukan tidak ada Presma maupun pengurus dari BEM sendiri,” katanya.

Terkait aspirasi yang disampaikan oleh mahasiswa, ia menyebut Presma se-Indonesia pun pasti menerima dengan baik.

Namun, kekhawatiran muncul tentang apakah Presma Untad sendiri benar-benar berusaha menyuarakan aspirasi tersebut atau hanya sekadar mendengar saja tanpa tindakan konkret.

“Sekali lagi saya ingin katakan untuk konsolidasi kali ini tidak melibatkan BEM Untad. Seharusnya yang memfasilitasi mahasiswa dalam melakukan gerakan sosial adalah BEM Untad sebagai eksekutif, namun hari ini sudah beberapa minggu tidak mewadai atau membuka ruang untuk mahasiswa melakukan konsolidasi,” ungkap Afri.

Hal serupa juga dirasakan Ketua BEM Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Tadulako, Moh Arofik.

Baca juga  Polisi Naikkan Kasus Tawuran Mahasiswa Dua Fakultas di Untad ke Penyidikan

Sejak menjabat pada Juni 2023, dirinya bahkan belum pernah bertemu apalagi berdiskusi dengan Presma Untad.

Padahal, kata dia, kebijakan besaran UKT yang ‘sama rata’ ini mestinya memerlukan keterlibatan aktif dari presma untuk mencari solusi yang tepat bagi mahasiswa

“Saya belum pernah menyampaikan aspirasi secara langsung, tapi harusnya presma lebih kritis dalam memulai mencari solusi bagi mahasiswa Universitas Tadulako,” ucap mahasiswa dari Prodi Statistika tersebut.

Ia mengatakan, presma sebagai pimpinan lembaga kemahasiswaan tertinggi memiliki tanggung jawab moral untuk meneruskan aspirasi dari mahasiswa.

“Sudah ada banyak keluhan dari calon mahasiswa baru 2023 terkait kenaikan UKT di media sosial, dan presma memiliki tanggung jawab moral untuk merespon keluhan tersebut,” ujar Arofik.

Sementera itu, Ketua BEM Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Moh Raezaldy enggan mengomentari terlalu jauh terkait kinerja presma.

Share :

Baca Juga

Peringati HUT Kemerdekaan RI ke-79, Persinas ASAD Palu gelar kirab budaya pencak silat/Ist

Palu

Peringati HUT Kemerdekaan, Persinas ASAD Palu Gelar Kirab Budaya Pencak Silat
Presiden Jokowi tinjau vaksinasi di Lapangan Kantor Administrasi Bandara Mutiara Sis Aljufri, Kota Palu, Jumat (25/2/2022)/Sekretariat Presiden

Nasional

Presiden Jokowi Bersama Menteri Tinjau Vaksinasi di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu
Ilustrasi kebakaran/Ist

Palu

Pemkot Palu Pilih Driver Ojol Jadi Relawan Pemadam Kebakaran, Ini Alasannya
Ilustrasi/Ist

Palu

Merasa Difitnah Setubuhi Santriwati, Guru Tahfiz di Palu Rencana Buat Laporan Balik ke Polisi
Satgas Operasi Mantap Praja Tinombala mengamankan kampanye pertemuan terbatas di 5 lokasi berbeda di Kota Palu, Kamis (4/10/2024)/Ist

Palu

Polisi Amankan Kampanye Terbatas 2 Paslon Pilgub Sulteng di 5 Lokasi Berbeda
Ratusan warga menyaksikan proses pencarian korban tenggelam di Pantai Talise, Kota Palu, Kamis (20/1/2022) sore/hariansulteng

Palu

Pencarian Bocah Tenggelam di Pantai Talise Jadi Tontonan Warga
Suasana rumah duka Abdul Rahim, bocah kelas 2 SD yang diduga dibunuh anak pensiunan polisi/hariansulteng

Palu

Bocah SD di Palu Diduga Tewas di Tangan Anak Pensiunan Polisi, Keluarga Tuntut Keadilan
Hadianto Rasyid menghadiri perayaan Pengucapan Syukur 2025 Gereja Protestan Indonesia Donggala (GPID) Jemaat Koinonia Palu, Minggu (19/10/2025). (Foto: Pemkot Palu)

Advertorial

Hadianto Rasyid Hadiri Pengucapan Syukur GPID Jemaat Koinonia Palu