Home / Palu

Minggu, 25 September 2022 - 13:31 WIB

Potret Rumah Bekas ‘Tangga Banggo’, Lokasi Pertemuan Raja dan Tetua Adat di Palu

Potret rumah bekas 'Tangga Banggo', lokasi pertemuan raja dan tetua Adat di Palu berada di simpang Jalan Rambutan - Jalan Durian, Kelurahan Siranindi/hariansulteng

Potret rumah bekas 'Tangga Banggo', lokasi pertemuan raja dan tetua Adat di Palu berada di simpang Jalan Rambutan - Jalan Durian, Kelurahan Siranindi/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM, PALUFestival Tangga Banggo kembali menyemarakkan wilayah Kelurahan Siranindi, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Ini merupakan kali ketiga Festival Tangga Banggo diadakan setelah dua tahun tertunda karena pandemi Covid-19.

Parade budaya, pasar murah hingga pameran UMKM memeriahkan event tahunan tersebut mulai 22 – 25 September 2022.

Tangga Banggo merujuk pada suatu lokasi atau tempat tinggal Pue Puti semasa kawin dengan Pue Nggari atau Siralangi, raja pertama di Palu.

Lokasinya berada tepat di simpang Jalan Rambutan – Jalan Durian, Kelurahan Siranindi, Kecamatan Palu Barat.

Penamaan Tangga Banggo ini didasari pada ciri arsitektur sebuah baruga serta tangganya yang dapat dinaikkan dan diturunkan.

Baca juga  Masuk Kalender Event Dinas Pariwisata Palu, Festival Sahur dan Burasa Resmi Dibuka

“Dulunya ada baruga yang menjadi tempat pertemuan para tetua adat. Bangunannya dua tingkat, ketika orang sudah naik ke atas maka tangganya dinaikkan. Jadi bahasa daerahnya dibanggo,” kata Ketua Panitia Festival Tangga Banggo Siranindi 2022, Fahri Lembah.

Parade budaya meriahkan Festival Tangga Banggo ke-III di Kelurahan Siranindi, Kota Palu, Kamis (22/9/2022)/hariansulteng

Parade budaya meriahkan Festival Tangga Banggo ke-III di Kelurahan Siranindi, Kota Palu, Kamis (22/9/2022)/hariansulteng

Seiring berjalannya waktu, istana baruga bagi permaisuri pertama di Palu itu sudah mengalami banyak perubahan.

Pengamatan HarianSulteng.com, Minggu (25/9/2022), kini hanya tampak bangunan rumah yang lebih modern, tak terlihat lagi bekas Baruga Tangga Banggo.

Rumah tersebut terdiri dari dua lantai dengan dinding tembok bercat biru dan terdapat sepetak lahan kosong di sebelahnya.

Baca juga  Pemkot Palu dan Republik Ceko Jajaki Kerja Sama Berbagai Sektor Strategis

“Tempat Tangga Banggo posisinya dulu di situ. Cuma sudah jadi pemukiman sehingga tidak ada lagi bekasnya,” ungkap seorang warga Siranindi, Aco.

Dikutip dari Facebook Historia Sulteng, Tangga Banggo dibangun sekitar abad ke-18 dan menjadi tempat magau (raja) bermusyawarah dengan dewan adat-18.

Todonjaeo adalah sebutan atau istilah yang diberikan pada tiang utama Baruga Tangga Banggo.

Secara bahasa, Todonjaeo dalam bahasa Kaili dapat diartikan sebagai sesuatu yang berdiri sehari penuh.

Sebutan tersebut merupakan Mantera atau Gane-gane yang disebutkan oleh Tadulako Yunda pada saat mengangkat batang pohon.

Sang Tadulako yang dikenal memiliki kesaktian inilah yang diminta magau untuk menebang dan mengangkat batang pohon tersebut sebagai tiang di Baruga Tangga Banggo. (Anw)

Share :

Baca Juga

Peringatan Haul Guru Tua ke-51 tahun 2019 di Kompleks Alkhairaat, Jalan Sis Aljufri, Kelurahan Siranindi, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu/Ist

Palu

15 Ribu Warga Alkhairaat Akan Hadiri Haul Guru Tua ke-54 di Palu
Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri hadiri deklarasi relawan Banuata Kota Palu, Minggu (30/6/2024)/hariansulteng

Palu

Ahmad Ali soal Dukungan Partai di Pilgub Sulteng: NasDem dan Gerindra Sudah Cukup
Pengamat politik Rocky Gerung/Instagram @rockygerungofficial

Palu

Terbuka untuk Umum, Dema UIN Datokarama Palu Bakal Gelar Seminar Hadirkan Rocky Gerung
Seorang wanita berorasi dan menyebut Rusdy Mastura sebagai "The Next King of Lip Service" dalam aksi solidaritas untuk masyarakat Parigi Moutong, Senin (14/2/2022)/hariansulteng

Palu

Buntut Tewasnya Warga di Parimo, Wanita Ini Sebut Gubernur Sulteng The Next King of Lip Service
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid menggelar dialog interaktif bersama sejumlah elemen masyarakat, Kamis (4/9/2025). (Foto: Pemkot Palu)

Advertorial

Pajak Rumah Makan Skala Kecil di Palu Turun Jadi 5 Persen
Dita Pramesti asal Cianjur diserbu netizen Palu karena dikira pelaku bullying di Jembatan Flyover Pantoloan/Ist

Palu

Salah Server, Akun Wanita Asal Cianjur Ini Dibully Netizen Palu karena Nama Mirip Dita Pramesti
Gerimis iringi pencarian bocah tenggelam di Pantai Talise, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Kamis (20/1/2022)/hariansulteng

Palu

Gerimis Iringi Pencarian Bocah Tenggelam di Pantai Talise Palu
Puluhan anak-anak beradu layang-layang di Bantaran Sungai Palu, Minggu (5/6/2022) sore/hariansulteng

Palu

Weekend, Puluhan Anak Beradu Layangan di Bantaran Sungai Palu