Home / Palu

Senin, 28 November 2022 - 18:18 WIB

Panitia Bantah Badan Intelijen Negara Recoki Munas XI KAHMI di Palu

KAHMI gelar musyawarah nasional di Kota Palu, 24 - 27 November 2022/hariansulteng

KAHMI gelar musyawarah nasional di Kota Palu, 24 - 27 November 2022/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM, PALUBadan Intelijen Negara Daerah Sulawesi Tengah (BINDA Sulteng) dipastikan tidak mencampuri rapat teknis persiapan Musyawarah Nasional Korps Alumni HMI (Munas KAHMI) ke-XI di Kota Palu.

Hal itu ditegaskan Ketua Panitia Daerah Munas XI KAHMI, Mohammad Tavip merespon adanya pesan berantai di media sosial berjudul “Jokowi Gagal Membuka Munas KAHMI, Kenapa?”

“Selama rapat koordinasi dan pertemuan dengan pimpinan daerah, BIN tidak pernah terlibat,” ungkap Tavip dalam keterangan resminya, dikutip Senin (28/11/2022).

Sebelumnya, beredar sebuah tulisan berisi narasi tentang keterlibatan BINDA dalam rapat bersama panitia Munas XI KAHMI dan protokoler Presiden Jokowi.

Baca juga  Geledah Kamar Hunian Rutan Palu, Kadivpas Kemenkumham Sulteng: Waspada Jangan-jangan

Tulisan itu menyebutkan bahwa ada permintaan agar mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dicoret dari daftar tamu pembukaan munas.

Penulis atas nama Ayu Naraharjo dalam pesannya mengungkapkan, unsur BIN yang menghadiri rapat menyebut presiden akan kalah pamor dengan Anies kala keduanya bertemu dalam pembukaan munas.

Menurut Tavip, opini ini cenderung menyudutkan lembaga negara yang tidak pernah terlibat langsung dalam memberikan saran dan masukan.

“Sangat disayangkan adanya opini itu, dengan latar belakang penulis yang belum bisa dipertanggung jawabkan secara akademis,” katanya.

Pernyataaan senada juga dilontarkan Ketua Majelis Wilayah (MW) KAHMI Sulawesi Tengah, Andi Mulhanan Tombolotutu.

Baca juga  Terima Perwakilan KAHMI, Presiden Jokowi Siap Hadiri Munas di Sulawesi Tengah

Pria akrab disapa Toni itu memastikan tidak ada pertemuan dengan BINDA Sulteng apalagi memberikan pernyataaan bahwa Jokowi kalah pamor jika Anies menghadiri pembukaan munas.

“BINDA hadir dalam rapat resmi atau rapat koordinasi dimana yang terkonfirmasi resmi hadir adalah wakil presiden,” jelas Toni.

Hal itu juga dibenarkan Tim Ahli Gubernur Sulteng Ridha Saleh. “Jika BINDA aktif berkoordinasi terkait agenda kunjungan presiden atau pun wakil presiden, termasuk agenda tambahan agenda pemerintah daerah yang berpotensi agenda kunjungan lain di Sulteng,” ujarnya. (Jmr)

Share :

Baca Juga

Antrean panjang kendaraan di SPBU Jalan Diponegoro, Kota Palu, Sulawesi Tengah belum lama ini/hariansulteng

Palu

Antrean Mengular, Puluhan Sopir Truk di Palu Menginap di SPBU Demi Dapatkan Solar
KPU Sulteng menggelar sosialisasi pendidikan pemilih dengan fokus pada peningkatan partisipasi masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti disabilitas, difabel, dan transgender/hariansulteng

Palu

Jelang Pilkada 2024, KPU Sulteng Sosialisasikan Pendidikan Pemilih untuk Kelompok Rentan di Palu
Masyarakat lingkar tambang Poboya menggelar aksi demonstrasi di depan kantor PT Citra Palu Minerals (CPM), Kamis (04/12/2025). (Foto: Istimewa)

Palu

Aksi Warga Poboya Tuntut Penciutan Konsesi, PT CPM Diberi Deadline Tujuh Hari
Dita Pramesti asal Cianjur diserbu netizen Palu karena dikira pelaku bullying di Jembatan Flyover Pantoloan/Ist

Palu

Salah Server, Akun Wanita Asal Cianjur Ini Dibully Netizen Palu karena Nama Mirip Dita Pramesti
Aksi warga lingkar tambang Poboya tutup akses jalan menuju Kantor PT CPM, Selasa (20/05/2025)/hariansulteng

Palu

Dewan Adat Dukung Aksi Warga Lingkar Tambang Tuntut Kepastian IPR di Poboya
KPU Palu menggelar rapat pleno terbuka penetapan perolehan kursi dan calon anggota DPRD terpilih Pemilu 2024, Jumat malam (14/6/2024)/hariansulteng

Palu

KPU Palu Tetapkan 35 Anggota DPRD Terpilih 2024-2029, Politisi Perempuan Kuasai Dapil 2
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sulteng, Kompol Sugeng Lestari/hariansulteng

Palu

Polda Sulteng Janji Transparan Usut Kasus Kematian Mughni Syakur
Seorang pria di Palu nyaris diterkam buaya/Ist

Palu

Viral Nekat Elus-elus Buaya, Warga di Palu Nyaris Diterkam