Home / Palu

Minggu, 30 Juli 2023 - 14:10 WIB

Mapala Pawana FMIPA Untad Tanam Mangrove di Pesisir Pantai Peringati Hari Mangrove Sedunia

Mapala Pawana FMIPA Untad gelar aksi penanaman mangrove di pesisir pantai Mamboro Barat/Ist

Mapala Pawana FMIPA Untad gelar aksi penanaman mangrove di pesisir pantai Mamboro Barat/Ist

HARIANSULTENG.COM, PALU – Organisasi Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Pawana menggelar aksi penanaman mangrove bersama sejumlah elemen kemahasiswaan lingkup FMIPA Universitas Tadulako (Untad).

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia bertempat di pesisir pantai Mamboro Barat, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (29/7/2023).

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FMIPA Untad, Syariful Anam mendukung penuh aktivitas mahasiswa binaannya dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Mangrove sangat bermanfaat bagi keseimbangan ekosistem, kesehatan lingkungan, serta sebagai tempat tinggal bagi beragam organisme laut. Upaya pemulihan dan pelestarian ekosistem pesisir melalui penanaman mangrove merupakan langkah nyata dalam mendukung keberlanjutan lingkungan,” ungkapnya.

Baca juga  Pemkot Palu Siapkan Asuransi untuk Petugas Rumah Ibadah Hingga Tukang Becak

Hari Mangrove Sedunia atau International Day for the Conservation of the Mangrove Ecosystem diperingati setiap 26 Juli.

Ketua Mapala Pawana FMIPA Untad, Gamaria Barasalim menjelaskan bahwa aksi penanaman mangrove ini sejalan dengan kode etik pecinta alam.

Ia berharap kehadiran mangrove di pantai Mamboro Barat nantinya dapat berfungsi sebagai benteng alami yang efektif dalam mencegah abrasi pantai.

Selain itu, kata dia, mangrove memiliki peran sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana terlebih Kota Palu pernah dilanda tsunami pada 2018 silam.

“Penanaman mangrove ini merupakan bagian dari aksi nyata mahasiswa Universitas Tadulako untuk turut berkontribusi dalam menghadapi perubahan iklim dan merawat lingkungan pesisir. Tanamannya yang kuat dan akarnya yang mendalam, mangrove diharapkan mampu membantu menahan abrasi pantai, mengurangi dampak bencana alam, serta memberikan manfaat bagi kehidupan berbagai spesies hewan dan tumbuhan di ekosistem pesisir,” terang Gamaria.

Baca juga  Mendaur Ulang Lagu-Lagu Hasan Bahasyuan

Menurut Gamaria, antusias mahasiswa yang ikut dalam aksi tersebut menunjukkan komitmen mereka dalam berperan aktif sebagai agen perubahan untuk keberlanjutan lingkungan dan keselamatan pesisir.

“Harapan besar tersemat bahwa kegiatan positif semacam ini akan terus berlanjut dan menginspirasi komunitas lain untuk terlibat dalam upaya konservasi dan pemulihan ekosistem pesisir, demi menjaga keanekaragaman hayati dan membangun ketahanan lingkungan yang lebih baik,” ujarnya. (Mrj)

Share :

Baca Juga

YBH Hijau Hitam usai penandatanganan MoU pendampingan hukum dengan Paguyuban Usaha Barang Bekas dan Peduli Lindungan Kota Palu, Jumat (17/12/2021)/Ist

Palu

Dirikan YBH Hijau Hitam, Pemuda di Palu Beri Bantuan Hukum Gratis untuk Warga Kurang Mampu
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid membuka pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXVII dan Palu Mengaji tingkat Kota Palu, Kamis malam (12/10/2023)/Pemkot Palu

Palu

Buka MTQ ke-XXVII, Wali Kota Palu Harap Dewan Hakim Beri Penilaian Objektif
Wagub Sulteng, Ma'mun Amir lepas keberangkatan calon jemaah haji, Senin malam (5/6/2023)/hariansulteng

Palu

Wagub Sulteng Lepas Keberangkatan Calon Jemaah Haji Kloter Pertama
Menteri P2MI Abdul Kadir Karding teken MoU bersama sejumlah kepala daerah di Sulteng untuk memperkuat perlindungan pekerja migran Indonesia, Selasa, 10 Juni 2025) (Sumber: Fandy/hariansulteng.com)

Palu

Upaya Menghindarkan Pekerja Migran Indonesia dari Bujuk Rayu Calo
Amat Banjir/Ist

Palu

PPP Datangkan ‘Banjir’ Menuju DPRD Kota Palu
Mayat bayi laki-laki ditemukan di tempat pembuangan akhir (TPA) Kelurahan Kawatuna, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (4/12/2024)/Ist

Palu

Pemulung Temukan Mayat Bayi di TPA Kawatuna Palu, Diduga Hasil Hubungan Gelap
Hotel Santika menyalurkan sejumlah barang kebutuhan pokok kepada Rumah Merah Putih Difabel Berkarya, Jumat (22/4/2022)/Ist

Palu

Hotel Santika Salurkan CSR untuk Penyandang Disabilitas di Palu
Netty Kalengkongan (tengah) bersama tim penasehat hukumnya/hariansulteng

Palu

Pendeta di Palu Digugat Anak Angkat Mendiang Kakaknya Soal Sengketa Rumah