Home / Sulteng

Kamis, 25 Agustus 2022 - 17:15 WIB

Mahasiswa dan Pengacara di Sulteng Kompak Minta Jokowi Hapus Kebijakan Impor Batu Gamping

pengacara Adi Prianto dan Saharudin Ahaba menyerahkan surat aduan dan aspirasi kepala perwakilan kantor DPD RI Andi Saiful di Jalan Sutomo Kelurahan Besusu Timur Kecamatan Palu Timur/istimewa 

pengacara Adi Prianto dan Saharudin Ahaba menyerahkan surat aduan dan aspirasi kepala perwakilan kantor DPD RI Andi Saiful di Jalan Sutomo Kelurahan Besusu Timur Kecamatan Palu Timur/istimewa 

HARIANSULTENG.COM, PALUKantor Hukum Adatapura bersama Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Sulawesi Tengah kompak serahkan surat aduan dan aspirasi kepada anggota DPD RI Andi Saiful.

Bertempat di Jl Sutomo Kelurahan Besusu Timur Kecamatan Palu Timur, Kamis (25/8/2022) pagi.

Surat aduan dan aspirasi itu perihal impor batu gamping di Indonesia yang dinilai merugikan pengusaha lokal.

Pengacara Adi Prianto mengharapkan, dengan adanya surat aduan dan aspirasi ini berdampak besar kepada para pengusaha lokal batu gamping.

“Surat kami ini ditujukan kepada Senator asal Sulawesi Tengah. Harapannya agar bisa memperjuangkan aspirasi pengusaha lokal batu gamping yang berada dilingkar industri nikel di Kabupaten Morowali dan Kabupaten Morowali Utara, karena mereka tidak bisa bersaing dan memberikan kontribusi bagi fiskal daerah,” ujar Adi Prianto.

Baca juga  Agung Trianto Terpilih Jadi Ketua LMND Sulteng, Kesbangpol Harap Bisa Bersinergi dengan Pemda

Lebih lanjut, Adi Prianto menuturkan, dengan adanya kebijakan impor oleh pemerintah pusat.

Membuat pengusaha lokal menjadi penonton di daerah industri nikel.

Padahal pengusaha lokal ini juga sudah mempunyai izin usaha batuan.

“Kami berkeinginan Senator asal Sulawesi Tengah bertemu dengan Presiden Republik Indonesia untuk meminta sedikit kebijakan yang dapat menumbuh kembangkan pengusaha lokal,” beber advokat yang tergabung dalam tim pengacara Gubernur Sulteng itu.

Dalam kesempatan yang sama, Andi Saiful menegaskan akan menyampaikan aduan dan aspirasi itu secara langsung ke Komite II DPD RI.

Baca juga  NasDem Adakan Mudik Gratis ke 10 Kabupaten di Sulteng, Cek Persyaratannya

“Aspirasi dari teman-teman akan kami teruskan, terkait pokok aduan teman-teman ini masuk ke Komite II DPD-RI, dalam hal ini ditanggung jawabi oleh pak Lucki Semen,” terang Andi Saiful.

Menurut Andi Saiful, dirinya akan mengusulkan kepada senator lainya menggelar rapat kerja yang terdiri dari unsur Pemerintah Provinsi Sulteng, anggota DPD RI Komite II dan Pengusaha batu gamping.

Adapun tujuan dari rapat kerja itu, agar pengusaha lokal batu gamping bisa bersaing.

“Aspirasi teman-teman jadi triger untu memajukan daerah, insya ALLAH akan diagendakan cepat, teman-teman bertugas untuk konsolidasikan para pengusaha batu gamping agar bisa hadir rapat kerja tersebut,” tutup Andi Saifulah. (Slh)

Share :

Baca Juga

Habib Hasan Idrus Alhabsyi/hariansulteng

Sulteng

Kabar Duka, Habib Hasan Cucu Guru Tua Meninggal Usai Salat Jumat
Pemkot Palu tambah 22 armada pengangkut sampah/Ist

Palu

Pemkot Palu Tambah 22 Armada Pengangkut Sampah
Ketua AJI Palu, Yardin Hasan memberi pelatihan jurnalistik kepada pegiat lingkungan tergabung dalam Walhi Sulteng, Jumat (5/8/2022)/AJI Palu

Palu

Antara Idealisme dan Komersialisasi Media, AJI Palu: Jurnalisme Warga Jadi Harapan Baru Berdemokrasi
Warnai HUT Bhayangkara ke 76, Kapolres Tolitoli Satukan Forkopimda di Gelaran Jalan Santai dan Fun Bike

Tolitoli

Warnai HUT Bhayangkara ke 76, Kapolres Tolitoli Satukan Forkopimda di Gelaran Jalan Santai dan Fun Bike
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid/Ist

Palu

Imbauan Tak Mempan, Pemkot Palu Siapkan Sanksi Denda hingga Sita Tenda yang Tutupi Jalan
Tim SAR melakukan pencarian terhadap seorang warga yang hilang diduga diterkam buaya di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Kamis (06/02/2025)/Ist

Morowali Utara

Tim SAR Cari Warga di Morowali Utara yang Hilang Diterkam Buaya
Banjir bandang menerjang Desa Lumbumamara, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Minggu (28/11/2021)/Ist

Donggala

30 KK Desa Lumbumamara Donggala Mengungsi Akibat Banjir Bandang
Ilustrasi pengeroyokan/Ist

Palu

Terlibat Cekcok, Presma Untad Diduga Dikeroyok 6 Oknum Polisi Hingga Lebam