Home / Sulteng

Jumat, 29 September 2023 - 23:04 WIB

Ketua Komnas HAM RI Pastikan Kawal Kasus Brigadir Agil, Polisi Asal Sulteng yang Hilang Sejak 2019

Ketua Komnas HAM RI, Atnike Nova Sigiro terima aduan keluarga Brigadir Agil Sufandi/hariansulteng

Ketua Komnas HAM RI, Atnike Nova Sigiro terima aduan keluarga Brigadir Agil Sufandi/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM – Brigadir Agil Sufandi, seorang anggota Polri asal Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) dilaporkan menghilang sejak 2019.

Kejadian ini terjadi ketika lulusan SPN Labuan 2008 itu ditempatkan di Polres Banggai sebagai Liasion Officer (LO). Saat itu Kapolres Banggai dijabat AKBP Moch Sholeh.

Awalnya, Brigadir Agil menghubungi orangtuanya dan memberitahukan bahwa dirinya akan berangkat ke Jakarta.

Keberangkatannya karena ditugaskan untuk menjaga rumah Kapolres Banggai, sebab AKBP Sholeh ingin menunaikan ibadah haji.

“Dia bilang kapolres bersama ibu ingin berangkat haji, jadi ditugaskan untuk menjaga rumah. Menemani keluarga yang ditinggalkan di Jakarta,” kata Ayah Brigadir Agil, Aris saat mendatangi Kantor Perwakilan Komnas HAM Sulteng, Jumat (29/9/2023).

Didampingi kuasa hukum bersama SKP-HAM Sulteng, kedatangan Aris disambut langsung Ketua Komnas HAM RI, Atnike Nova Sigiro.

Aris menjelaskan, sang anak kala itu mengaku tak mengetahui keberangkatannya ke Jakarta dalam rangka dinas atau atas permintaan pribadi dari AKBP Moch Sholeh.

Baca juga  Pakar Komunikasi Untad Tanggapi Maraknya Isu Penculikan Anak di Media Sosial

Pada penghujung Juli 2023, Aris sudah tak bisa menghubungi Agil saat dirinya sedang ada pekerjaan di Bogor. Padahal, keduanya telah membuat janji untuk bertemu.

“Selama ini komunikasi berjalan. Tapi setelah saya di Bogor, saya hubungi via Whatsapp, SMS dan telepon tidak tersambung. Saya heran ada apa ini, sampai saya kembali ke Palu,” terangnya.

Beberapa hari setelah tiba di Palu, Aris didatangi teman-teman Agil yang memberitahukan bahwa putranya menghilang.

Mendengar kabar tersebut, ia kemudian menghubungi AKBP Moch Sholeh sebagai pimpinan Polres Banggai.

“Kapolres mengira anak saya sudah di Palu. Dia bilang ‘kalau begitu marilah kita cari bersama-sama sambil berdoa’,” kata Aris menirukan percakapannya dengan Moch Sholeh.

Ayah 56 tahun itu terus menghubungi Sholeh namun tak kunjung mendapat kabar tentang keberadaan putra kesayangannya.

Setelah sekian lama menunggu, Aris tiba mendapat telepon dari Brigadir Agil. Ia menyebut sang anak saat berbicara sambil menangis.

Baca juga  Rusdy Mastura Nyatakan Kembali Berpasangan dengan Ma'mun Amir di Pilgub Sulteng 2024

Kepada sang ayah, Agil mengaku tak lagi berada di rumah Sholeh. Ia juga merasa kecewa kepada komandannya tersebut.

“Di penghujung 2019, dia (Agil) telepon satu kali, sambil nangis. Saya tanya sekarang di mana, dia jawab lagi Bandung, sedang sakit. Dia bilang intinya kecewa kepada pimpinannya,” ucapnya.

Aris bersama istrinya membujuk Agil untuk pulang ke Palu, namun ditolak. Komunikasi anak dan orangtua kemudian terputus hingga saat ini.

Setelah Aris menceritakan kronologis kejadian hilangnya sang anak, Direktur SKP-HAM Sulteng, Nurlaela Lamasitudju menyerahkan berkas pengaduan kepada Komnas HAM terkait kasus hilangnya Brigadir Agil Sufandi.

“Brigadir Agil Sufandi hilang di Jakarta dalam masa tugas dalam rangka menjaga rumah pimpinannya, Kapolres Banggai. Bapak Aris baru melaporkan hal ini kepada kami karena kondisi psikologis beliau yanh mengalami kecemasan dan ketakutan yang berlebihan,” ujar Nurlaela.

Selain ke Komnas HAM, pihaknya juga membuat laporan hilangnya Brigadir Agil Sufandi ke Polda Sulteng.

Share :

Baca Juga

Sekretaris Kota (Sekkot) Palu, Irmayanti Pettalolo memimpin rapat final check jelang peringatan Haul Habib Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua ke-55/Pemkot Palu

Palu

H-2, Pemkot Palu Gelar Rapat Final Check Jelang Haul Guru Tua ke-55

Palu

Sebelum Tinggalkan Palu, Presidium KAHMI Serahkan Bantuan Rp 100 Juta ke Pesantren Putera Muhammadiyah
Mantan Direktur Perhimpunan Bantuan Hukum Rakyat (PBHR), Muh Masykur/Ist

Palu

Eks Direktur PBHR Sebut Perombakan Direksi BRMS Membuat Kinerja PT CPM di Poboya Memburuk
Sesosok mayat perempuan ditemukan di perkebunan milik warga di Dusun 4 Desa Pesaku, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, Minggu (22/1/2023)/Ist

Sigi

Warga Dolo Barat Digegerkan Penemuan Mayat Perempuan di Kebun, Polres Sigi Selidiki
Polda Sulteng terjunkan personel dan anjing pelacak cari Dokter Faisal yang hilang di Tolitoli, Rabu (11/5/2022)/Ist

Tolitoli

Polda Sulteng Terjunkan Personel dan Anjing Pelacak Cari Dokter Faisal yang Hilang di Tolitoli
PT CPM diduga gusur lahan warga Kelurahan Talise/Ist

Palu

PT CPM Dituding Gusur Lahan Secara Sepihak, Warga Talise Desak DPRD Sulteng Gelar RDP
Banjir menerjang Desa Ogoansam dan Desa Bambasiang, Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Kamis malam (13/03/2025)/Ist

Parigi Moutong

Banjir Terjang 2 Desa di Kecamatan Palasa: Akses Jalan Terputus, 4 Rumah Hanyut
Rukly Chahyadi/Ist

Palu

Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Teknik Geologi Untad