Home / Palu

Rabu, 1 November 2023 - 21:59 WIB

Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Teknik Geologi Untad

Rukly Chahyadi/Ist

Rukly Chahyadi/Ist

HARIANSULTENG.COM, PALU – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palu terus menyelidiki kasus dugaan pengeroyokan yang dilaporkan mahasiswa Teknik Geologi Universitas Tadulako (Untad).

Diketahui, sejumlah mahasiswa Teknik Geologi diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah oknum mahasiswa Fakultas Kehutanan Untad.

Sejak kasus ini dilaporkan pada 27 Mei 2023, polisi hingga kini telah memeriksa 10 orang saksi termasuk pelapor maupun terlapor.

Hal itu sebagaimana tertera dalam surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan Perkara yang diterima Rukly Chahyadi selaku kuasa hukum pelapor.

“Kemarin kami sudah menerima SP2HP, yang menjelaskan bahwa kasus ini masih dalam proses penyelidikan dan penyidik telah melakukan BAW terhadap 10 orang saksi,” kata Uki, sapaannya, Rabu (1/11/2023).

Baca juga  Di Hadapan Wakil Menteri LHK, Mahasiswa Untad Singgung Masalah Tambang Ilegal Dongi-Dongi

Advokat dari Kantor Hukum Tepi Barat and Associates itu menilai kejadian yang menimpa kliennya telah menimbulkan keprihatinan yang mendalam di tengah masyarakat.

Pihaknya berharap penanganan kasus ini dapat segera diproses dengan secepat mungkin oleh kepolisian.

“Kami menekankan pentingnya mendapatkan keadilan bagi korban dan menindak tegas para pelaku kejahatan, guna menciptakan rasa aman dan keadilan bagi seluruh masyarakat Palu,” jelas Uki.

Baca juga  Bedah Buku Aldera di Untad, Pius Cerita Perjuangan Mahasiswa Lengserkan Rezim Otoriter Soeharto

Sebagai kuasa hukum mahasiswa Teknik Geologi yang menjadi korban, dirinya mengapresiasi proses penanganan yang sedang dilakukan Polresta Palu.

Ia pun mengajak semua pihak memberikan dukungan kepada proses hukum yang sedang berlangsung.

“Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini dan mengupayakan agar kepentingan korban tetap terjaga dengan baik. Masyarakat diimbau untuk memberikan informasi yang relevan kepada kuasa hukum korban atau pihak berwenang, yang dapat membantu dalam proses penyelesaian kasus ini,” pungkasnya.

(Jmr)

Share :

Baca Juga

Taman Budaya Golni Palu tampak tak terawat dan dipenuhi semak belukar, Selasa (19/4/2022)/hariansulteng

Palu

Terbengkalai Pascagempa 2018, Bangunan Golni Palu Dipenuhi Semak Belukar
Raffi Ahmad hadir memeriahkan jalan santai Perempuan Bersama Ahmad Ali-Abdul Karim Aljufri (BERAMAL), Minggu pagi (8/9/2024)/Ist

Palu

Hadiri Jalan Santai Perempuan BERAMAL, Raffi Ahmad Ajak Warga Pilih Ahmad Ali di Pilgub Sulteng
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid melakukan kunjungan ke Pemerintah Kota Gorontalo, Senin (16/10/2023)/Pemkot Palu

Palu

Pemkot Gorontalo Terima Kunjungan Wali Kota Palu
drg. Herry Mulyadi. (Foto: Istimewa)

Palu

Mantan Direktur RSUD Undata Sebut Jurnalis ‘Bodoh’ saat Ditanya soal Jasa Pelayanan
Kolam perendaman emas di area tambang Poboya, Kota Palu/Jatam Sulteng

Palu

Hidup di Bawah Ancaman Merkuri Akibat Tambang Ilegal Poboya
Relawan Merah Putih (RMP) Indonesia menggelar orientasi organisasi melalui sekolah penggerak RMP angkatan satu/istimewa

Palu

RMP Indonesia Gelar Orentasi Organisasi Pengurus, Kenalkan Visi Misi Pada Anggotanya
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid memimpin langsung jalannya upacara Hari Perhubungan Nasional tahun 2023, Minggu (17/9/2023)/Pemkot Palu

Palu

Pimpin Upacara Hari Perhubungan Nasional di Palu, Hadianto Sampaikan Pesan Menhub
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid menyerahkan paket bantuan stunting bagi warga penghuni Huntara Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan/Pemkot Palu

Palu

Wali Kota Palu Salurkan Paket Stunting untuk Warga Huntara Petobo