Home / Palu / Poso

Jumat, 7 Oktober 2022 - 20:28 WIB

Kelompok Teroris MIT Poso Habis, Opera Madago Raya Tetap Diperpanjang   

Anggota kelompok MIT terakhir, Askar alias Jaid alias Pak Guru/Ist

Anggota kelompok MIT terakhir, Askar alias Jaid alias Pak Guru/Ist

HARIANSULTENG.COM, PALU – Meskipun seluruh DPO anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) sudah habis diberantas.

Tetapi Operasi bersandi Madago Raya di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, tetap dilanjutkan.

Perpanjangan operasi akan dimulai sejak bulan Oktober 2022 hingga penghujung tahun 2022.

“Iya betul dilanjutkan, sekarang sudah masuk pada tahap empat, dari awal Oktober hingga Desember 2022,” kata Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Didik Supranoto, Jumat (7/10/2022) pagi.

Baca juga  Buka Diklat Calon Paskibraka Kota Palu 2023, Irmayanti: Kalian Harapan Bangsa

Didik Supranoto menjelaskan, meski operasi Madago Raya diperpanjang, personel yang ditugaskan akan dikurangi.

Kini, jumlah personil yang bertugas hanya 644 orang yang merupakan gabungan dari TNI dan Polri.

“Jumlah personel sudah dikurangi,” sebutnya.

Didik Supranoto menjelaskan, tujuan  diperpanjangnya operasi tersebut untuk membuat masyarakat lebih tenang.

Nantinya para personil operasi Madago Raya diperlukan untuk mengantisipasi adanya ajakan dari pihak-pihak tertentu yang melakukan perekrutan kelompok terorisme kembali.

Baca juga  Diduga Korban Likuifaksi, Warga Petobo Temukan Kerangka Manusia Kenakan Pakaian Dalam

“Pertama, membuat masyarakat lebih tenang. Kemudian masyarakat tidak terekrut kembali ajakan dari pihak-pihak terorisme untuk melakukan perekrutan kembali. Masyarakat juga tidak terpengaruh ajakan dari orang-orang untuk melakukan tindakan intoleran. Itu tujuan dari operasi yang sekarang kita lanjutkan,” jelasnya.

Sebelumnya, Satgas Madago Raya berhasil melumpuhkan anggota terakhir teroris kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso bernama Askar alias Pak Guru dalam kontak tembak beberapa waktu lalu. (Slh)

Share :

Baca Juga

Kantor Perwakilan Komnas HAM Sulteng di Jalan Suprapto, Palu. (Sumber: Fandy/hariansulteng.com)

Palu

Komnas HAM Gencar Kritik Tambang Poboya, Advokat Rakyat Ingatkan Hak Masyarakat Adat
Gubernur Sulteng, Anwar Hafid/Ist

Palu

Kecam Penghina Guru Tua, Gubernur Anwar Hafid: Tindakan Salah Orang
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid menghadiri bakti sosial Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) di Sekolah Kemala Bhayangkari Huntap Tondo, Kamis (23/2/2023)/hariansulteng

Palu

Wali Kota Hadianto Rasyid Dampingi Yayasan Kemala Bhayangkari Ikuti Bakti Sosial di Huntap Tondo
Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin secara resmi membuka pelaksanaan pasar murah di Kelurahan Palupi dalam rmenyambut Idulfitri 1446 H, Senin (24/03/2025)/Pemkot Palu

Palu

Pemkot Palu Gelar Pasar Murah Jelang Idulfitri 1446 H
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid memimpin rapat koordinasi (rakor) keamanan wilayah Kota Palu, Senin (19/05/2025)/Pemkot Palu

Palu

Hadianto Rasyid Kumpulkan Stakeholder Bahas Masalah Kamtibmas di Kota Palu
Fraksi Bersih-bersih Sulteng menggelar aksi memperingati Hari Perempuan Sedunia atau International Women’s Day 2025, Minggu (09/03/2025)/Ist

Palu

Aksi Peringatan International Women’s Day, Fraksi Bersih-bersih Sulteng Suarakan Hak Perempuan
AMSI Sulteng bekerja sama dengan Donggi Senoro DSLNG mengadakan kegiatan Klinik Artificial Intelligence (AI) untuk redaksi/Ist

Palu

Pertama di Sulteng, AMSI Sulteng-DSLNG Gelar ‘Klinik AI’ untuk Redaksi
Aktivitas penambangan di pegunungan Poboya. (Foto: Istimewa)

Palu

Sopir Truk Dikabarkan Tertimbun Longsor Tambang Poboya, Polisi: Tak Ada Korban Jiwa