Home / Donggala

Selasa, 1 Oktober 2024 - 18:16 WIB

Kampanye Ahmad Ali-Abdul Karim Aljufri di Saloya, Komitmen Jadikan Donggala Penyangga IKN

Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulteng), Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri, menggelar kampanye terbatas di Desa Saloya, Kabupaten Donggala, Senin malam (30/9/2024)/Ist

Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulteng), Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri, menggelar kampanye terbatas di Desa Saloya, Kabupaten Donggala, Senin malam (30/9/2024)/Ist

HARIANSULTENG.COM, DONGGALA – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri, menggelar kampanye terbatas di Desa Saloya, Kabupaten Donggala, Senin malam (30/9/2024).

Kampanye yang berlangsung dalam suasana hangat ini dihadiri oleh masyarakat setempat yang antusias mendengarkan visi dan misi pasangan BerAmal.

Kampanye ini turut dihadiri oleh sejumlah juru kampanye dari berbagai partai pendukung, di antaranya Fahmi Nadjib Balcher, Naharuddin dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Mohammad Taufik dari NasDem.

Mereka menyampaikan paparan mengenai visi besar pasangan Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri dalam memajukan Sulawesi Tengah, khususnya Donggala, yang memiliki posisi strategis sebagai penyangga Ibu Kota Negara (IKN) yang baru.

Dalam orasinya, Fahmi Nadjib Balcher menjelaskan bahwa Donggala memiliki keuntungan besar karena letaknya yang sangat dekat dengan IKN.

Kedekatan geografis ini, menurut Fahmi, menjadikan Kabupaten Donggala berpotensi menjadi daerah penyangga utama bagi kebutuhan logistik IKN.

Baca juga  NasDem Sulteng Buka Pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah Selama Sepekan

“Ini membuka peluang besar untuk sektor pertanian dan ekonomi lokal Donggala. Ahmad H.M Ali berkomitmen mendorong daerah ini menjadi pemasok utama berbagai komoditas pertanian ke IKN,” ujarnya.

Dikatakan Fahmi, sektor pertanian akan menjadi salah satu fokus utama dalam program kerja Ahmad Ali.

Dengan potensi lahan yang luas dan subur, Donggala diharapkan dapat berperan penting dalam menyuplai kebutuhan pangan bagi IKN, menciptakan lapangan pekerjaan baru, serta meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

“Posisi Donggala yang sangat strategis. Ini adalah peluang emas yang harus kita manfaatkan sebaik mungkin. Pasangan Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri berkomitmen penuh untuk menjadikan sektor pertanian di Donggala sebagai prioritas, sehingga kita bisa menjadi pemasok utama ke IKN,” ungkap Fahmi.

Sementara itu, Naharuddin dari PKB menambahkan, komitmen pasangan calon ini tidak hanya berhenti pada sektor pertanian, tetapi juga akan memperkuat infrastruktur dan aksesibilitas antara Donggala dan IKN.

“Dengan memperkuat infrastruktur dan fasilitas penunjang lainnya, arus distribusi komoditas dari Donggala ke IKN akan semakin lancar, yang tentu akan berdampak pada perekonomian masyarakat,” jelas Naharuddin.

Baca juga  Klaim Sudah Ada Investor, Hidayat Pastikan Bangun Kembali Mall Tatura Jika Menang Pilkada Kota Palu

Di akhir kampanye, Mohammad Taufik dari Partai Nasdem juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mewujudkan visi ini.

Dia mengajak warga Desa Saloya untuk bersatu dan mendukung penuh pasangan Ahmad H.M Ali dan Abdul Karim Al Jufri, agar program-program yang telah disusun dapat terlaksana dengan baik.

Acara kampanye terbatas ini berlangsung dengan lancar dan penuh semangat, meskipun digelar pada malam hari.

Masyarakat yang hadir menunjukkan antusiasme mereka untuk mendukung pasangan calon ini, terutama dengan harapan besar akan peningkatan ekonomi lokal melalui sektor pertanian sebagai penyangga IKN.

Pasangan Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri terus memperkuat komunikasi dengan masyarakat di berbagai wilayah Sulawesi Tengah, termasuk Donggala, untuk memastikan bahwa program-program yang mereka usung benar-benar menyentuh kebutuhan dan harapan warga setempat.

Share :

Baca Juga

Wapres Ma'ruf Amin memimpin rapat koordinasi penyelesaian rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sulawesi Tengah, Kamis (6/1/2022)/Ist

Donggala

Di Depan Wapres Ma’ruf, DPRD Sulteng Sebut Pemerintah Gagal Tangani Gempa 2018
petugas PLN Donggala cabang Banawa memperbaiki jaringan listrik yang rusak akibat cuaca buruk/istimewa Vito Tafwidh Raharso  

Donggala

Akibat Cuaca Buruk, 3 Kecamatan di Kabupaten Donggala Mengalami Pemadaman Listrik
Srikandi Ganjar gelar pelatihan pembuatan kue Bagea di Donggala/Ist

Donggala

Srikandi Ganjar Gelar Pelatihan Pembuatan Kue Bagea di Donggala
Hujan deras disertai angin kencang melanda dua desa di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), Minggu (22/12/2024)/Ist

Donggala

Angin Kencang Terjang 2 Desa di Donggala, 8 Rumah Terdampak
Ahmad Ali-Abdul Karim Aljufri menggelar pertemuan bersama masyarakat di Desa Pangalasiang, Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala, Minggu (4/8/2024)/Ist

Donggala

Politisi Senior di Sojol Ajak Masyarakat Menangkan Ahmad Ali-Abdul Karim di Pilgub Sulteng
Ahmad Ali berfoto selfie bersama masyarakat Desa Sioyong, Kabupaten Donggala di acara Konser Beramal, Sabtu malam (3/8/2024)/Ist

Donggala

Ahmad Ali Dorong Pemekaran Donggala Demi Pelayanan Masyarakat Lebih Baik
Sejumlah jurnalis berjalan kaki sejauh 6 kilometer ke parkiran usai meliput peresmian KPN di Donggala, Rabu (4/10/2023)/Ist

Donggala

AMSI Sulteng Sayangkan Penelantaran Jurnalis Usai Meliput Peresmian KPN di Donggala
Ahmad Ali dan Nilam Sari Lawira dinobatkan jadi Ketua Dewan Adat Dampal, Minggu malam (4/8/2024)/Ist

Donggala

Berkunjung ke Desa Ogoamas, Ahmad Ali Dinobatkan Jadi Ketua Dewan Adat Dampal