“Sekitar tahun 2016-2017 terjadi banjir di Desa Sampaka, tepat di bawah kaki Gunung Tompotika yang menjadi lokasi konsesi saat ini. Ada sekitar sembilan rumah hanyut. Belum ada tambang saja ketika terjadi banjir dampaknya seperti itu, apalagi jika ada aktivitas tambang,” tutur Rovi, salah seorang warga.
Diberitakan sebelumnya, Direktur Utama PT ABM, Ferry Noviar Yosaputra bukan sosok asing di dunia korporasi.
Pengusaha kelahiran Tangerang berusia 66 tahun itu memegang posisi penting di dua perusahaan publik, yaitu wakil direktur utama PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) dan komisaris PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET).
FAST merupakan emiten yang menaungi jaringan KFC Indonesia dengan 682 gerai merujuk laporan resmi perseroan per Juni 2026.
Adapun DNET tercatat memegang 40 persen saham PT Indomarco Prismatama, pengendali jaringan minimarket Indomaret.
(Red)














