Home / Advertorial / Nasional

Senin, 9 Februari 2026 - 23:14 WIB

Ekonom Untad Soroti Pengaruh Lembaga Pemeringkat Kredit terhadap Iklim Investasi

Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

HARIANSULTENG.COM, NASIONAL – Akademisi Ekonomi Universitas Tadulako (Untad), Prof Mohamad Ahlis Djirimu menilai lembaga pemeringkat kredit internasional Moody’s memiliki pengaruh signifikan terhadap iklim investasi, baik global maupun nasional.

Moody’s, bersama Standard & Poor’s dan Fitch, dikenal sebagai lembaga pemeringkat yang reputasinya diakui secara internasional.

Menurut Ahlis, penilaian credit rating memberikan dampak langsung terhadap keputusan investor, khususnya dalam sektor investasi keuangan.

“Semakin rendah peringkat kredit suatu negara, maka cost of fund yang harus disediakan pemerintah akan semakin besar. Ini berkaitan langsung dengan tingkat kepercayaan investor,” ujarnya.

Baca juga  Palu Sabet Penghargaan Kota Layak Anak Kategori Pratama

Ia menegaskan, dalam dunia investasi berlaku prinsip trust does not knock twice. Sekali kepercayaan hilang, akan sangat sulit untuk memulihkannya.

Oleh karena itu, penilaian lembaga pemeringkat lebih mencerminkan persoalan tata kelola keuangan negara, bukan semata-mata kondisi ekonomi jangka pendek.

Terkait dampaknya terhadap Sulawesi Tengah, Ahlis menilai pengaruhnya relatif minim. Hal ini disebabkan struktur investasi di daerah tersebut masih didominasi oleh sektor sumber daya alam, yang cenderung memberikan keuntungan besar bagi pemodal asing.

“Investor di sektor SDA tetap masuk karena margin keuntungannya tinggi. Namun, yang paling terdampak adalah financial investment, terutama investasi portofolio seperti obligasi pemerintah,” jelasnya.

Baca juga  Gempa M 6,9 Guncang Nias Selatan Jelang Subuh, Selang 29 Menit Disusul Gempa Susulan M 6,0

Ia menambahkan, menurunnya kepercayaan investor asing terhadap instrumen keuangan negara berpotensi mengurangi arus investasi ke sektor non-ekstraktif di daerah, termasuk investasi lokal yang bergantung pada stabilitas fiskal dan pembiayaan pemerintah.

“Kondisi ini menjadi sinyal penting bagi pemerintah untuk memperkuat tata kelola keuangan dan menjaga kredibilitas fiskal, agar investasi lokal tidak ikut terdampak secara jangka panjang,” pungkas Ahlis.

(Adv)

Share :

Baca Juga

PLTA di Bambalano dari PT Vale Indonesia Tbk

Nasional

PT Vale membukukan EBITDA yang lebih tinggi sebesar 477 juta Dollar pada tahun 2022
Pemkot Palu dan POGI Sulteng menjalin kerja sama di bidang kesehatan. (Foto: Pemkot Palu)

Advertorial

Pemkot Palu-POGI Sulteng Teken Kerja Sama Bidang Kesehatan
Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura mendapat perawatan usai pingsan di acara ritual adat di IKN, Senin (14/3/2022)/Ist

Nasional

Gubernur Sulteng Rusdy Mastura Pingsan Saat Ikuti Ritual di IKN Bersama Jokowi
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid menerima kunjungan pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Palu, Selasa (8/7/2025). (Foto: Pemkot Palu)

Advertorial

Pemkot-Kadin Kota Palu Bahas Pembinaan UMKM
Ilustrasi - Aksi mahasiswa di depan Kantor DPRD Sulawesi Tengah, Senin (11/4/2022)/hariansulteng

Nasional

Pasal 273 RKUHP: Demo Tanpa Izin Dipenjara Satu Tahun
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid menerima kunjungan komunitas Rumah Merah Putih Difabel Berkarya di ruang kerjanya, Selasa (1/7/2025). (Foto: Pemkot Palu)

Advertorial

Hadianto Tawari Difabel Ruang Usaha di Kompleks Kantor Wali Kota Palu
Kementerian P2MI menerima penyerahan tanah hibah seluas 2 hektare dari Pemerintah Kota Palu, Minggu (8/6/2025). (Sumber: Ist)

Advertorial

Terima Hibah Tanah 2 Hektare dari Pemkot Palu, Menteri P2MI Bakal Bangun Migran Center
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman berkunjung ke Korem 132/Tadulako Jl Jenderal Sudriman, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Jumat (26/11/2021)/hariansulteng

Nasional

Pesan KSAD ke TNI di Wilayah Operasi Poso: Jangan Berpikir Bunuh DPO Teroris