Home / Palu

Minggu, 12 Maret 2023 - 05:28 WIB

Didatangi Polisi Usai Gerebek Tempat Prostitusi, Pemuda Lasoani Bingung

Sejumlah pemuda di Kelurahan Lasoani didatangi polisi terkait penggerebekan tempat prostitusi berkedok homestay/Ist

Sejumlah pemuda di Kelurahan Lasoani didatangi polisi terkait penggerebekan tempat prostitusi berkedok homestay/Ist

HARIANSULTENG.COM, PALU – Agus Indra Gunawan, seorang pemuda Kelurahan Lasoani mengaku bingung lantaran dirinya harus berurusan dengan polisi usai menggerebek sebuah tempat prostitusi di wilayahnya.

Sebelumnya, Agus bersama Lurah Lasoani dan sejumlah pemuda lainnya menggerebek lokasi prostitusi yang berkedok homestay di Jalan Bangau, Kelurahan Lasoani, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.

Sehari usai penggerebekan, dai muda akrab disapa Enjos itu bersama teman-temannya didatangi sejumlah petugas dari Polsek Palu Timur.

Enjos mengatakan, dirinya ditanya terkait dugaan pemukulan saat proses penggerebekan pada Jumat malam (10/3/2023).

Ia pun mengaku bingung laporan yang masuk ke pihak kepolisian justru soal pemukulan, bukan mengenai praktik prostitusi terselubung di Lasoani.

“Kami menilai ada yang ganjal, kenapa laporan yang masuk di polsek soal pemukulan. Kami ditanya bagaimana kronologis dan mengapa (pemukulan) itu terjadi,” jelas Enjos, Minggu (12/3/2023).

Baca juga  Polisi Usut Kasus Dugaan Pelecehan Anak di Palu

Anehnya lagi, pihaknya heran ketika polisi mempertanyakan mengapa tidak adanya pemberitahuan soal penggerebekan.

“Katanya tidak ada pihak kelurahan maupun dari kami yang ada di lokasi melapor ke polsek. Kami pun tidak tahu kalau harus pergi melapor. Kalau ada pemberitahuan harus melapor ke polsek, kami pasti ke sana,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Lasoani, Erwin menjelaskan bahwa penggerebekan malam itu sebagai respon atas laporan adanya homestay yang diduga dijadikan tempat prostitusi.

Bersama Satgas K5, Erwin kemudian menuju lokasi dan mendapati seorang wanita pekerja seks komersial (PSK) serta penjaga homestay. Penggerebekan ini pun langsung memancing perhatian warga sekitar.

Dari penggerebekan itu pula, dirinya mengetahui bahwa salah satu pemilik dari homestay tersebut merupakan seorang anggota polisi.

“Kami memanggil pemilik homestay. Tetapi dia menyebut ada juga pemilik lain yang merupakan anggota polisi yang saat ini bertugas di Bali. Jadi mereka kerja sama. Kami tidak sempat menginterogasi lebih dalam karena banyaknya warga yang datang,” jelas Erwin.

Baca juga  Dua Tersangka Penganiayaan di Homestay Kota Palu Terancam Penjara Seumur Hidup

Melihat situasi semakin tidak kondusif, Erwin langsung menghubungi pihak kepolisian. Sejumlah orang termasuk wanita PSK dan penjaga homestay kemudian digiring ke Polsek Palu Timur.

Kapolsek Palu Timur, AKP Stefanus Sanam membenarkan adanya penggerebekan yang dilakukan Satgas K5 dan Kelurahan Lasoani.

Namun penjaga homestay membuat laporan polisi karena menjadi korban pemukulan saat penggerebekan terjadi.

“Sempat penjaga di situ dipukul, tidak ditahu siapa yang memukul karena saat itu sangat ramai. Jadi dia datang dan melapor. Tapi kemungkinan masalah ini diselesaikan lewat jalur mediasi bersama kelurahan,” imbuh Stefanus. (Jmr)

Share :

Baca Juga

Pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri Palu dari Hartawi ke Muhammad Irwan Datuiding/hariansulteng

Palu

Muhammad Irwan Datuiding, Putra Asli Daerah Jabat Kepala Kejaksaan Negeri Palu
Tim SAR menyusuri sungai mencari seorang warga yang hilang usai melompat dari Jembatan Lalove, Selasa (14/5/2024)/Ist

Palu

Basarnas Terjunkan 10 Personel Cari Orang Hilang Usai Lompat dari Jembatan Lalove Palu
Kondisi jalanan di Huntap Tondo usai diterjang banjir, Minggu (31/7/2022)/hariansulteng

Palu

BPBD Sulteng Ungkap Penyebab Banjir di Kawasan Huntap Tondo
Ketua KNPI Sulteng, Widya Jahja Ponulele (Sumber: Dok. Pribadi)

Palu

Longsor di Area Tambang Poboya, KNPI Sulteng Sampaikan Duka dan Soroti Peran Pemda
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid secara simbolis meresmikan Kantor Kelurahan Tanamodindi di Jalan Veteran, Rabu (25/1/2023)/Pemkot Palu

Palu

Resmikan Kantor Kelurahan Tanamodindi, Hadianto Ingatkan Pelayanan Buka Pukul 07.30 Wita
Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) resmi mengumumkan hadir di Kota Palu, Sulawesi Tengah/Ist

Palu

Gandeng FISIP Untad, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia Resmi Dibentuk di Palu
Novalina Wiswadewa dan Irmayanti Pettalolo hadiri peresmian Kantor Cabang Bank Ina Perdana Palu/Pemkot Palu

Palu

Sekda Perempuan Pertama Kota Palu dan Sulteng Hadiri Peresmian Kantor Cabang Bank Ina Perdana
Hotel Santika menyalurkan sejumlah barang kebutuhan pokok kepada Rumah Merah Putih Difabel Berkarya, Jumat (22/4/2022)/Ist

Palu

Hotel Santika Salurkan CSR untuk Penyandang Disabilitas di Palu