Home / Palu

Jumat, 23 Agustus 2024 - 22:25 WIB

Demo Kawal Putusan MK Bentrok dengan Polisi, Mahasiswa Berlindung ke Korem 132/Tadulako

Demo kawal putusan MK bentrok dengan polisi, mahasiswa berlindung ke Korem 132/Tadulako, Jumat (23/8/2024)/hariansulteng

Demo kawal putusan MK bentrok dengan polisi, mahasiswa berlindung ke Korem 132/Tadulako, Jumat (23/8/2024)/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM, PALU – Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Palu melakukan aksi demonstrasi kawal putusan Mahkamah Konstitusi terkait syarat pencalonan Pilkada 2024, Jumat (23/8/2024).

Aksi itu dipusatkan di Kantor DPRD Sulteng, Jalan Sam Ratulangi, Kota Palu yang mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian.

Mahasiswa yang sejak tiba sekira pukul 10.00 Wita mencoba memaksa masuk untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada anggota dewan.

Massa aksi terus bertahan hingga seusai salat Jumat. Bahkan menjelang sore, jumlah mereka terus bertambah memadati Jalan Sam Ratulangi.

Mahasiswa menolak tawaran dari kepolisian yang membolehkan beberapa perwakilan saja yang masuk ke gedung DPRD Sulteng.

Aksi saling dorong pun tak terhindarkan, hingga polisi terpaksa melepaskan tembakan water cannon untuk menghalau mahasiswa.

Sejumlah mahasiswa sambil berteriak meminta polisi melepaskan rekan mereka. Namun hal itu dibantah oleh Kapolresta Palu, Kombes Barliansyah dari balik pengeras suara.

Baca juga  Korem 132/Tadulako Laksanakan Pembinaan Rencana Tata Ruang Pertahanan Darat

“Tidak ada mahasiswa yang kami amankan. Saya pastikan,” ucap Barliansyah.

Mahasiswa tetap bersikukuh dengan keinginannya agar semua peserta aksi diizinkan masuk menemui anggota DPRD Sulteng.

Polisi dengan perlengkapan yang dimiliki, kembali memukul mundur mahasiswa. Kali ini mereka turut menembakkan gas air mata ke arah kerumunan massa.

Bentrokan kembali terjadi. Personel brigade mobil (brimob) yang sejak tadi bersiaga ikut keluar membentuk barisan dengan tameng huru-hara.

Tak terlihat lagi barisan kokoh dari simpul-simpul mahasiswa. Mereka kocar-kocar berlarian ke segala arah menghindari kejaran aparat.

Beberapa mahasiswa memilih lari ke depan Markas Korem 132/Tadulako di Jalan Sudirman yang berjarak sekitar 550 meter arah selatan dari Kantor DPRD Sulteng.

Rupanya personel brimob membuntuti mereka menggunakan sepeda motor sambil sesekali melepaskan tembakan gas air mata.

Baca juga  Didemo soal Dampak Tambang CPM di Poboya, Cudy Janji Teruskan Aspirasi FPK ke Menteri ESDM

Paparan gas air mata pun masuk ke area Markas Korem 132/Tadulako. Melihat hal itu, sejumlah pria tegap berseragam loreng menemui anggota polisi agar menghentikan tindakan tersebut.

Prajurit TNI tampaknya tak keberatan mahasiswa berkumpul di depan markas mereka. Sesekali terdengar hanya mengimbau agar tak menghalangi arus lalu lintas.

Akibat peristiwa bentrok tersebut, tiga mahasiswa dari Universitas Tadulako (Untad) menjadi korban luka-luka, dua di antaranya harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Untad, Sagaf telah meminta pihak rumah sakit agar memberikan pelayanan maksimal kepada mahasiswanya yang menjadi korban.

“Satu orang masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Palu. Mahasiswa yang diduga terkena pukulan di bagian telinga, saat ini sedang dirawat di RS Undata Palu,” terang Sagaf.

(Rza)

Share :

Baca Juga

Kapolsek Palu Selatan, AKP Velly/hariansulteng

Palu

Beredar Kabar Rencana Tawuran Nunu-Anoa, Kapolsek Palu Selatan Pimpin Patroli Malam Ini
PDI Perjuangan Sulteng menggelar Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) ke-VI, Kamis (13/11/2025). (Foto: hariansulteng.com)

Palu

Selain Muharram Nurdin, 3 Nama Menguat Jadi Calon Ketua PDI Perjuangan Sulteng
Tim Inafis dari Polda Sulteng dan Polresta Palu menggelar olah TKP kebakaran Pasar Inpres Manonda, Rabu (30/3/2022)/hariansulteng

Palu

Olah TKP Kebakaran Pasar Inpres Manonda, Tim Inafis Gabungan Terbangkan Drone
Tangkapan layar tawuran mahasiswa Fakultas Teknik vs Kehutanan Untad, Kamis (8/6/2023)/Ist

Palu

Fakultas Teknik Untad Alami Kerugian Jutaan Rupiah Akibat Tawuran Mahasiswa
Nur Sangadji (kanan) saat diduga mendapat intimidasi dari Prof Muhammad Basir Cyio (kiri)/Ist

Palu

Diduga Intimidasi Dosen Nur Sangadji, Ketua Senat Untad Basir Cyio Dilaporkan ke Polisi
Wakil Wali Kota Palu, Reny A Lamadjido menghadiri penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan Semester II Tahun oleh BPK, Rabu (17/1/2024)/Pemkot Palu

Palu

Pemkot Palu Terima Laporan Hasil Pemeriksaan BPK Semester II Tahun 2023
Kuasa hukum keluarga AR/hariansulteng

Palu

Polisi Diminta Kenakan Pasal Pembunuhan Berencana ke Tersangka Pembunuhan Bocah AR
Sambangi masyarakat pesisir teluk Palu, Subsatgas Polair sosialisasikan kampanye damai, Jumat (27/9/2024)/Ist

Palu

Sambangi Masyarakat Pesisir Teluk Palu, Subsatgas Polair Sosialisasikan Kampanye Damai