Home / Sulteng

Sabtu, 8 Maret 2025 - 19:18 WIB

Daftar Kekayaan Kepala Daerah di Sulteng, Siapa Paling Tajir?

Pelantikan kepala daerah hasil Pilkada 2024 se-Indonesia, Kamis (20/02/2025)/Pemprov Sulteng

Pelantikan kepala daerah hasil Pilkada 2024 se-Indonesia, Kamis (20/02/2025)/Pemprov Sulteng

HARIANSULTENG.COM – Beberapa kepala daerah di Sulawesi Tengah (Sulteng) resmi berkantor setelah dilantik Presiden Prabowo dan mengikuti retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang.

Dalam pelantikan yang digelar pada 20 Februari 2025, Prabowo melantik 12 kepala daerah untuk wilayah Sulawesi Tengah, baik gubernur, bupati dan wali kota.

Dari proses Pilkada 2024, tersisa dua daerah lagi di Sulteng yang belum memiliki kepala daerah definitif, yaitu Kabupaten Parigi Moutong dan Banggai.

Dua kabupaten itu harus melaksanakan pemungutan suara ulang (PSU) berdasarkan putusan Mahkkamah Konstitusi (MK).

Sebagai jabatan publik, setiap kepala daerah wajib melaporkan harta kekayannya lewat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Berikut daftar kekayaan kepala daerah di Sulteng periode 2025-2030 dari urutan paling kaya:

Baca juga  KPU Palu Ingatkan Caleg Terpilih Wajib Laporkan Harta Kekayaan Sebelum Dilantik

1. Hadianto Rasyid (Wali Kota Palu)
Total kekayaan : Rp266.532.142.385
Utang : –
Tanggal Pelaporan : 21 Februari 2024

2. Anwar Hafid (Gubernur Sulteng)
Total kekayaan : Rp87.358.622.352
Utang : –
Tanggal Pelaporan : 21 Agustus 2024

3. Iksan B Abd Rauf (Bupati Morowali)
Total kekayaan : Rp45.037.101.672
Utang : Rp9.690.266.932
Tanggal Pelaporan : 19 Agustus 2024

4. Rizal Intjenae (Bupati Sigi)
Total kekayaan : Rp16.134.722.586
Utang : Rp295.290.000
Tanggal Pelaporan : 5 Maret 2024

5. Verna GM Inkiriwang (Bupati Poso)
Total kekayaan : Rp12.642.615.131
Utang : –
Tanggal Pelaporan : 5 Januari 2024

6. Delis Julkarson Hehi (Bupati Morowali Utara)
Total kekayaan : Rp9.354.600.309
Utang : –
Tanggal Pelaporan : 25 Maret 2024

Baca juga  Amankan Mudik Lebaran, Polda Sulteng Kerahkan 3.030 Personel dan Siapkan 63 Pos Pengamanan

7. Risharyudi Triwibowo (Bupati Buol)
Total kekayaan : Rp6.851.264.460
Utang : Rp980.000.000
Tanggal Pelaporan : 2 September 2024

8. Vera Elena Laruni (Bupati Donggala)
Total kekayaan : Rp5.646.000.000
Utang : –
Tanggal Pelaporan : 24 Agustus 2024

9. Amran Hi Yahya (Bupati Tolitoli)
Total kekayaan : Rp2.188.846.908
Utang : –
Tanggal Pelaporan : 15 Januari 2024

10. Sofyan Kaepa (Bupati Banggai Laut)
Total kekayaan : Rp1.479.723.593
Utang : –
Tanggal Pelaporan : 24 Maret 2024

11. Rusli Moidady (Bupati Banggai Kepulauan)
Total kekayaan : Rp902.340.480
Utang : –
Tanggal Pelaporan : 30 Maret 2024

12. Ilham Lawidu (Bupati Tojo Una-Una)
Total kekayaan : Rp760.852.194
Utang : –
Tanggal Pelaporan : 27 Maret 2024.

(Red)

Share :

Baca Juga

Penggerebekan penginapan yang diduga sebagai tempat prostitusi di Kelurahan Lasoani/Ist

Palu

Polda Sulteng Bantah Adanya Oknum Polisi Terlibat Kasus Prostitusi di Kelurahan Lasoani
Wakapolda Sulteng, Brigjen Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf resmi menutup Pendidikan Pembentukan Bintara Gelombang II Tahun Anggaran 2024, Rabu (18/12/2024)/Ist

Sulteng

Wakapolda Brigjen Helmi Lantik 129 Bintara Polri SPN Polda Sulteng
Rusdy Mastura hadiri pertemuan konsolidasi bersama relawan Sangganipa/Ist

Sulteng

Arti Tagline ‘Kueva’ Pasangan Sangganipa, Cudy: Melawan Kemiskinan
Kasubag Protokol Donggala, Fitri Yanti berjabat tangan dengan Sadam/hariansulteng

Donggala

Berjabat Tangan, Kasubag Protokol Donggala Klarifikasi soal Dirinya Disebut Halangi Kerja Jurnalis
Ilustrasi/Ist

Palu

Besok, Polresta Palu Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Anak di Palu Barat
Kantor DPRD Sulteng, Jalan Sam Ratulangi, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu/hariansulteng

Sulteng

7 Caleg Lolos DPRD Sulteng Dapil 5 Poso-Touna, 4 Petahana Terpilih Lagi di Pemilu 2024
Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama menggelar aksi solidaritas dan dan penggalangan dana sebagai bentuk dukungan kepada rakyat Palestina/hariansulteng

Palu

Mahasiswa UIN Datokarama Palu Gelar Aksi Solidaritas dan Galang Dana untuk Palestina
Prof Abrar Saleng

Opini

Solusi Penciutan Lahan di Tengah Polemik Kontrak Karya vs Kepentingan Rakyat