Home / Palu

Jumat, 12 Januari 2024 - 20:09 WIB

Cabut Laporan Polisi, Dua Kelompok yang Bertikai di Pasar Inpres Manonda Sepakat Damai

Kedua kelompok warga yang terlibat bentrok di Pasar Inpres Manonda, Kota Palu beberapa waktu lalu sepakat berdamai/Ist

Kedua kelompok warga yang terlibat bentrok di Pasar Inpres Manonda, Kota Palu beberapa waktu lalu sepakat berdamai/Ist

HARIANSULTENG.COM, PALU – Kedua kelompok warga yang terlibat bentrok di Pasar Inpres Manonda, Kota Palu beberapa waktu lalu sepakat berdamai.

Kesepakatan damai itu ditandai dengan pencabutan laporan polisi yang turut disaksikan langsung Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid di Mapolresta Palu, Rabu (10/1/2024).

Alimuddin, salah satu korban luka mengaku memilih jalur restorative justice dan mencabut laporan polisi demi kepentingan masyarakat yang lebih luas.

“Kami memilih jalan damai. Kami berharap tidak ada lagi dendam antara keluarga, dan kita dapat hidup rukun. Tidak ada gunanya bertikai,” ujarnya.

Ketua GMPI Kota Palu, Amat Banjir yang mendampingi Alimuddin saat melakukan pencabutan laporan polisi mengapresiasi upaya yang dilakukan seluruh pihak selama masa mediasi proses hukum kasus tersebut.

Dirinya berharap esepakatan damai itu diikuti upaya pencegahan konflik antarwarga yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

“Saya tadi menyampaikan kepada Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid untuk mendukung pembentukan forum komunikasi tokoh masyarakat di wilayah itu dan Alhamdulillah beliau setuju,” tutur Banjir.

Baca juga  Dikawal Ketat Aparat, Jenazah Teroris MIT Askar Tiba di Palu Pukul 00.04 Wita Dini Hari

Selain dari unsur pemerintahan dan kepolisian, juga hadir berbagai tokoh masyarakat rumpun Da’a, di antaranya Sekjend Rumpun Da’a Sulawesi Tengah, Sarfan.

Sarfan menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang sejak awal telah mengupayakan langkah damai dalam perkara itu.

Namun demikian, Sarfan mengatakan perlu ada tindak lanjut sehingga perdamaian itu dapat berkepanjangan.

“Alhamdulillah langkah damai telah disepakati. Saya sependapat dengan perwakilan keluarga Mandar, Amat Banjir, perlu tindak lanjut untuk memelihara perdamaian di kompleks Pasar Inpres Manonda Palu, sehingga pedagang dapat beraktivitas dengan tenang,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Adat Belota Pura, Ferdin menyatakab akan menyebarluaskan kesepakatan damai tersebut ke seluruh warga rumpun Da’a di wilayahnya.

Hal ini dilakukan agar ke depanseluruh warga, khususnya para pemangku adat dapat memegang peran masing-masing dalam memelihara perdamaian.

“Kami bersyukur kedua belah pihak telah mencabut laporan polisi dan memilih jalan damai,” ucapnya.

Baca juga  Tertibkan Alat Peraga Kampanye yang Melanggar, Kasatpol PP Palu: Malah Makin Banyak

Sebelumnya, keluarga korban lainnya, Ajiran (21) telah lebih dulu mencabut laporan polisi di Mapolresta Palu sehingga proses hukum terhadap salah seorang pelaku lainnya juga dihentikan.

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid mengatakan bahwa setelah kesepakatan damai dilakukan, pihaknya akan tetap berperan aktif memberikan bantuan kepada korban dan keluarganya, seperti bantuan pemilihan ekonomi keluarga, pengobatan, hingga biaya pendidikan untuk anak korban.

Wakapolresta Palu, AKBP Andi Batara Purwacaraka meminta agar semua pihak berperan aktif dalam menjaga perdamaian di wilayah itu.

“Ini jadi pelajaran berharga, Insya Allah tidak terulang kembali,” tuturnya.

Seperti diketahui, sejak peristiwa itu, pihak Majelis Dzikir Nuurul Khairaat Palu, yang dipimpin langsung Habib Sholeh Al Aydrus (Habib Rotan) terlibat menciptakan situasi aman di lokasi kejadian. Mulai dari melakukan penjagaan area pasar hingga rutin melaksanakan zikir dan doa bersama.

Share :

Baca Juga

Mahasiswa Fakultas Teknik dan Kehutanan Universitas Tadulako (Untad), Kota Palu kembali terlibat tawuran, Kamis (8/6/2023)/hariansulteng

Palu

BREAKING NEWS: Mahasiswa Teknik dan Kehutanan Untad Tawuran Lagi, Polisi Lepaskan Gas Air Mata
Ilustrasi - Aksi mahasiswa di depan Gedung DPRD Sulteng/hariansulteng

Palu

Tolak Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa di Palu Bakar Ban Hingga Tutup Jalan Sam Ratulangi
Ilustrasi mayat/Ist

Palu

Keluarga Afif Siraja Ragukan Hasil Autopsi Kepolisian, Pertanyakan Luka di Tubuh Jenazah
Korem 132/Tadulako menggelar syukuran HUT Penerangan Angkatan Darat (AD), Rabu (15/01/2025)/Ist

Palu

Rayakan HUT Penerangan AD, Danrem 132/Tadulako Apresiasi Peran Media
Direktur Universitas Terbuka (UT) Palu, Wijanarko/hariansulteng

Palu

Selesai Dibangun, Gedung Baru UT Palu Mulai Beroperasi Tahun Depan
Oi BPKel keseimbangan gelar lomba domino untuk memperingati HUT RI dan komunitas Oi/istimewa

Palu

Meriahkan HUT RI, Komunitas Oi Kota Palu Gelar Pekan Olahraga
Antisipasi Tawuran, puluhan personel Polri bersiaga di sekitar Jembatan Lalove, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu malam (27/5/2023)/hariansulteng

Palu

Puluhan Polisi Bersenjata Siaga di Jembatan Lalove Antisipasi Tawuran Nunu-Anoa
Perkara sengketa tanah di Jalan Tanjumbulu, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, terus bergulir/hariansulteng

Palu

Sengketa Tanah di Palu Barat, Ahli Waris Cekcok dengan Penghuni Rumah