Home / Sulteng

Kamis, 17 Oktober 2024 - 01:22 WIB

Bicara Data, Koalisi Sangganipa Puji Penampilan Cudy-Agusto di Debat Pertama Pilgub Sulteng

Debat pertama Pilgub Sulteng 2024, Rabu malam (16/10/2024)/Ist

Debat pertama Pilgub Sulteng 2024, Rabu malam (16/10/2024)/Ist

HARIANSULTENG.COM – Tim Koalisi Sangganipa mengapresiasi penampilan Rusdy Mastura (Cudy) dan Sulaiman Agusto Hambuako saat debat perdana Pilgub Sulteng 2024, Rabu malam (16/10/2024).

Pasangan itu terluhat saling memberi kesempatan dan pola kepemimpinan yang dwitunggal, tidak dominan jika nantinya menjabat.

Beberapa cacatan penting yang dapat disimpulkan bahwa berdebat mesti berbasis data agar tidak argumentasi kosong dan bombastis.

Contohnya mengenai pertumbuhan ekonomi yang tidak sesuai tingginya angka kemiskinan. Pertumbuhan ekonomi Sulteng justri meningkat diiringi penurunan kemiskinan, sebab tiga kabupaten dari status tertinggal menjadi non tertinggal.

“Mesti dengan data bila menyebut angka angka. Karena itu biar tidak bias,” jawab Cagub Sulteng, Rusdy Mastura menjawab Cawagub Sulteng nomor urut satu, Abdul Karim Aljufri.

Baca juga  Perketat Pengamanan, KPU Sulteng Batasi Jumlah Simpatisan Selama Pendaftaran Paslon Pilgub

Demikian juga ketika Cudy menanggapi pertanyaan Cagub Ahmad Ali tentang pembangunan jalan desa 360 km padahal yang menjadi kewenangan pemerintah daerah kabupaten dan kota.

Cudy menyebut pemerintah provinsi bisa melakukan intervensi selama tidak melanggar ketentuan perundang-undangan.

‘’Dan itu bagian dari keperpihakan dan kerjasama pemprov dengan pemkab. Ada kelembagaan namanya dinas Perkintam. Harus baca data,’’ ucapnya.

Tim Koalisi Sangganipa meyakini publik Sulteng menyaksikan siaran langsung debat publik, dan bisa menilai siapa yang menguasai materi dan menjelaskan dengan angka, data dan fakta.

“Kami sangat mengapresiasi penguasaan materi debat oleh Pak Cudy dan Pak Agusto. Sejak awal dengan judul debat saja memberi isyarat petahana sudah lakukan dan akan menjawab dengan melanjutkan visi yang transformatif,’’ terang Ketua Koalisi Sangganipa, Muharram Nurdin.

Baca juga  Partai PRIMA Dukung Gubernur Sulteng Tolak Perpanjangan Kontrak PT Vale

Sementara itu, Ketua Koalisi Relawan Hidayat juga merasa puas dengan penampilan pasangan Sangganipa di panggung debat.

“Setiap sesi tadi kami terus memantau dan mengamati dengan teliti. Fakta pembangunan yang sudah dilakukan Kak Cudy menjadi gubernur dan sekarang petahana dipuji Pak Anwar. Kalau ada yang menyebut tiga tahun pembangunan Sulteng melejit tapi ada yang salah, justru itu pernyataan paradoks. Tapi biarlah siaran langsung akan banyak dinilai pemirsa. Benar mesti pakai data,’’ ujarnya.

(Adv)

Share :

Baca Juga

Ketua Adat Poboya Siap Bersinergi Menjaga Stabilitas Keamanan di Wilayah Lingkar Tambang/istimewa

Palu

Ketua Adat Poboya Siap Bersinergi Menjaga Stabilitas Keamanan di Wilayah Lingkar Tambang
Irwasda Polda Sulteng, Kombes Asep Ahdiatna membuka acara audit Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan Badan Layanan Umum (BLU), Selasa (11/02/2025)/Ist

Palu

Itwasum Polri Gelar Audit PNBP dan BLU di Polda Sulteng
Sekretaris Daerah Kota (Sekkot) Palu, Irmayanti Pettalolo mengikuti rapat paripurna bersama anggota DPRD Kota Palu, Selasa (26/11/2024)/Pemkot Palu

Palu

Sekkot Irmayanti Pettalolo Hadiri Rapat Paripurna DRPD Palu Tentang Ranperda APBD 2025
Cudy dan Agusto melaksanakan kampanye di Poso, Jumat (11/10/2024)/Ist

Poso

Duet Cudy-Agusto Ingin Lahirkan Jenderal-jenderal Baru di Sulteng
Pengukuhan Koalisi Partai BerAmal Kota Palu, Senin (14/10/2024)/Ist

Sulteng

Pilkada Selesai, Koalisi BerAmal Ajak Masyarakat Sulteng Bersatu Dukung Gubernur Baru
Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Achmad Muhaimin. (Foto: Istimewa)

Palu

Polda Sulteng Buka Suara soal Viral Karangan Bunga ‘Pelakor’
Sejumlah personel Brimob dikerahkan untuk mengamankan tempat wisata di Kampung Nelayan, Kota Palu, Sabtu (28/12/2024)/Ist

Palu

Libur Akhir Tahun, Brimob Sulteng Amankan Objek Wisata Kampung Nelayan Palu
Lembaga Bantuan Hukum Tepi Barat mendampingi keluarga Slamet Putra/Ist

Palu

Terdakwa Pembunuhan Pria Difabel di Palu Dituntut 12 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: Sudah Tepat