Home / Palu

Selasa, 11 Februari 2025 - 15:28 WIB

Bappeda Kota Palu Minta Kecamatan Ulujadi Kembangkan Potensi Paralayang di Salena

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Palu, Arfan secara membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Ulujadi, Senin (10/02/2025)/Pemkot Palu

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Palu, Arfan secara membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Ulujadi, Senin (10/02/2025)/Pemkot Palu

HARIANSULTENG.COM, PALU – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Palu, Arfan secara membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Ulujadi, Senin (10/02/2025).

Kegiatan yang berlangsung Hotel Swiss Belhotel Palu ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting di Kecamatan Ulujadi, serta perwakilan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Arfan menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang melibatkan masyarakat dalam setiap tahapannya.

“Alhamdulillah kita sudah tetapkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Palu Tahun 2025-2045. Insya Allah, jika kita sehat-sehat semua, kita bisa melihat bagaimana Palu di tahun 2045 nanti,” ujarnya.

Baca juga  Polda Sulteng Serahkan Tersangka Kurir 15 Kg Sabu ke Kejari Palu

Lebih lanjut, Arfan mengungkapkan bahwa RPJPD Kota Palu 2025-2045 memiliki visi besar untuk menjadikan Kota Palu sebagai Global City pada tahun 2045.

Kota Palu diharapkan bisa berinteraksi dan berkomunikasi langsung dengan warga negara lain, mencakup berbagai bidang seperti ekonomi, sosial budaya, agama, dan lainnya.

“Jika kita ingin mencapai status Global City, kita harapkan Kota Palu menjadi kota internasional. Untuk itu, kita perlu meningkatkan daya tarik kota ini,” jelas Arfan.

Baca juga  Refleksi 5 Tahun Bencana Sulteng, AJI Palu Gelar Diskusi Bahas Progres Pembangunan Huntap

Menurutnya, Kecamatan Ulujadi memiliki potensi besar yang bisa mendukung pencapaian visi tersebut, salah satunya adalah potensi paralayang di Salena.

Olehnya, potensi alam ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, mengingat keunikan dan keamanannya.

“Kita jangan pandang enteng dengan potensi paralayang di Salena. Karena sangat jarang di dunia yang memiliki potensi alam seperti ini. Bahkan, paralayang di Salena disebut-sebut aman meskipun terjadi turbulensi,” pungkasnya.

(Lam)

Share :

Baca Juga

Penyintas bencana 2018 berunjuk rasa di depan Kantor BP2P Sulawesi II Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Sulteng Jl Rajawali, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Selasa (4/1/2022)/hariansulteng

Palu

Rabu Lusa, Korban Gempa Sulteng 2018 Geruduk BPPW dan Satker Perumahan Tuntut Huntap
KPU Sulteng menggelar sosialisasi pendidikan pemilih dengan fokus pada peningkatan partisipasi masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti disabilitas, difabel, dan transgender/hariansulteng

Palu

Jelang Pilkada 2024, KPU Sulteng Sosialisasikan Pendidikan Pemilih untuk Kelompok Rentan di Palu
Pemkot Palu kembali melaksanakan tabur bunga dalam rangka memperingati 6 tahun bencana gempa, tsunami dan likuifaksi, Sabtu (28/9/2024)/Pemkot Palu

Palu

Pemkot Palu Tabur Bunga Kenang 6 Tahun Bencana Gempa, Tsunami dan Likuifaksi
Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) resmi mengumumkan hadir di Kota Palu, Sulawesi Tengah/Ist

Palu

Gandeng FISIP Untad, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia Resmi Dibentuk di Palu
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid secara simbolis menyerahkan 62 unit bantuan perahu fiber kepada nelayan, Senin (18/12/2023)/Pemkot Palu

Palu

Hadianto Rasyid Serahkan 62 Perahu untuk Nelayan Teluk Palu
Pakar hukum dari Universitas Tadulako, Harun Nyak Itam Abu/Ist

Palu

‘Malapetaka Hukum’ di Balik Tambang Ilegal Poboya
Masyarakat adat Lauje di Parigi Moutong (Sumber: sulteng.aman.or.id)

Palu

Jalan berliku Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat di Sulawesi Tengah
Rutan Kelas IIA Palu Jl Bali, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah/hariansulteng

Palu

Rutan Palu Penuh Sesak, Kelebihan Kapasitas Hampir 4 Kali Lipat