Home / Palu

Rabu, 5 Juli 2023 - 19:15 WIB

Usai Periksa 11 Saksi, Polresta Palu Naikkan Kasus Dugaan Pelecehan Oknum Ustaz ke Penyidikan

Kasat Reskrim Polresta Palu, AKP Ferdinand E Numbery/hariansulteng

Kasat Reskrim Polresta Palu, AKP Ferdinand E Numbery/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM, PALU – Polresta Palu menyampaikan perkembangan dugaan kasus pelecehan seksual oleh seorang oknum ustaz berinisial R.

R dilaporkan atas dugaan pelesehan seksual terhadap santriwati di bawah umur di salah satu pondok pesantren di Jalan Sungai Manonda, Kota Palu.

Kasat Reskrim Polresta Palu, AKP Ferdinand E Numbery menyatakan kasus tersebut telah naik ke tingkat penyidikan.

Kenaikan status ini dilakukan setelah penyidik meminta keterangan terhadap 11 orang saksi yang dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Baca juga  Petahana, Aktor hingga Eks Legislator Berebut Dukungan NasDem di Pilkada Kota Palu 2024

“Sudah dalam proses penyidikan. Saksi yang sudah dimintai keterangan sebanyak 11 orang, sudah di-BAP,” ujar Ferdinand, Rabu (5/7/2023).

Ferdinand menyebut santriwati yang menjadi korban dugaan pelecehan seksual akan mendapat pendampingan dari psikolog

Pihaknya saat ini tinggal memeriksa satu orang saksi lagi. Adapun terlapor, yaitu R rencananya diperiksa pada Kamis besok (6/7/2023).

“Korban rencananya diperiksa kondisi psikologisnya oleh psikolog. Saksi tinggal satu orang lagi yang belum dimintai keterangan. Rencananya terlapor hari Kamis kami jadwalkan,” ungkap Ferdinand.

Baca juga  Kuasa Hukum Sesalkan Pelaporan Balik Keluarga Pelaku Pembunuhan Bocah AR ke Polresta Palu

Ustaz R membenarkan jadwal pemanggilannya sebagai saksi atas laporan dugaan pelecehan seksual di pondok miliknya.

Namun ia enggan menanggapi lebih jauh dan menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

“Laporan itu sedang berproses, saya diperiksa sebagai saksi. Betul tidaknya laporan itu biar proses hukum yang menentukan,” ungkap R. (Bal)

Share :

Baca Juga

MN KAHMI Luncurkan Logo Musyawarah Nasional ke XI di Kota Palu, Senin (28/3/2022) malam/hariansulteng

Palu

Usai di Jakarta, MN KAHMI Luncurkan Logo Musyawarah Nasional ke XI di Kota Palu
Sebanyak 33 adegan diperagakan saat rekonstruksi penganiayaan terhadap seorang pria penyandang disabilitas bernama Selamet Putera, Selasa (30/1/2024)/hariansulteng

Palu

Polresta Palu Gelar Rekonstruksi 33 Adegan Kasus Pembunuhan Pria Difabel di Jalan Setia Budi
Pakar hukum dari Universitas Tadulako, Harun Nyak Itam Abu/Ist

Palu

‘Malapetaka Hukum’ di Balik Tambang Ilegal Poboya
Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Tengah (KPU Sulteng) resmi meluncurkan tahapan pemiliham gubernur dan wakil gubernur 2024, Senin (27/5/2024)/hariansulteng

Palu

Usung Tagline Bahagia, KPU Sulteng Resmi Luncurkan Tahapan Pilkada 2024
Aksi demonstrasi warga lingkar tambang Poboya di depan gedung DPRD Kota Palu, Rabu (28/1/2026). (Foto: Istimewa)

Palu

Warga Lingkar Tambang Poboya Kepung DPRD, Suarakan Tuntutan Penciutan Konsesi CPM
Ilustrasi/Ist

Palu

Besok, Polresta Palu Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Anak di Palu Barat
Memasuki masa tenang, Bawaslu bersama Satpol PP terus membersihkan APK di Kota Palu, Minggu (11/2/2024)/hariansulteng

Palu

Masuk Masa Tenang Pemilu 2024, Bawaslu-Satpol PP Terus Bersihkan APK di Kota Palu
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid menerima kunjungan Sasakawa Peace Foundation (SPF) bersama Yayasan Sikola Mombine di rumah jabatannya, Senin (13/5/2024)/Pemkot Palu

Palu

Wali Kota Palu Bakal Jadi Pembicara Workshop Internasional di Thailand