Home / Morowali Utara

Selasa, 7 Januari 2025 - 23:58 WIB

CV Putri Perdana Beri Santunan untuk Keluarga Pekerja Korban Banjir Bandang di Morut

CV Putri Perdana menyerahkan santunan kepada keluarga pekerja korban banjir bandang di Desa Desa Tamainusi, Kabupaten Morowali Utara, Selasa malam (07/01/2025)/Ist

CV Putri Perdana menyerahkan santunan kepada keluarga pekerja korban banjir bandang di Desa Desa Tamainusi, Kabupaten Morowali Utara, Selasa malam (07/01/2025)/Ist

HARIANSULTENG.COM, MORUT – CV Putri Perdana menyampaikan belasungkawa atas peristiwa banjir bandang yang terjadi di Desa Tamainusi, Kabupaten Morowali Utara (Morut).

CV Putri Perdana merupakan salah satu perusahaan yang lokasinya berdekatan dengan area terdampak banjir bandang pada 3 Januari 2025 lalu.

Peristiwa itu mengakibatkan karyawan CV Surya Amindo Perkasa (SAP) bernama Samsul Alam meninggal dunia, dan 2 pekerja lainnya mengalami luka-luka.

Direksi CV Putri Perdana, Aslan menyebut pihaknya turut memberikan santunan kepada para pekerja yang menjadi korban.

“Kami memberikan santunan meski korban bukan karyawan kami. Santunan diberikan kepada korban meninggal dunia maupun luka-luka. Hal ini sebagai bentuk duka dan empati kami,” ucapnya, Selasa (07/01/2025).

Baca juga  Banjir Bandang di Desa Wombo Kalonggo Donggala, 50 Rumah Terdampak-100 KK Mengungsi

Aslan tak ingin menyalahkan pihak mana pun. Namun jika banjir bandang dianggap tak terlepas dari aktivitas tambang, ia menilai mestinya semua perusahaan ikut berkontribusi.

Kendati demikian, pihaknya mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menunggu hasil investigasi yang dilakukan Inspektur Tambang bersama pihak terkait.

“Di lokasi itu ada beberapa aktivitas perusahaan. Harusnya semua aktivitas perusahaan-perusahaan itu turut memicu banjir bandang. Namun dalam kondisi saat ini tidak perlu saling menuduh, kita tunggu saja hasil investigasi yang saat ini masih berlangsung,” jelas Aslan.

Aslan pun menanggapi isu bahwa nama Wakil Ketua DPD/MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar Supratman dan Wakil Ketua III DPRD Sulteng, Ambo Dalle tercatat memiliki saham di CV Putri Perdana.

Baca juga  Banjir Bandang Terjang 2 Desa di Parigi Moutong, 1 Lansia Tewas dan 2 Orang Hilang

Ia membenarkan keduanya memang sempat masuk dalam jajaran direksi. Namun CV Putri Perdana sedang melakukan perubahan susunan direksi untuk menggantikan posisi Ambo Dalle maupun Akbar Supratman.

Dikatakan Aslan, alasan Ambo Dalle mengundurkan demi etika sebagai perwakilan rakyat khususnya dari daerah pemilihan (dapil) Morowali-Morowali Utara.

Begitu pun, Akbar Supratman sebagai Sulawesi Tengah, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI.

“Saat ini sedang dilakukan perubahan data perusahaan. Secara internal sudah selesai kalau Pak Ambo Dalle dan Pak Akbar sudah bukan bagian dari CV Putri Perdana. Dokumen perubahannya masih dalam proses dan diperkirakan rampung bulan Maret,” jelas Aslan.

(Red)

Share :

Baca Juga

Delis Julkarson Hehi melantik 96 pejabat di lingkungan Pemkab Morut, Selasa (1/3/2022)/Ist

Morowali Utara

Lantik 96 Pejabat Baru Pemkab Morut, Delis: Jangan Ada yang Merasa Superman
Ilustrasi/Ist

Morowali Utara

Diduga karena Dendam, Kakak Beradik Bunuh Ayah Kandung di Morowali Utara
Ilustrasi/KPK RI

Morowali Utara

Negara Rugi Rp 8 Miliar, KPK Ambil Alih Kasus Korupsi Pembangunan Kantor DPRD Morut
Tim SAR melakukan pencarian terhadap seorang warga yang hilang diduga diterkam buaya di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Kamis (06/02/2025)/Ist

Morowali Utara

Tim SAR Cari Warga di Morowali Utara yang Hilang Diterkam Buaya
Koordinator Jatam Sulteng, Moh. Taufik/hariansulteng

Morowali Utara

Jatam Desak Polisi Usut Aktivitas Perusahaan Tambang Nikel di Balik Banjir Bandang Morut
Jeffisa Putra Amrullah/Ist

Morowali Utara

Tim Pemenangan Luncurkan Lagu ‘Bung Jeff Pilihan Kita’, Berikut Liriknya
Ilustrasi - kekerasan seksual/Ist

Morowali Utara

2 Anak di Morut Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Tiri Selama 5 Tahun
Ketua DPC SPN Morowali dan Morowali Utara, Katsaing/Ist

Morowali Utara

Serikat Pekerja Nasional Pertanyakan Tudingan Polisi Soal Adanya Provokator dalam Kerusuhan di PT GNI