Home / Palu

Minggu, 8 September 2024 - 11:01 WIB

Agung-Aldrim, Duet Jurnalis Radar Sulteng dan Kompas TV Pimpin AJI Palu Periode 2024-2027

Agung Sumandjaya (kiri) dan Aldrim Thalara (kanan) bersama Sekjen AJI Indonesia Bayu Wardhana di acara Konferta IX AJI Palu, Sabtu (7/9/2024)/Ist

Agung Sumandjaya (kiri) dan Aldrim Thalara (kanan) bersama Sekjen AJI Indonesia Bayu Wardhana di acara Konferta IX AJI Palu, Sabtu (7/9/2024)/Ist

HARIANSULTENG.COM, PALU – Agung Sumandjaya dan Aldrim Thalara terpilih sebagai ketua dan sekretaris Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palu periode 2024-2027.

Keduanya terpilih dalam Konferensi Kota (Konferta) IX AJI Palu yang turut dihadiri Sekretaris AJI Indonesia, Bayu Wardhana bertempat di Hotel Jazz, Kota Palu, Sabtu malam (7/9/2024).

Dalam proses pemilihan, awalnya terdapat 6 pasangan yaitu Agung Sumandjaya-Aldrim Thalara, Agung Sumandjaya-Kartini Nainggolan, Agung Sumandjaya-Andi Syaifullah, Kartini Nainggolan-Aldrim Thalara, Kartini Nainggolan-Agung Sumandjaya, dan Agung Sumandjaya-Moh Sobirin.

Saat proses penghitungan suara, 26 dari 38 peserta konferta yang hadir menjatuhkab pilihan kepada Agung dan Aldrim.

Baca juga  Hidayat Lamakarate: Ahmad Ali Sudah Berikan Apa yang Dibutuhkan Masyarakat

Jurnalis Radar Sulteng dan Kompas TV ini kemudian ditetapkan sebagai ketua-sekretaris AJI Palu 2024-2027 menggantikan Yardin Hasan-Kartini Nainggolan.

“Kami berkomitmen untuk melanjutkan perjuangan AJI dalam menjaga kebebasan pers, memperkuat independensi jurnalis, dan memperjuangkan kesejahteraan anggota AJI Palu,” ujar Agung.

Ia bersama Aldrim Thalara menegaskan akan fokus pada peningkatan profesionalisme jurnalis di tengah era digital yang penuh tantangan.

Yardin Hasan selaku AJI Palu periode sebelumnya, mengingatkan bahwa konferta bukan hanya ajang pemilihan, tetapi juga kesempatan menghidupkan kembali nilai-nilai AJI berdasarkan Tri Panji AJI sebagai landasan moral jurnalis.

Baca juga  Sempat Mundur, Dody Triwinarto Kembali Pimpin Puslatda Sulteng Atas Permintaan Gubernur

Menurut Yardin, tantangan besar di era media sosial adalah menjaga kepercayaan publik terhadap karya jurnalistik. Independensi dan kepentingan publik harus menjadi prioritas utama, terutama di tahun politik.

“Kekalahan jurnalis bukan pada kecepatan menyebarkan berita, tapi pada kepercayaan yang diberikan publik. AJI ke depan harus mampu menghadirkan karya jurnalistik yang pro publik dan menjaga etika,” tegasnya.

(Red)

Share :

Baca Juga

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid mengumpulkan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di ruang rapat Bappeda Kota Palu, Jl Balai Kota, Kelurahan Tanamonindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Kamis (12/1/2023) pagi/istimewa

Palu

Hadianto Kumpulkan Seluruh Kepala OPD, Ada Apa?
Harga minyak goreng di pasal di Pasar Inpres Manonda, Kota Palu capai Rp 55 ribu per 2 liter, Senin (21/3/2022)/hariansulteng

Palu

Harga Minyak Goreng di Palu Tembus Rp 55 Ribu Per 2 Liter, Pedagang Keluhkan Stok Langka
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid melantik 16 pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota Palu, Rabu (7/1/2026). (Foto: Pemkot Palu)

Advertorial

Hadianto Rasyid Lantik 16 Pejabat Tinggi di Lingkungan Pemkot Palu
Satu unit rumah dan kios milik warga ludes terbakar di Kelurahan Tavanjuka, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Kamis (20/1/2022) malam/hariansulteng

Palu

Diduga Menjarah Saat Kebakaran di Tavanjuka, Seorang Pria Jadi Bulan-bulanan Warga
Emak-emak saling dorong untuk berebut minyak goreng di kegiatan operasi pasar Disperindag Sulteng, Selasa (15/3/2022)/hariansulteng

Palu

Emak-emak di Palu Saling Dorong Berebut Minyak Goreng Rp 28 Ribu Kemasan Dua Liter
Sejumlah organisasi jurnalis dan media di Kota Palu menggelar aksi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Jumat (02/05/2025)/hariansulteng

Palu

Batal Dialog dengan Gubernur saat Aksi May Day, Jurnalis Pertanyakan Slogan ‘BERANI’ Anwar Hafid
Ilustrasi - Stop kekerasan terhadap jurnalis/Ist

Palu

Dandim Palu Beri Sanksi kepada Oknum TNI Pengintimidasi Jurnalis
Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) menemukan dugaan aktivitas ilegal di area tambang emas Kelurahan Poboya, Kota Palu, Sulawesi Tengah/Ist

Palu

Jatam Sulteng Endus Ada Peran Petinggi Partai di Balik Dugaan Tambang Ilegal AKM