Home / Morowali

Jumat, 14 Juni 2024 - 16:11 WIB

Kecelakaan Kerja Berulang di Kawasan PT IMIP, Walhi Sulteng: Bukti Lemahnya Pengawasan

Kondisi PT ITSS di kawasan PT IMIP Morowali pascakebakaran beberapa waktu lalu/PT IMIP

Kondisi PT ITSS di kawasan PT IMIP Morowali pascakebakaran beberapa waktu lalu/PT IMIP

HARIANSULTENG.COM, MOROWALIKecelakaan kerja terjadi di PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) yang beroperasi di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Kamis malam (13/6/2024).

Dalam catatan Walhi Sulteng, kecelakaan kerja di kawasan PT IMIP sudah berulang kali terjadi dan selalu memakan korban, serta rentan waktu kejadian yang cukup dekat.

Pada 23 Desember 2023, kebakaran terjadi di PT ITSS yang mengakibatkan puluhan pekerja meninggal dunia dan beberapa di antaranya mengalami luka-luka.

“Kecelakaan berulang di PT ITSS membuktikan lemahnya pengawasan dan pembiaran oleh pemerintah. Seperti tidak ada tanda-tanda perbaikan sama sekali yang di lakukan oleh perusahaan berbendera Tiongkok ini. Padahal insiden ledakan 23 Desember 2023 lalu menjadi pembelajaran untuk memperbaiki sistem SMK3 di PT ITSS dan kawasan IMIP secara keseluruhan,” ungkap Kampainer Walhi Sulteng, Wandi, Jumat (14/6/2024).

Baca juga  Hari Ketiga Pencarian, Dua Pekerja Tertimbun Longsor di PT IMIP Belum Ditemukan

Walhi Sulteng menyoroti investigasi yang dilakukan pemerintah pasca-ledakan tungku PT ITSS pada 23 Desember 2023 lalu.

Sebab dari proses itu, hanya menetapkan dua orang TKA sebagai dalang dari kejadian tersebut tetapi tidak memberikan sanksi atas lalainya perusahaan dalam menjalankan manajemen K3.

Padahal, kata Wandi, Walhi Sulteng menilai ada sistem SMK3 yang tidak diberlakukan dalam proses perbaikan tungku ferrosilicon.

“Pekerja selalu menjadi korban dari ambisi produksi nikel yang terus digenjot untuk mendatangkan laba yang begitu besar dalam program hilirisasi nikel. Sementara pemerintah terlihat sangat abai untuk memberikan jaminan dan perlindungan bagi pekerja,” ujarnya.

Baca juga  KPU Morowali Gelar Seleksi Wawancara Calon Anggota PPK

Menurut Wandi, produksi nikel di Sulawesi Tengah yang selalu dibanggakan pemerintah itu bersumber dari tata kelola yang ‘sangat kotor’.

“Merusak lingkungan, memiskinkan masyarakat yang berada di lingkar industri dan pertambangan, serta banyak pekerja yang menjadi korban,” kata Wandi.

Atas terulangnya kejadian kecelakaan kerja di PT ITSS, pihaknya meminta Kemnaker dan Disnaker Sulawesi Tengah melakukan audit SMK3 perusahaan dan menutup sementara kegiatan produksi.

“Audit dilakukan secara indepen dan melibatkan semua pihak termasuk serikat-serikat buruh. PT ITSS merupakan anak perusahaan dari Tsingshan Grup investor asal Tiongkok, yang merupakan pemegang saham mayoritas di kawasan IMIP. Mereka juga berinvestasi di Singapura, India, dan Amerika Serikat serta mengelola 15 anak perusahaan,” terang Wandi.

(Fat)

Share :

Baca Juga

Direktur Walhi Sulteng, Sunardi Katili/Ist

Morowali

Walhi Sulteng Dukung Warga Tolak Izin Tambang Nikel di Morowali
Satu unit rumah di Jl Witabuana, Desa Sakita, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali tertimpa pohon, Minggu (15/1/2023) malam/istimewa

Morowali

Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Bungku Tengah Morowali
Koordinator FRAS Sulteng, Eva Bande/Ist

Banggai

Aktivis Lingkungan Soroti Perusahaan Perambah Kawasan Hutan di Banggai dan Morowali
Spanduk bertuliskan 'Terima Kasih Pak Taslim' berdiri di sekitar kawasan industri Huabao/Ist

Morowali

PT BTIIG di Morowali Ciptakan Lapangan Kerja Baru, Warga: Terima Kasih Pak Taslim
Polres Morowali melaksanakan patroli di kawasan industri pengolahan nikel, Rabu (14/05/2025)/Ist

Morowali

Jaga Iklim Investasi Tetap Kondusif, Polres Morowali Gelar Patroli Cegah Premanisme
Taslim/Ist

Morowali

Tanggapi Rival Politik soal Semut Vs Gajah di Pilkada Morowali, Taslim: Semua Kandidat Putra Terbaik
Longsor terjadi di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah/Ist

Morowali

Longsor Timbun Pekerja di Kawasan PT IMIP: 1 Tewas, 2 Masih Dicari
Kuasa hukum Desa Ipi, Andry Djayadi. (Foto: Istimewa)

Morowali

Kuasa Hukum Ingatkan Sanksi Pidana bagi Perusak Patok Batas Desa Ipi Morowali