Home / Sigi

Rabu, 15 Desember 2021 - 11:16 WIB

Tanam Pohon Kemiri Hingga Durian, PT Oti Eya Ubah Lahan Kosong di Sigi Jadi Produktif

PT Oti Eya tanam pohon di lahan kosong di Desa Balamoa Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah, Rabu, (14/12/21)/Ist

PT Oti Eya tanam pohon di lahan kosong di Desa Balamoa Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah, Rabu, (14/12/21)/Ist

HARIANSULTENG.COM, SIGI – PT Oti Eya Abadi bekerjasama Dinas Kehutanan Sulawesi Tengah (Sulteng) merealisasikan program Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS).

Kegiatan itu digelar di Desa Balamoa, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Rabu, (14/12/21).

Rehabilitasi DAS merupakan kewajiban yang harus dilakukan para pemegang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH).

Selain memberi dampak baik lingkungan, program ini diharapkan memberi manfaat nyata kepada masyarakat terutama peningkatan di sektor ekonomi.

Penanaman rehab DAS terdiri dari berbagai jenis pohon, mulai dari kemiri, alpokat hingga durian di lahan 300 hektar.

Baca juga  Bawa Uang Nasabah Rp 75 Juta, Karyawan Amartha Hilang Misterius di Sigi

Rencananya tahun depan akan kembali dilaksanakan penanaman rehab DAS seluas 450 hektar.

“Alhamdulillah telah terlaksana penanaman sejumlah pohon secara simbolik di Desa Balamoa bersama Dinas Kehutanan, KPH Kulawi dan juga masyarakat setempat,” kata Direktur PT Oti Eya Abadi, Salma.

Kepala Dinas Kehutanan Sulteng, Nahardi menuturkan, rehab DAS bertujuan untuk pemulihan lingkungan dengan memanfaatkan lahan-lahan kosong.

Baca juga  PSI Peduli Warga Lembantongoa: Dapur Umum, Bantuan Logistik hingga Trauma Healing

“Saya berharap masyarakat dapat menjaga tanaman ini dengan baik karena nanti hasilnya itu milik masyarakat untuk dipergunakan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Kegiatan Rehab DAS di Desa Balamoa tersebut mendapat respon positif dari masyarakat setempat.

“Kami sangat berterimakasih kepada perusahaan PT Oti Eya Abadi bersama Dinas Kehutanan Sulteng yang memperhatikan Desa kami. Saya bersama masyarakat disini akan terus mengawal proses penanaman serta turut terlibat dalam tahap perawatannya,” ujar Kepala Desa Balamoa, Kristiyanus. (Fir)

Share :

Baca Juga

Seorang warga bernama Ikhsan (25) dikabarkan hilang saat mencari ikan di sungai Desa Bulili, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Jumat (17/5/2024)/Ist

Sigi

Seorang Warga Hilang saat Mencari Ikan di Sungai Desa Bulili Sigi
Sisa kelompok teroris MIT/Ist

Parigi Moutong

MUI Sulteng Minta Masyarakat Terbuka Beri Informasi Jika Melihat 3 Teroris MIT
Peringati HUT Infanteri, Korem 132/Tadulako lepas Peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya, Rabu (18/12/2024)/Ist

Sigi

Peringati Hari Infanteri, Korem 132/Tadulako Lepas Peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya
Gubernur Sulteng, Anwar Hafid menemui massa pendemo dari Tipo dan Kalora yang menolak aktivitas tambang galian C, 10 Juni 2025 (Sumber: sultengprov.go.id)

Palu

Mengurai Benang Kusut di Balik Penghentian Tambang Galian C oleh Gubernur Anwar Hafid
Hujan deras yang mengguyur mengakibatkan banjir di Desa Tuva, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Selasa (2/7/2024)/Ist

Sigi

Banjir Landa Desa Tuva Sigi, Jalan Poros Palu-Kulawi Dipenuhi Lumpur
Remaja putri berusia 17 tahun ditemukan meninggal dunia akibat terseret arus saat mandi di air terjun Wera, Senin (26/2/2024)/Ist

Sigi

Remaja Putri Tewas Terseret Arus saat Mandi di Air Terjun Wera Sigi
Bupati Sigi, Moh Irwan Lapatta menghadiri malam penutupan Ramporame Festival, Minggu malam (23/7/2023)/Ist

Sigi

Hadiri Penutupan Ramporame Festival, Bupati Sigi Nimbrung di Pematang Sawah bersama Warga
Empat hari tidak kunjung pulang, seorang warga Desa Bulili, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, ditemukan sudah tidak bernyawa/istimewa humas basarnas

Sigi

Tujuh Hari Tak Pulang, Petani di Sigi Ditemukan Meninggal Dunia