Home / Sulteng

Rabu, 28 Juni 2023 - 01:04 WIB

509 Penggiat Siap Berlaga di Fornas, KORMI Sulteng Pertanyakan Dana Hibah Belum Cair

Ketua Kormi Sulteng, Syaifullah Djafar/hariansulteng

Ketua Kormi Sulteng, Syaifullah Djafar/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM – Sebanyak 509 penggiat dari 30 induk organisasi olahraga (inorga) asal Sulawesi Tengah (Sulteng) siap mengikuti Festival Olahraga Masyarakat Tingkat Nasional (Fornas) ke-VII.

Fornas ke-VII akan berlangsung selama kurang lebih sepekan mulai 2 – 9 Juli 2023 di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Jelang perhelatan tersebut, Pemprov Sulteng melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) belum juga mencairkan dana hibah untuk mendukung keikutsertaan bagi para penggiat.

Hal itu diutarakan Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Sulteng, Syaifullah Djafar kepada wartawan dalam jumpa pers, Selasa malam (27/6/2023).

KORMI Sulteng mengajukan permohonan bantuan hibah sejak September 2022, atau dua bulan seusai Fornas VI Palembang, Sumatra Selatan.

“Kami mengajukan (hibah) dan sudah disetujui gubernur. Semua dokumen persyaratan sudah dilengkapi, namun kadispora belum juga mencairkan anggaran,” ungkap Syaifullah.

Baca juga  Struktur Kepengurusan Rampung, DPW PRIMA Sulteng Siap Ikuti Verifikasi KPU

Syaifullah menyebut telah berkomunikasi dengan Kadispora Sulteng terkait proses pencairan dana hibah tersebut.

Ia mengakui terdapat aturan bahwa bantuan hibah tidak bisa diberikan kepada organisasi yang sama selama dua tahun berturut-turut.

Hal ini berdasarkan Permendagri Nomor 13 Tahun 2018 tentang perubahan keempat atas Permendagri Nomor 32 Tahun 2011 tentang pedoman pemberian hibah dan bantuan sosial yang bersumber dari APBD.

Sebab, KORMI Sulteng pada tahun sebelumnya telah menerima dana hibah dalam ajang Fornas ke-VI di Palembang, Sumatra Selatan.

Akan tetapi, kata Syaifullah, masalah pendanaan ini menjadi tanggung jawab wajib pemerintah berdasarkan Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

Baca juga  Satgas BSH Diisukan Bubar, Anwar Hafid: Lanjut atau Tidak Tergantung Evaluasi

Semua ketentuan ini telah ia sampaikan kepada Pemprov melalui Kadispora Sulteng namun tak mendapatkan respon apapun.

Jika dana tak kunjung dicairkan, Syaifullah menilai hal ini akan berpotensi terhadap batalnya penggiat Sulteng untuk tampil di ajang dua tahunan tersebut.

“Undang-undang ini tingkatannya lebih tinggi dari Permendagri tadi. Kemudian ada juga ketentuan pendukung lainnya, seperti keputusan Kemenpora dan Kemendagri terkait Fornas di Jawa Barat. Tetapi tidak ada tanggapan dari kadispora sehingga kami mempertanyakan,” jelas Syaifullah.

Kadispora Sulteng, Irvan Aryanto membenarkan belum adanya pencairan pengajuan bantuan hibah dari KORMI.

“Iya belum. Kami masih mempelajari aturannya dulu,” kata Irvan singkat saat dihubungi. (Bal)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi - Aksi mahasiswa di depan Gedung DPRD Sulteng/hariansulteng

Palu

Tolak Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa di Palu Bakar Ban Hingga Tutup Jalan Sam Ratulangi
Lahan sekitar daerah aliran sungai (DAS) di Poboya yang kritis terus meningkat/Ist

Palu

Lahan DAS Kritis Akibat Tambang Ilegal di Poboya Terus Meningkat
Antisipasi Laka Lantas, Satlantas Polres Tolitoli Disiagakan Lokasi Banjir Bambuan/istimewa

Tolitoli

Antisipasi Laka Lantas, Satlantas Polres Tolitoli Disiagakan Lokasi Banjir Bambuan
Sebanyak 3.889 petugas badan adhoc penyelenggara Pilkada Kota Palu 2024 mengikuti apel akbar, Selasa sore (12/11/2024)/hariansulteng

Palu

Ketua KPU Palu Pimpin Apel Akbar 3.889 Petugas Badan Adhoc Jelang Voting Day Pilkada 2024
Kantor KPU Palu di Jalan Selatan Nomor 6, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah/hariansulteng

Palu

KPU Palu Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilu 2024 Akhir Februari
Hujan deras yang mengguyur mengakibatkan longsor di Desa Palasa Lambori, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Selasa (7/7/2024)/Ist

Parigi Moutong

Dua Mobil Tertimpa Pohon dan Terseret Longsor di Desa Palasa Lambori Parimo

Palu

Wow, Persipal Palu Beli Bus Sepak Bola
Aksi Cepat Tanggap cabang Palu memberikan harga qurban terjangkau demi mudahkan calon perqurban./istimewa humas ACT

Palu

ACT Palu Beri Harga Qurban Hanya Rp 1,6 Juta : Demi Mudahkan Calon Pequrban