Home / Poso

Rabu, 12 Juni 2024 - 17:07 WIB

18 Simpatisan Jemaah Islamiyah di Kabupaten Poso Ikrar Setia kepada NKRI

Sebanyak 18 simpatisan Jemaah Islamiyah (JI) di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah mengucapkan ikrar setia kepada NKRI, Rabu (12/6/2024)/Ist

Sebanyak 18 simpatisan Jemaah Islamiyah (JI) di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah mengucapkan ikrar setia kepada NKRI, Rabu (12/6/2024)/Ist

HARIANSULTENG.COM, POSO – Sebanyak 18 simpatisan Jemaah Islamiyah (JI) di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pengikraran yang diprakarsai tokoh agama Ustaz Adnan Arsal tersebut turut disaksikan Kapolda Sulteng, Irjen Agus Nugroho dan Bupati Poso, Verna GM Inkiriwang, Rabu (12/6/2024).

Dalam sambutannya, Kapolda Sulteng, Irjen Agus Nugroho menyambut gembira dan antusias atas penyelenggaraan acara ikrar yang penuh makna serta membawa misi mulia

Baca juga  Tewaskan Siswa SD Kakak Beradik di Poso, Pelaku Tabrak Lari Diringkus di Morowali Utara

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setingi-tingginya kepada segenap pengurus Yayasan Amanatul Ummah Poso, terkhusus Ustaz Adnan Arsal yang telah memprakarsai acara ini bersama Polda Sulteng,” ucapnya.

Ia menambahkan, seluruh pejabat dan tokoh yang hadir menjadi saksi bahwa simpatisan JI di Poso dengan penuh kesadaran dan keikhlasan hati kembali kepangkuan Ibu Pertiwi.

“Langkah ini adalah bukti nyata dari semangat persatuan dan cinta tanah air yang terus menyala dalam diri kita semua,” kata Agus.

Baca juga  Belum Tertangkap, Baliho Wajah 4 DPO Teroris Poso Kembali Disebar

Jenderal bintang dua itu menyebut momen ikrar ini terasa lebih bermakna karena dilaksanakan menjelang Hari Bhayangkara ke-78 tahun 2024.

Sementara itu Bupati Poso, Verna GM Inkiriwang mewakili pemerintah daerah turut merasa gembira menyaksikan simpatisan JI ikrar setia kepada NKRI.

“Apa yang diikrarkan kepada oleh saudara-saudara kita eks. Simpatisan Jamaah Islamiyah, merupakan bentuk kesadaran dalam kehiudpan berbangsa dan bernegara,” ungkap Verna.

(Fat)

Share :

Baca Juga

Tim SAR hentikan pencarian terhadap nelayan yang hilang di perairan Poso, Kamis (21/4/2022)/Ist

Poso

Usai 14 Hari, Pencarian Nelayan yang Hilang di Perairan Poso Dihentikan
Sungai di Desa Tonusu, Kecamatan Pamona Pusalemba, Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah meluap pada Selasa (29/11/2022) pukul 23.00 WITA/istimewa

Poso

Sungai Desa Tonusu Poso Meluap, 30 Rumah Terdampak Banjir
Warga Desa Kilo, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, menemukan senjata api laras panjang rakitan, Selasa pagi (28/01/2025)/Ist

Poso

Warga Desa Kilo Poso Temukan Senjata Api Laras Panjang saat Menanam Pisang
Ilustrasi Densus 88 Antiteror Polri/Ist

Poso

22 Terduga Teroris di Poso dan Ampana Telah Gelar Latihan Sebelum Ditangkap Densus 88
Personel Satgas Madago Raya menggelar razia di wilayah Kabupaten Poso dan Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Minggu (2/6/2024)/Ist

Parigi Moutong

Satgas Madago Raya Razia Kendaraan di Poso dan Parimo, Sasar Senjata Api hingga Paham Radikal
Ilustrasi garis polisi Polres Poso masih terus melakukan penyelidikan (Sumber:polri.go.id)

Poso

Hampir Tiga Pekan, Kasus Dugaan Penembakan Warga di Poso Belum Terungkap
Angin puting beliung terjadi di Desa Pasir Putih, Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Senin (19/9/2022)/istimewa

Poso

Angin Puting Beliung di Poso Akibatkan Satu Rumah Rusak
Abdul Karim Aljufri menggelar kampanye terbatas di Desa Watutau, Kecamatan Lore Piore, Kabupaten Poso, Jumat malam (1/11/2024)/Ist

Poso

Kampanye di Desa Watutau Poso, AKA Bicara soal Masalah Pertanian