Home / Parigi Moutong

Kamis, 27 Juni 2024 - 22:19 WIB

Update Banjir Bandang Parimo: Warga Butuh Makanan Siap Saji hingga Air Bersih

BPBD Sulteng menyampaikan perkembangan terkini situasi pascabanjir bandang di Desa Sienjo dan Desa Sibalago, Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (27/6/2024)/Ist

BPBD Sulteng menyampaikan perkembangan terkini situasi pascabanjir bandang di Desa Sienjo dan Desa Sibalago, Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (27/6/2024)/Ist

HARIANSULTENG.COM, PARIMO – BPBD menyampaikan perkembangan terkini situasi usai banjir bandang di Desa Sienjo dan Desa Sibalago, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo).

Kepala Pelaksana BPBD Sulteng, Akris Fattah Yunus menyebut air sudah surut dan warga mulai membersihkan rumah di area terdampak

banjir bandang.

“Selain membersihkan rumah bersama warga, tim gabungan juga mendistribusikan air bersih ke warga terdampak. Jembatan penghubung Desa Sibalago dan Desa Sienjo saat ini sudah bisa dilalui (jembatan darurat),” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (27/6/2024).

Akris menuturkan, warga terdampak banjir bandang saat ini masih membutuhkan bantuan mulai dari makanan siap saji, air bersih, popok dan susu bayi, pakaian layak pakai, obat-obatan, tendang pengungsi dan alat berat.

“Langka yang dilakukan sampai saat ini melakukan assessment. TRC BPBD Sulteng bersama tim gabungan juga menyalurkan bantuan logistik pangan kepada warga terdampak,” ungkapnya.

Baca juga  Tambang Ilegal Diduga Memicu Banjir di Bolano Lambunu

Berikut data terkini situasi pascabanjir bandang di Desa Sienjo dan Desa Sibalago, Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong hingga 27 Juni 2024.

Desa Sibalago

Dusun 1
1) Korban terdampak
• 67 KK/239 jiwa
• 17 jiwa lansia
• 21 jiwa balita
2) Rumah terdampak
• 61 unit
3) 1 unit jembatan penghubung Desa Sibalago dan Desa Sienjo terputus

Dusun 2
1) Korban terdampak
• 47 KK/173 jiwa
• 11 jiwa lansia
• 7 jiwa balita
• 8 jiwa bayi
• 1 jiwa ibu hamil
2) Rumah terdampak
• 40 unit

Dusun 3
1) Korban terdampak
• 71 KK/277 jiwa
• 7 jiwa lansia
• 3 jiwa balita
• 1 jiwa bayi
2) Rumah terdampak
• 45 unit
• 17 unit hanyut
3) Sarana pendidikan
• 1 unit sekolah

Dusun 4
1) Korban terdampak
• 19 KK/66 jiwa
• 5 jiwa lansia
• 3 jiwa balita
• 1 jiwa bayi
• 15 jiwa anak-anak
• 3 jiwa ibu hamil
• 39 jiwa dewasa
2) Rumah terdampak
• 13 unit
• 3 unit hanyut
3) Sarana ibadah
• 1 unit masjid
4) Fasilitas umum
• 1 unit jembatan

Baca juga  Warga Segel Kantor Desa Tada Utara Parimo, Tuntut Kades Mundur

Korban jiwa
• 1 orang bernama Andi Nurhayati (70)

Desa Sienjo

Dusun 5
1) Korban terdampak
• 24 KK/126 jiwa
• 9 jiwa lansia
• 7 jiwa balita
• 4 jiwa bayi
• 1 jiwa disabilitas
• 1 jiwa ibu hamil
• 3 jiwa sakit
2) Rumah terdampak
• 32 unit

Dusun 4
1) Korban terdampak
• 26 KK/88 jiwa
• 5 jiwa lansia
• 4 jiwa balita
• 18 jiwa anak-anak
• 60 jiwa dewasa
• 1 jiwa bayi
• 1 jiwa sakit
2) Rumah terdampak
• 26 unit

Dusun 2
1) Korban terdampak
• 2 KK/9 jiwa
• 3 jiwa anak-anak
• 6 jiwa dewasa.

(Fat)

Share :

Baca Juga

Sebuah Alat berat sedang mengeruk material tambang di Desa Lobu belum lama ini. (Sumber: Ist)

Parigi Moutong

Menagih Komitmen Menjaga Alam Taopa dan Moutong dari Tambang Ilegal
Abd Rahman, Abd Rahman, nelayan yang sempat dilaporkan hilang di perairan Teluk Tomini ditemukan selamat, Rabu (23/10/2024)/Ist

Parigi Moutong

Nelayan Hilang saat Memancing di Perairan Teluk Tomini Ditemukan Selamat
Sejumlah warga melakukan penyegelan Kantor Desa Sialopa Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah/Ist

Parigi Moutong

Protes Penggunaan Anggaran Pengadaan Ternak, Warga Segel Kantor Desa Sialopa Parimo
Ilustrasi tahanan/Ist

Parigi Moutong

7 Tahanan Kabur dari Rutan Polres Parigi Moutong Ditangkap, 6 Ditembak
Alat berat berada di lokasi PETI yang berada dalam kawasan hutan hulu sungai Taopa. (Foto: Istimewa)

Parigi Moutong

Dishut Sulteng Pastikan Penertiban PETI Taopa Terus Berlanjut
Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu kembali menerima laporan terkait satu orang nelayan yang belum kembali saat pergi menjala ikan/istimewa

Parigi Moutong

Niat Pergi Memancing, Nelayan di Parimo Hilang
Peneliti IPB gelar konferensi pers di Palu terkait "Keberterimaan Sosial dan Persepsi Masyarakat terhadap Usaha Pertambangan serta Dampaknya", Rabu (27/4/2022)/hariansulteng

Parigi Moutong

Peneliti IPB Sebut Mayoritas Masyarakat Parimo Menolak Tambang PT Trio Kencana
Ahmad Ali melakukan peninjauan ke lokasi terdampak banjir bandang di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Kamis (4/7/2024)/hariansulteng

Parigi Moutong

Ahmad Ali Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Parimo