Home / Palu

Selasa, 5 April 2022 - 18:36 WIB

Seminggu Usai Kebakaran, Pedagang Pasar Inpres Manonda Mulai Bangun Kembali Lapak Jualan

Pedagang di Pasar Inpres Manonda mulai membangun kembali lapak jualan usai musibah kebakaran, Selasa (5/4/2022)/hariansulteng

Pedagang di Pasar Inpres Manonda mulai membangun kembali lapak jualan usai musibah kebakaran, Selasa (5/4/2022)/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM, PALU – Usai kebakaran pada 29 Maret 2022, sejumlah pedagang Pasar Inpres Manonda, Kota Palu mulai membangun kembali lapak jualan.

Pantauan HarianSulteng.com di lokasi, Selasa (5/4/2022), mereka mulai membangun lapak sendiri menggunakan balok, papan dan seng.

Hal ini seperti dilakukan Nurdin, seorang pedagang yang turut menjadi korban kebakaran di Pasar Inpres Manonda.

Ia memilih membangun kembali lapak di lokasi sebelumnya yang ludes terbakar dengan menggunakan jasa tukang.

Baca juga  AJI Palu Imbau Media Terapkan Jurnalisme Damai dalam Beritakan Peristiwa di Pasar Inpres Manonda

Nurdin memiliki lapak sebanyak empat petak terletak di arah Barat Laut di dalam kawasan pasar yang terbakar.

Saat kebakaran terjadi, Nurdin tidak bisa menyelamatkan barang dagangannya karena akses masuk terhalang.

“Saya sudah siapkan karung untuk mengisi barang dagangan. Tetapi saat masuk dihalang orang-orang karena kobaran api sangat besar. Kalau untuk kerugian sekitar Rp 300 juta,” ungkap Nurdin.

Baca juga  Sekelompok Pemuda di Palu Protes Rocky Gerung Diduga Hina Jokowi, DPRD Sulteng: Kami Dukung

Pihak kepolisian sebelumnya telah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran Pasar Inpres Manonda.

Namun seminggu usai musibah tersebut, belum diketahui pasti penyebab kebakaran yang menghanguskan ratusan los kios pedagang.

Sebagian besar sisa-sisa material kebakaran tampak masih menumpuk di dalam kios para pedagang.

Adapun dugaan awal, kebakaran dipicu korsleting listrik di salah satu kios pedagang hingga merembet ke kios pedagang lainnya. (Agr)

Share :

Baca Juga

Garis polisi terpasang di lokasi PETI di Kota Palu. (Foto: Istimewa)

Palu

Polisi Segel Dua Lokasi Tambang Ilegal di Kota Palu
Porambanga To Dea Oge (Pordeo) 83 menggelar musyawarah besar (mubes) ke-2 di Cafe Pijakan samping Jembatan Lalove, Kota Palu, Minggu (19/3/2023)/Pemkot Palu

Palu

Gelar Musyawarah Besar, Ketua Pordeo 83: Nunu yang Engkau Dengar Beda dengan yang Engkau Lihat
Komnas HAM Sulteng meninjau lokasi PETI di Poboya, Sabtu (7/6/2025). (Sumber: Ist)

Palu

Temuan DLH dan Komnas HAM Usai Tinjau Langsung Lokasi PETI di Poboya
Loyalis dan pegiat Sangganipa, Hendrik G Lianto membagikan ribuan paket KFC kepada masyarakat Kota Palu, Sabtu (5/10/2024)/Ist

Palu

Loyalis Sangganipa Bagikan Ribuan Paket KFC kepada Masyarakat di Palu
Seorang pekerja tambang ilegal di Poboya kembali meregang nyawa. (Foto: Istimewa)

Palu

Kesekian Kalinya, Pekerja Tambang Ilegal di Poboya Tewas Tertimpa Material
Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura bertemu Iksan Baharudin Abd Rauf di acara rapat konsolidasi Perindo Sulteng menuju Pilkada 2024, Minggu (28/4/2024)/hariansulteng

Palu

Bertemu Iksan Abd Rauf di Palu, Rusdy Mastura: Ini ‘Bupati Morowali’
Pemerintah Kota Palu menyerahkan bantuan kepada korban terdampak banjir di Desa Limboro, Kabupaten Donggala, Kamis (10/7/2025). (Foto: Pemkot Palu)

Advertorial

Pemkot Palu Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir di Donggala
Hujan deras yang mengguyut mengakibatkan banjir di Desa Labota, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah (Sulteng), Minggu (29/12/2024)/Ist

Palu

Banjir Landa Desa Labota Morowali, Ratusan Warga Mengungsi