Home / Palu

Senin, 16 Januari 2023 - 20:58 WIB

Reny A Lamadjido : SMPN 2 Palu Sekolah yang Melahirkan Banyak Tokoh Penting

Wakil Wali Kota Palu Reny A Lamadjido memimpin langsung jalannya upacara Peringatan HUT ke-60 SMP Negeri 2 Palu. 

Wakil Wali Kota Palu Reny A Lamadjido memimpin langsung jalannya upacara Peringatan HUT ke-60 SMP Negeri 2 Palu. 

HARIANSULTENG.COM, PALU– Wakil Wali Kota Palu Reny A Lamadjido memimpin langsung jalannya upacara Peringatan HUT ke-60 SMP Negeri 2 Palu.

Bertempat di halaman sekolah SMPN 2 Palu, Jl Woltermonginsidi, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Senin (16/1/2023) pagi.

Upacara berlangsung meriah dengan diikuti ratusan para siswa yang hadir, tidak hanya itu, sejumlah tokoh seperti Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu Hardi, Hidayat Lamakarate, Wakil Bupati Sigi, dan lainnya turut hadir merayakan HUT ke 60 SMPN 2 Palu itu.

Reny A Lamadjido menyampaikan rasa syukurnya bahwa, dirinya pernah mengenyam pendidikan di bangku SMP Negeri 2 Palu, tepatnya tamatan tahun 1976 silam.

Menurut mantan Direktur RSUD Anutapura Palu itu, SMPN 2 Palu merupakan salah satu sekolah yang banyak melahirkan tokoh hebat termasuk mantan Gubernur Sulawesi Tengah dua periode, Longki Djanggola.

Baca juga  Bawaslu Kota Palu Puji Hasil Penetapan DPT Pemilu 2024

Reny A Lamadjido bercerita, saat melintas di depan sekolah SMPN 2 Palu, Ia sering merasa terharu, hal itu karena terlalu banyak kenangan di sekolah ini, baik kenangan pelajaran, kenangan bersama sahabat.

“Dan sampai hari ini angkatan 76 SMP Negeri 2 Palu membuat arisan tersendiri yang sudah kami laksanakan sejak lima tahun yang lalu. Alhamdulillah kami solid-solid saja dan selalu saling bertutur sapa,” ungkapnya.

Reny A Lamadjido mengatakan, selama bersekolah di SMPN 2 Palu, banyak hal dirinya dapatkan, salah satunya kedisiplinan, sehingga Ia mampu bersaing dan kini menjadi seorang dokter.

Baca juga  Peringati HUT ke-54 KORPRI, Wawali Palu Ingatkan Netralitas ASN

Didepan ratusan siswa SMPN 2 Palu, Reny A Lamadjido berpesan, agar jangan takut untuk berkiprah di luar Kota Palu, karena apa yang didapatkan di SMP Negeri 2 Palu cukup baik termasuk masalah kesenian.

“Kita juga pada saat itu ensambel, kita dibawa ke Jakarta dan meraih juara ketiga saat itu secara nasional. Oleh karena itu, saya berharap anak-anakku sekalian jangan lengah dan saya yakin di antara kalian pasti ada yang menjadi Wali Kota, Wakil Wali Kota, Gubernur, dan lainnya. Saya yakin SMP Negeri 2 is the best. Saya berharap alumninya bisa menggantikan kami-kami,” pesannya

Share :

Baca Juga

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid membuka kegiatan seminar akhir penyusunan dokumen informasi kinerja pengelolaan lingkungan hidup Kota Palu 2020, Kamis (18/11/2021) /hariansulteng

Palu

Wali Kota Hadianto Geram saat Buka Seminar di Bantaya, Ini Penyebabnya
Sebanyak 8 pekerja di Kota Palu tersengat aliran listrik saat memasang lampu penerangan jalan umum (PJU), Senin (5/9/2022)/Ist

Palu

Pasang Lampu Jalan Tanpa Sepengetahuan PLN, 3 Petugas Dishub di Palu Tewas Kesetrum
KNPI Sulteng dan KNPI Sulteng bagikan sembako di Panti Asuhan Al-Amaanah, Kota Palu/Ist

Palu

Berbagi di Bulan Ramadan, KNPI Sulteng-PT CPM Salurkan Sembako untuk Anak Yatim dan Duafa
Anggota Ditsamapta Polda Sulteng saat patroli dengan menggunakan sepeda di Pantai Kampung Nelayan, Kota Palu

Palu

Ditsamapta Polda Sulteng Gelar Patroli Gunakan Sepeda dan Berjalan Kaki
Tasman Abdullah, pedagang suvenir kayu eboni di Pelabuhan Pantoloan raup untung selama mudik dan libur Lebaran, Kamis (5/5/2022)/hariansulteng

Palu

Berkah Lebaran, Pedagang Suvenir Kayu Eboni di Pelabuhan Pantoloan Raup Untung Saat Mudik
Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) menggelar halal bihalal usai libur panjang hari raya Idulfitri 1446 Hijriah, Kamis (10/04/2025)/Ist

Palu

Perkuat Kebersamaan, Polda Sulteng Gelar Halal Bihalal Usai Libur Lebaran
Ilustrasi - kekerasan seksual/Ist

Palu

Dugaan Kekerasan Seksual di Panti Asuhan Palu, Korban Tempuh Jalur Hukum
Habib Idrus bin Salim Aljufri (Guru Tua)/Ist

Palu

Pemerintah Indonesia Akui Status Kewarganegaraan Guru Tua