Home / Sulteng

Jumat, 27 Januari 2023 - 23:54 WIB

Nahkodai Kerukunan Keluarga Kawanua di Sulteng, Steven Langsung Open Donasi untuk Korban Banjir Manado

Steven Yohanes Kambey resmi dikukuhkan menjadi Ketua DPW Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) periode 2022 - 2027/hariansulteng

Steven Yohanes Kambey resmi dikukuhkan menjadi Ketua DPW Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) periode 2022 - 2027/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM – Steven Yohanes Kambey resmi dikukuhkan menjadi Ketua DPW Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) periode 2022 – 2027.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung Ketua DPP KKK, Angelica Tengker di Hotel Best Western, Jalan Basuki Rahmat, Kota Palu, Jumat (27/1/2023) malam.

Dalam kesempatan tersebut, hadir sejumlah undangan seperti Anggota DPR RI Matindas J Rumambi dan beberapa pejabat unsur forkopimda lingkup Pemprov Sulteng.

Ketua KKK Sulteng, Steven berkomitmen akan merusaha maksimal untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah Sulawesi Tengah.

“Nilai-nilai dari para leluhur akan kami bawa dan terapkan di Sulawesi Tengah untuk bersama-sama membangun daerah di berbagai sektor, baik sosial, budaya maupun ekonomi. Kami juga mohon doa dari masyarakat Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Baca juga  Untad Ingatkan Calon Mahasiswa Baru Waspada Oknum Janjikan Jalan Pintas

Steven menyebut warga Kawanua di Sulawesi Tengah berjumlah hampir 30 ribu jiwa. Kehadiran warga Kawanua di Bumi Tadulako ini diharapkan dapat memberikan manfaat di tengah-tengah masyarakat.

Sebagai orang Minahasa, pihaknya juga akan segera menggalang donasi untuk korban banjir dan longsor di Manado, Sulawesi Utara.

Mengutip data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado, banjir terjadi di 40 titik yang tersebar di 25 kelurahan, serta dua warga dilaporkan meninggal dunia.

Baca juga  Momentum Hut 21, Demokrat Sulteng Kehadiran Wajah-wajah Baru

“Salah satu misi kami yaitu penanggulangan bencana. Kami akan open donasi dan menyalurkan bantuan sesegera mungkin bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana di tanah Minahasa,” jelas Steven.

Sementara itu, Ketua DPP KKK, Angelica Tengker berpesan agar Kerukunan Keluarga Kawanua di masing-masing wilayah senantiasa menjaga kebersamaan dan persatuan.

“Senang rasanya bertemu warga Kawanua di Palu, ini juga sekaligus pembenahan Kerukunan Keluarga Kawanua di Sulawesi Tengah. Tetap jaga persatuan, berikan pelayanan terbaik kepada warga Kawanua agar semakin maju dan bisa semakin berdampak bagi masyarakat luas,” ujar Angelica. (Sub)

Share :

Baca Juga

Polres Tolitoli berhasil menangkap pelaku pencabulan yang ternyata ayahnya sendiri/istimewa

Tolitoli

Bejat, Seorang Ayah di Tolitoli Setubuhi Anak Kandung Sendiri
ARCHY Research and Strategy Indonesia merilis hasil survei Pilgub Sulteng 2024/Ist

Sulteng

Survei Pilgub Sulteng Versi ARCHY: Keterpilihan Cudy Ungguli Ahmad Ali dan Anwar Hafid
Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Legowo WR Jatmiko dinobatkan sebagai sesepuh adat saat berkunjung ke Kabupten Tolitoli, Sulawesi Tengah, Jumat (19/1/2024)/Ist

Tolitoli

Berkunjung ke Tolitoli, Pangdam XIII/Merdeka Dinobatkan sebagai Sesepuh Adat
KPU Kota Palu menggelar sosialisasi tahapan Pilkada 2024, Sabtu (4/5/2024)/hariansulteng

Palu

KPU Palu Tetapkan Syarat Calon Wali Kota Jalur Independen Minimal 23.046 Dukungan KTP
Peduli lingkungan, Huabao salurkan peralatan pengelolaan sampah lewat program CSR/Ist

Morowali

Peduli Lingkungan, Huabao Salurkan Peralatan Pengelolaan Sampah Lewat Program CSR
Zhenshi Holding Group bersama dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan sepakat perpanjang landasan pacu Bandara Morowali, Rabu (13/11/2024)/Ist

Morowali

Zhenshi Holding Group Perpanjang Landasan Pacu Bandara Morowali Lewat Program CSR
Ahmad Ali menerima kunjungan ratusan driver ojol di kediamannya, Minggu (17/11/2024)/Ist

Palu

Curhat ke Ahmad Ali, Ratusan Pengemudi Ojol Merasa Tak Diperhatikan Pemda
Ilustrasi penembakan/Ist

Parigi Moutong

Jadi Tersangka, Polisi Pelaku Penembakan Demonstran di Parimo Terancam 5 Tahun Penjara