Home / Palu

Sabtu, 10 Februari 2024 - 20:06 WIB

Komunitas Transpuan di Palu Melawan Stigma dan Harapannya di Pemilu 2024

Ilustrasi/iStock

Ilustrasi/iStock

Pombegaya fokus pada isu HIV/AIDS serta kampanye untuk menghentikan stigma negatif dan diskriminasi yang terus dialami transpuan.

Berbeda dari Hiwari, Pompegaya memiliki badan hukum alias legal melalui penerbitan akta pendirian oleh notaris.

Sebagian besar transpuan yang terhimpun di Hiwari ikut bergabung di Pompegaya. Mereka kemudian melibatkan diri dalam berbagai aktivitas positif, seperti bermitra dengan pemerintah dalam penanggulangan HIV/AIDS.

Sebab, kata Mimi, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) menganggap transpuan salah satu populasi kunci yang berisiko tinggi terjangkit virus tersebut.

“Waria di Palu dulunya belum ada wadah, bertebaran begitu saja. Setelah di Pompegaya kami banyak ikut terlibat dalam program-program pemerintah. Salah satunya kami diminta membantu dalam penanggulangan AIDS,” terangnya.

Dikatakan Mimi, kaum transpuan tak jarang semakin terkucilkan karena banyak yang menganggapnya sama dengan gay dalam istilah lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT).

“Hubungan sesama jenis dipikir pasti waria. Ada namanya lelaki seks lelaki lainnya (LSL). Jadi sesama lelaki nge-seks, tetapi bukan dalam bentuk waria. Ini yang masyarakat tidak tahu,” ujar Mimi.

Baca juga  Wali Kota Hadianto Rasyid Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2024 di Mapolresta Palu

Melalui komunitas yang ia dirikan, Mimi aktif memperjuangkan berbagai kebutuhan dasar transpuan, salah satunya soal kartu identitas.

Ia menyebut ada sekitar 100-an transpuan di Kota Palu yang tersebar di beberapa kecamatan. Semuanya kini telah memiliki e-KTP.

Dengan kepemilikan KTP, transpuan bisa mengakses berbagai layanan publik, termasuk menggunakan hak suara pada Pemilu 2024.

Meski demikian, bukan berarti transpuan bebas dari masalah sepanjang hidupnya. Tantangan besar yang belum terpecahkan adalah soal stigma.

Mimi mengaku mengidamkan sosok pemimpin dan wakil rakyat yang mau memerhatikan aspirasi transpuan yang selama ini termarginalkan.

Pesta demokrasi tahun ini menjadi harapan baru bagi komunitasnya. Meskipun menurutnya, harapan itu sangat tipis karena selama ini para elite politik tidak memiliki kepedulian khusus pada isu keberagaman.

“Tidak ada. Dengan keterlibatan kami di program (KPA) tadi, beberapa kali diundang kegiatan musrembang, memang itu mulai bagus. Sebelumnya selama ini memang tidak ada ruang untuk menyuarakan apa yang menjadi hak-hak kami juga. Tidak usahlah melihat bahwa kami waria, tetapi apa yang selama ini telah kami lakukan untuk membantu pemerintah dengan terlibat di KPA,” ucap Mimi.

Baca juga  Sekkot Palu Irmayanti Hadiri Kirab Setahun Menuju Pemilu 2024, Diikuti 13 Partai Politik

Perjalanan Panjang Pemenuhan Hak Transpuan

Transpuan merupakan bagian dari warga negara Indonesia (WNI). Sebagai warga negara, mereka berhak untuk mendapatkan hak-haknya.

Solidaritas Korban Pelanggaran Hak Asasi Manusia (SKP-HAM) Sulteng menjadi salah satu organisasi yang ikut memperjuangkan agar hak-hak keberadaan kelompok minoritas ini dapat terpenuhi.

“Dalam perspektif HAM, seperangkat hak melekat pada setiap manusia tanpa memandang suku bangsa, ras, jenis kelamin, agama maupun ekspresi gender. Hak-hak ini tidak bisa dicabut. Manusia sudah cukup menjadi dasar, tidak ada lagi embel-embel lainnya. Undang-undang tegas soal itu,” kata Ketua SKP-HAM Sulteng, Nurlaela Lamasitudju saat ditemui, Jumat (9/2/2024).

Share :

Baca Juga

Ilustrasi - Waspada penipuan mengatasnamakan instansi lingkup Pemkot Palu/Ist

Palu

Waspada Penipuan Catut Bappeda Kota Palu, Modus Order Makanan
Kapolresta Palu Kombes Pol Deny Abrahams mengunjungi seluruh pos pengamanan , pos pelayanan serta Pos terpadu Idulfitri 1446 H di Kota Palu, Rabu (02/04/2025)/Ist

Palu

Kapolresta Palu Kunjungi Pos Pengamanan Lebaran, Bagikan Bingkisan ke Petugas Jaga
Pengawalan Paspampres saat Wakil Presiden Ma'ruf Amin berkunjung ke Ponpes Alkhairaat Jl Sis Aljufri, Kelurahan Siranindi, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Kamis (6/1/2022)/hariansulteng

Palu

Kawal Ketat Ma’ruf Amin di Palu, Segini Daftar Gaji Paspampres
Pemkot Palu sepakati naikkan UMK sebesar 6,5 persen, Kamis (12/12/2024)/Pemkot Palu

Palu

Resmi, UMK Kota Palu Naik 6,5 Persen Jadi Rp3.386.588
Walhi Sulteng menyatakan sumber mata air di Watusampu dan Buluri terancam tambang/Ist

Palu

Walhi Sulteng: Sumber Mata Air di Buluri dan Watusampu Terancam Tambang
Danrem Brigjen TNI Toto Nurwanto meninjau langsung kegiatan pasar murah di Lapangan Korem 132/Tadulako, Selasa (26/4/2022)/Ist

Palu

Emak-emak di Palu Serbu Elpiji 3 Kilogram Rp 18 Ribu di Pasar Murah Korem 132/Tadulako
Pemerintah Kota Palu resmi memberangkatkan peserta program Mudik Gratis 2025 dari Kota Makassar menuju Kota Palu, Sabtu (22/03/2025)/Pemkot Palu

Palu

Gunakan 3 Armada Bus, Pemkot Palu Berangkatkan 100 Peserta Mudik Gratis dari Makassar
Situasi depan kantor PT Citra Palu Minerals (CPM) di Kelurahan Poboya, Kota Palu, kembali memanas, Kamis (12/2/2025). (Foto: hariansulteng.com)

Palu

Demo Nyaris Ricuh, Massa Ber-Siga Goyang Pagar Kantor CPM Tuntut Keadilan