Home / Sulteng

Selasa, 27 Juni 2023 - 22:09 WIB

Ibu di Sulteng Jual Bayinya Rp12 Juta, Modus Lapor Polisi Sang Anak Jadi Korban Penculikan

Polda Sulteng ungkap kasus perdagangan orang atau bayi/hariansulteng

Polda Sulteng ungkap kasus perdagangan orang atau bayi/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM – Seorang bayi berusia satu tahun bernisial AH menjadi korban perdagangan oleh orang tuanya sendiri asal Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Kasus ini bermula ketika ibu kandung dari sang bayi berinisial S melapor ke polisi bahwa anaknya menjadi korban penculikan pada 31 Mei 2023.

Ketika diselidiki, Polda Sulteng mendapati fakta bahwa kasus tersebut merupakan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Hal itu diutarakan Dirreskrimum Polda Sulteng, Kombes Parajohan Simanjuntak dalam jumpa pers, Selasa (27/6/2023).

Parajohan mengatakan, pihaknya menerima laporan bahwa bayi tersebut diculik di Bandara Mutiara Sis Aljufri, Kota Palu.

Akan tetapi, rekaman CCTV memperlihatkan jika bayi tersebut diserahkan sendiri oleh orang tuanya dan mendapatkan sejumlah uang.

“Kalau diculik itu diambil tanpa sepengetahuan, tetapi bayinya diantarkan langsung. Ibu ini jauh-jauh dari Parigi Moutong ke bandara dan menyerahkan bayinya kepada perempuan F (buron) seharga Rp12 juta,” jelas Parajohan.

Berbekal dari temuan tersebut, Ditreskrimum Polda Sulteng melakukan pengembangan dengan mengutus tim ke Kabupaten Grobongan, Jawa Tengah, Bangka Belitung, dan DKI Jakarta atau Bekasi.

Baca juga  Longsor Berulang, Proyek Preservasi Jalur Kebun Kopi Tuai Kritik

Di Jawa Tengah, tim memeriksa R dan mendapatkan inforkasi kalau F merupakan makelar jual beli anak.

Di wilayah Jawa Tengah, tim memeriksa R dan mendapatkan informasi bahwa F adalah makelar jual beli anak,

Selain itu, R juga menyebut ibu kandung harus membayar tebusan Rp25 juta jika menginginkan kembali anaknya.

Sementara Bangka, Belitung kata Parajohan, penyidik Sulteng Sulteng bersama kepolisian setempat mengamankan 3 tersangka lainnya.

Mereka masing-masing inisial M alias CM (41) asal Bekasi, LK alias Lia (35) warga Jakarta dan YN (45) asal Pangkal Pinang, Bangka Belitung.

“M alias CM menjual korban bayi AH kepada YN melalui perantara LK alias Lia seharga Rp25 juta. Selain itu, YN juga memberikan uang ucapan terima kasih Rp1 Juta kepada LK alias Lia,” terang Parajohan.

Tersangka M sudah 9 kali melakukan jual beli anak. Saat menjual kepada Y, LK alias Lia meyakinkan M bahwa anak itu dari Kabupaten Bangka dan mencari orangtua untuk diadopsi.

Baca juga  Polda Sulteng Buka Penerimaan Polri Terpadu, Cek Waktu dan Syarat Pendaftaran

Kemudian dari wilayah Jakarta atau Bekasi, penyidik mengamankan 3 tersangka lagi, yaitu A alias Yanti (35) dan RS alias Rizal (39) asal Jakarta, serta SS alias Siti (29) dari Kecamatan Tempe Sulawesi Selatan.

A alias Yanti berperan menyuruh F yang kini dalam pengejaran polisi untuk mengambil anak ke Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Setiba di Jakarta, A alias Yanti bertugas menerima bayi AH dan dibawa ke Provinsi Bangka Belitung untuk diserahkan tersangka M.

“A alias Yanti dibantu oleh RS yang mengaku sebagai orang tua yang mengadopsi bayi AH. Sedangkan SS alias Siti adalah ibu kandung dari anak bayi AH yang diperjualbelikan. Modus dalam kasus ini adalah mengadopsi anak, namun anak tersebut diperdagangkan,” ujarnya.

“Para tersangka dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dan/atau Undang-Undang Tindak Pidana Perdagangan orang dengan ancaman minimal 3 tahun maksimal 15 tahun dan denda minimal Rp60 Juta dan maksimal Rp300 juta, ujar Parajohan. (Bal)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi Wisuda Universitas Tadulako angkatan 107-108 beberapa waktu lalu

Palu

1.758 Wisudawan Ikuti Wisuda Offline Untad Tanpa Kalung dan Medali
Owner SJ Jersey Shop, Shafar Julianto/hariansulteng

Palu

Demam Piala Dunia 2022, Cerita Penjual Jersey di Palu Sebulan Raup Omzet Rp 120 Juta
Tangkapan layar aksi dua pria palak pengunjung Pantai Kampung Nelayan sambil mengacungkan pisau/Ist

Palu

Acungkan Pisau, Viral Aksi Dua Pria Palak Pengunjung Pantai Kampung Nelayan Palu
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto berkunjung ke Korem 132/Tadulako, Rabu (15/5/2024)/Ist

Palu

Kunker ke Palu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto Kenang saat Jabat Danrem 132/Tadulako

Palu

Hadianto Puji Mutiara Fest, Sebut Konsep yang Disukai Anak Muda
Taman Nasional Palu/Pemkot Palu

Palu

Pemkot Palu Sediakan WiFi Gratis 100 Mbps di Dua Titik Ini
Prokopim Palu sosialisasikan aplikasi Si Kelor/hariansulteng

Palu

Prokopim Palu Sosialisasikan Aplikasi Si Kelor
Masyarakat Kelurahan Siranindi, Kota Palu menggelar event tahunan bernama Festival Tangga Banggo ke-4/hariansulteng

Palu

Parade Budaya hingga Pentas Musik Meriahkan Festival Tangga Banggo ke-4 di Kelurahan Siranindi