Home / Sulteng

Jumat, 28 Maret 2025 - 23:51 WIB

FKUB Sulteng Sebut Pernyataan Fuad Plered yang Hina Guru Tua Ancam Kerukunan

Ketua FKUB Sulteng, Prof Zainal Abidin/Ist

Ketua FKUB Sulteng, Prof Zainal Abidin/Ist

HARIANSULTENG.COM – Pernyataan Fuad Plered yang dinilai menghina Habib Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua menuai kecaman keras dari berbagai pihak

Forum Kerukunan Umat Beragama Sulawesi Tengah (FKUB Sulteng) menyebut umpatan Fuad Plered terhadap pendiri Alkhairaat itu dapat memecah kerukunan.

“Kami mengecam keras pernyataan Fuad Plered yang jelas-jelas menghina tokoh besar yang sangat dihormati oleh masyarakat Alkhairaat. Ujaran seperti ini dapat memicu perpecahan dan merusak keharmonisan sosial,” Ketua FKUB Sulteng, Prof Zainal Abidin, Jumat (28/03/2025).

Rais Syuriyah PBNU menerangkan bahwa pernyataan Fuad Plered telah melukai perasaan warga Alkhairaat.

Sebab, kata Zainal, Guru Tua selama ini dikenal sebagai sosok ulama kharismatik yang telah berjasa dalam dunia pendidikan dan dakwah Islam di Indonesia, khususnya di kawasan timur.

Baca juga  Korem 132/Tadulako Terima Bantuan 30 Kendaraan Dinas Baru dari Kementerian Pertahanan

Pihaknya mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga ketenangan dan tidak terpancing provokasi.

Menurut Ketua MUI Kota Palu itu, Guru Tua dan lembaga Alkhairaat adalah tokoh dan lembaga besar.

Olehnya, Zainal menyebut bukan level orang seperti Fuad Plered sebagai tandingannya sehingga perlu dihadapi dengan penuh keadaban dan kesantunan.

”Tidak boleh meniru gaya dan perilaku Fuad Plered itu, kami mengajak semua pihak untuk menahan diri dan tidak terprovokasi oleh pernyataan yang tidak bertanggung jawab ini” tutur Zainal.

Baca juga  FKUB Sulteng Apresiasi Peran TNI-Polri Jaga Kamtibmas Usai Pilkada

Selain itu, FKUB Sulteng juga meminta aparat penegak hukum untuk bertindak cepat dan tegas dalam menangani kasus ini agar tidak berkembang lebih luas.

Menurutnya, sikap hormat terhadap tokoh agama dan budaya adalah bagian dari upaya menjaga keharmonisan dan kedamaian di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Adanya insiden ini, FKUB Sulteng kembali mengingatkan pentingnya menjaga lisan dan sikap dalam berpendapat, terutama dalam isu-isu yang berkaitan dengan tokoh agama yang dihormati oleh banyak pihak.

“Mari kita jaga persaudaraan dan kedamaian di negeri ini dengan menghormati satu sama lain,” imbuh Zainal.

(Red)

Share :

Baca Juga

Wakil Walikota Palu Reny A Lamadjido memimpin Apel Kesadaran Nasional pertama di tahun 2023/ist

Palu

Pimpin Apel Kesadaran Nasional, Reny A Lamadjido Ingatkan Fungsi dan Tugas ASN
Kepala Bappeda Sulteng Cristina Sandra Tobono, Wakil Wali Kota Palu Reny A Lamadjido bersama pejabat lainnya memanjatkan usai mendengar kabar meninggalnya Kepala Bappeda Morowali, Ramli Sanudin/hariansulteng

Sulteng

Kabar Duka, Kepala Bappeda Morowali Meninggal Dunia Saat Para Pejabat Hadiri Forkkom Bappeda se-Sulteng
Koordinator Presidium MN KAHMI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung hadiri pelantikan pengurus MD KAHMI Palu, Minggu (28/8/2022)/hariansulteng

Palu

Presidium MN KAHMI Ungkap Alasan Sulteng Jadi Tuan Rumah Musyawarah Nasional
PDI Perjuangan Sulteng menggelar Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) ke-VI, Kamis (13/11/2025). (Foto: hariansulteng.com)

Palu

Selain Muharram Nurdin, 3 Nama Menguat Jadi Calon Ketua PDI Perjuangan Sulteng
Presiden Jokowi berkunjung ke Pasar Masomba, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (30/8/2023)/hariansulteng

Sulteng

Polda Sulteng Kerahkan 2.809 Personel Amankan Kunjungan Presiden Jokowi
Reny A Lamadjido bersama alumni HMI di Palu gelar diskusi jelang pelantikan pengurus KAHMI Kota Palu, Rabu (10/8/2022)/Ist

Palu

Wakil Wali Kota Reny Siap Pasang Badan Sukseskan Munas XI KAHMI di Palu
Deklarasi GMC Sulteng di Taman GOR, Kota Palu/Ist

Sulteng

Dukungan Kian Meluas, Ganjar Milenial Hadir di Sulawesi Tengah
Kapolda Sulteng, Irjen Rudy Sufahriadi menggelar konferensi pers terkait tewasnya seorang anggota teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) bernama Suhardin alias Hasan Pranata, Kamis (28/4/2022)/hariansulteng

Sulteng

Pengamat Terorisme Sebut Jaringan Kelompok MIT Tersebar Hampir di Semua Wilayah Sulteng