Home / Palu

Kamis, 10 Maret 2022 - 21:20 WIB

Di Hadapan Wakil Menteri LHK, Mahasiswa Untad Singgung Masalah Tambang Ilegal Dongi-Dongi

Mahasiswa Untad berdialog dengan Wamen LHK, Alue Dohong soal aktivitas tambang ilegal, Kamis (10/3/2022)/hariansulteng

Mahasiswa Untad berdialog dengan Wamen LHK, Alue Dohong soal aktivitas tambang ilegal, Kamis (10/3/2022)/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM, PALU – Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Wamen LHK), Alue Dohong menyempatkan berdialog dengan mahasiswa saat berkunjung ke Universitas Tadulako (Untad) di Kota Palu, Kamis (10/3/2022).

Pada kesempatan itu, seorang mahasiswa menyinggung aktivitas tambang ilegal Dongi-Dongi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Pasalnya, pertambangan emas ilegal Dongi-Dongi masuk di kawasan konservasi Taman Nasional Lore Lindu (TNLL).

Menanggapi hal itu, Wamen Alue mengaku telah mendengar masalah tersebut dari Kepala Balai Besar TNLL.

Baca juga  Grub Band Slank Siap Hibur Warga Kota Palu Awal Tahun ini, Catat Tanggal dan Lokasinya

“Saya sudah mendapat laporan bahwa Kepala Balai Besar TNLL sudah mengeluarkan 3.000 penambang,” ujar Alue.

Alue menjelaskan, pihaknya melakukan pendekatan multi door mechanism terkait persoalan tambang Dongi-Dongi.

“Untuk masalah tambang ilegal Dongi-Dongi 15 hektare di Lore Lindu, kami akan mengkombinasikan penegakan hukum, pengembangan mata pencaharian serta legalitas,” terangnya.

Wamen LHK Alue Dohong mengisi kuliah umum di Untad, Kamis (10/3/2022)/hariansulteng

Wamen LHK Alue Dohong mengisi kuliah umum di Untad, Kamis (10/3/2022)/hariansulteng

Alue mengemukakan bahwa para pelaku penambangan ilegal di Dongi-Dongi berasal dari luar Sulawesi Tengah.

Baca juga  Masa Kecil Witan Sulaeman di Palu, Pulang Ngaji Langsung Latihan Sepak Bola

Di sisi lain, kata dia, masyarakat adat justru seolah mati-matian ikut mengamankan wilayah tersebut.

Sehingga Kementerian LHK bakal segera membangun Kantor Seksi Penegakan Hukum (Gakkum) Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Penambang di Dongi-Dongi bukan orang lokal, datangnya dari provinsi lain bahkan dari Jawa. Kami akan segera membangun Kantor Seksi Gakkum di sini. Kita harus tegas, kerjasama dengan TNI-Polri, Pemda dan masyarakat adat,” ujar Alue. (Agr)

Share :

Baca Juga

Hujan deras disertai angin kencang melanda Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (15/2/2023)/Ist

Palu

Diterjang Angin Kencang, Belasan Rumah dan 2 Sekolah di Kelurahan Balaroa Palu Rusak
Sopir truk menunjukkan QR code pembelian solar subsidi/Ist

Palu

Beli Solar Subsidi Pakai QR Qode Berlaku Besok, Masyarakat Palu Diimbau Segera Daftar MyPertamina
Sejumlah pos beratapkan terpal berdiri di lokasi PETI Poboya. (Foto: Istimewa)

Palu

Longsor Lagi di Poboya, Aktivitas PETI Kembali Menelan Korban
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, didampingi wakilnya Reny A Lamadjido memimpin langsung jalannya apel Kesadaran Nasional, Senin (17/7/2023)/Pemkot Palu

Palu

Pimpin Apel Kesadaran Nasional, Wali Kota Palu Beri Pesan Penting ke Pegawai
Pemerhati Ormas Oi Epol/istimewa

Palu

Pemerhati Ormas Oi Angkat Suara Terkait Kekisruhan Dualisme di Sulteng
Tim Verifikasi Dinas Kesehatan meninjau Dapur Rutan Kelas IIA Palu, Rabu (1/2/2023)/Ist

Palu

Pastikan Dapur Sehat, Rutan Palu Perpanjang Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi
Ilustrasi Densus 88 Antiteror Polri/Ist

Palu

Terduga Teroris yang Ditangkap di Palu Jaringan Anshor Daulah
Ketua Komisi A DPRD Kota Palu, Mutmainah Korona/Instagram @mutmainahkorona

Palu

Anggota DPRD Kota Palu Soroti Kasus Pencabulan Anak di Ujuna “Dicuekin” Polisi