Home / Palu

Sabtu, 11 Desember 2021 - 02:16 WIB

Cerita Mahasiswi Untad Diajak Tidur Pemilik Kos, Diduga Oknum Polisi

Ilustrasi pelecehan seksual/Ist

Ilustrasi pelecehan seksual/Ist

HARIANSULTENG.COM, PALU – Seorang oknum polisi diduga melakukan pelecehan terhadap mahasiswi di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Korban berinisial F, mahasiswi Universitas Tadulako (Untad) mendapat tindakan tak senonoh saat ngekos.

“Saya dapat kos dari promote temanku, dia Polwan. Dia bilang kost itu milik seniornya, namanya Kendi dan bertugas di Polda Sulteng,” kata F, Sabtu (11/12/2021).

F ngekos di Jl Tombolotutu, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu selama sebulan sejak 9 November 2021.

Sehari sebelum meninggali kos, pemilik kos meminta dirinya untuk mengambil kunci kamar.

Saat itu F sedang berada di Kelurahan Pantoloan, sekitar 25 kilometer dari tempat kosnya.

Karena sudah larut malam dan jauh, F berencana akan mengambil kunci kos keesokan harinya.

Namun pemilik kos menghubungi F dan menawarkan diri untuk menjemputnya di Pantoloan.

“Kejadiannya jam 10 malam, dia seperti memaksa ingin menjemput saya,” kata F.

Baca juga  Isi Kuliah Umum di Untad, Wakil Menteri LHK Alue Dohong Jadi Sasaran Foto Mahasiswa

F mengaku awalnya tidak menaruh kecurigaan terhadap keinginan pemilik kos untuk menjemputnya.

Namun si pemilik kos mengubungi F dan meminta agar dirinya diizinkan tidur bersamanya di kamar.

“Dia malah mau nginap di kamar saya, saya tolak. Alasannya kalau dia pulang rumahnya sudah kunci. Saya bilang ke dia tidak perlu repot-repot, biar saya ambil sendiri kunci kos besok,” ungkapnya.

Tiga minggu dari kejadian itu, F kembali mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari pemilik kos.

Ketika itu F sedang kerja tugas tengah malam bersama teman-temannya di kamar kos miliknya.

Mengetahui hal itu, pemilik kos mengirim pesan Whatsapp kepada F sekitar pukul 02.00 Wita dini hari.

Pemilik kos kemudian kembali menghubungi dan meminta F agar menemani dirinya di kamar pojok karena sedang dalam keadaan mabuk.

Belakangan, F baru mengetahui bahwa kamar pojok tersebut merupakan kamar si pemilik kos.

Baca juga  Polisi Serahkan 2 Tersangka Korupsi Rp 29 M di Bangkep ke Kejaksaan

Sementara, kata dia, pemilik kos saat hari pertama ingin menginap di kamarnya dengan dalih tidak ada kamar kosong.

Isi pesan pemilik kos itu pun langsung F perlihatkan kepada teman-temannya.

“Saat kejadian awal itu saya belum tahu kamar di ujung itu kamarnya. Barulah cewe di sebelah saya mengatakan kamar itu kamarnya Kendi,” katanya.

“Dia minta ditemani di kamar karena sedang mabuk berat, katanya mau muntah dan tidak ada yang jaga. Saya bilang kalau saya dan teman-temanku akan menemaninya beramai-ramai. Namun dari situ chat saya sudah tidak dibalas lagi,” terang F.

Saat dikonfirmasi, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sulteng, Kompol Sugeng Lestari menyarankan agar F membuat laporan atas kejadian dialaminya.

“Silahkan dilaporkan dulu untuk membuktikan. Apabila itu benar dan dalam proses ada porsi sanksi kepada yang bersangkutan melalui sidang etik atau disiplin,” kata Kompol Sugeng. (Rmd)

Share :

Baca Juga

Jembatan IV atau Jembatan Kuning ambruk akibat gempa disertai tsunami pada 28 September 2018/Ist

Infrastruktur

Jembatan IV Palu Bakal Dibangun Kembali Awal Tahun Depan
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2024 di Mapolresta Palu, Rabu (3/4/2024)/Ist

Palu

Wali Kota Hadianto Rasyid Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2024 di Mapolresta Palu
Puluhan warga lingkar tambang Poboya menggelar aksi unjuk rasa dengan menutup akses jalan menuju kantor PT Citra Palu Minerals (CPM), Selasa (20/05/2025)/Ist

Palu

Tolak Tambang Bawah Tanah di Poboya, Warga Bakar Ban dan Tutup Jalan Menuju Kantor CPM
Empat dari enam terdakwa kasus dugaan bank garansi fiktif di Bank Sulteng menyatakan keberatan atas dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Palu, Selasa (27/5/2025)/Ist

Palu

Empat Terdakwa Kasus Garansi Fiktif Bank Sulteng Keberatan soal Dakwaan JPU
Ilustrasi dinding panjat/Ist

Palu

Jelang Pembukaan, Peserta Panjat Tebing Mapala Galara FEB Untad Terus Bertambah
Wakil Wali Kota Palu, Reny A Lamadjido menghadiri puncakhalal bihalal Polresta Palu dan masyarakat pada Minggu (7/5/2023)/Pemkot Palu

Palu

Wakil Wali Kota Reny Lamadjido Hadiri Puncak Halal Bihalal Polresta Palu
Kakanwil Kemenkumham Sulteng, Budi Argap Situngkir memberi arahan kepada jajaran Rutan Kelas IIA Palu, Selasa (12/4/2022)/hariansulteng

Palu

Kakanwil Kemenkumham Sulteng Ingatkan Petugas Perketat Pengawasan di Rutan Palu
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid menghadiri undangan masyarakat Kelurahan Tondo di kelurahan setempat, Minggu (5/10/2025). (Foto: Pemkot Palu)

Advertorial

Penuhi Undangan Warga Tondo, Hadianto Bicara Masalah Eks HGB