Home / Tolitoli

Senin, 19 Januari 2026 - 17:29 WIB

Baru Dua Bulan Selesai, Proyek Pengaman Pantai di Galumpang Tolitoli Sudah Rusak

Kerusakan proyek pengaman pantai di Kabupaten Tolitoli menuai sorotan. (Foto: Istimewa)

Kerusakan proyek pengaman pantai di Kabupaten Tolitoli menuai sorotan. (Foto: Istimewa)

HARIANSULTENG.COM, TOLITOLI – Proyek pengaman pantai di Desa Galumpang, Kecamatan Dakopamean, Kabupaten Tolitoli, menuai sorotan. Sebab, baru dua bulan selesai dikerja, kondisinya sudah rusak.

Proyek ini dikerjakan CV Lima R Basysyar dengan anggaran Rp1,8 miliar. Dananya bersumber dari APBD Tolitoli tahun 2025.

Anggarannya melekat di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tolitoli dengan masa kerja selama 180 hari mulai 1 Mei-27 Oktober 2025.

Revetment pantai atau talud penahan ombak tampak sudah retak di sejumlah titik. Cor betonnya bahkan sudah terlepas. Batu gajah sebagai pondasi terlihat jelas.

Kondisi ini membuat revetment terancam roboh. Timbunan di bagian atas revetment juga bermasalah. Material timbunan sudah terbelah dan menunjukkan tanda-tanda longsor.

Baca juga  Brimob Sulteng Musnahkan Mortir Temuan Warga Dondo Tolitoli

Warga setempat mengaku kecewa melihat kondisi pekerjaan pengaman pantai tersebut. Mereka khawatir air laut kembali naik dan menggenangi rumah-rumah warga. Padahal proyek itu diharapkan menjadi solusi perlindungan pantai.

“Proyek ini pakai uang negara, kami minta diperiksa. Baru selesai dikerja, tapi sudah rusak begini. Bagaimana mau diharapkan,” keluh seorang warga.

Warga menduga kualitas pekerjaan itu rendah. Mereka meminta pihak terkait, termasuk aparat penegak hukum, turun tangan memeriksa proyek tersebut. Mereka berharap ada tindakan sebelum protes warga meluas.

Pelaksana kegiatan atau kontraktor pengaman pantai di Desa Galumpang, Jhonny Pongki, tidak merespons upaya konfirmasi yang dikirim melalui aplikasi percakapan.

Baca juga  Pemkab Tolitoli Gelar Pisah Sambut Kapolres Baru

Terpisah, Kepala BPBD Tolitoli Abdullah Haruna yang dihubungi, Senin (19/1/2026), mengakui pekerjaan pengaman pantai di Desa Galumpang sudah rusak di beberapa titik. Penyebab kerusakan, kata dia, karena beberapa waktu lalu terjadi banjir rob.

“Ini memang terjadi saat air rob kemarin. Tapi talud tidak pecah, hanya bagian pelesteran. Kami sudah periksa. Pada batu gajah memang kondisi begitu, aman. Kalau cor beton tidak ada yang terlepas,” jelasnya.

Abdullah menyebut pekerjaan itu saat ini masih masa pemeliharaan. Dan dalam waktu dekat akan dilakukan perbaikan kembali.

“Akan diperbaiki, masih dalam masa pemeliharaan. Karena memang kemarin dihantam air rob yang cukup besar,” pungkas Abdullah.

(Rif)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi gardu listrik/Ist

Tolitoli

Gardu Listrik Rusak Akibat Angin Puting Beliung di Baolan Tolitoli
Banjir di Kabupaten Tolitoli beberapa waktu lalu, contoh bencana hidrometeorologi/hariansulteng

Tolitoli

4 Kelurahan dan 3 Desa di Kecamatan Baolan Tolitoli Terendam Banjir Setinggi Lutut
Seorang anak bernama Rahmat (13) dilaporkan hilang do sungai di Desa Muara Besar, Kecamatan Ogodeide, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah/Ist

Tolitoli

Anak 13 Tahun Hilang saat Mandi di Sungai Desa Muara Besar Tolitoli
Satukan Persepsi, Kapolres Tolitoli Jalin Sinergitas Dengan Awak Media

Tolitoli

Satukan Persepsi, Kapolres Tolitoli Jalin Sinergitas Dengan Awak Media
Terbukti langgar aturan pilkada, Pj Kades Dungingis diganjar 1 bulan penjara/Ist

Tolitoli

Terbukti Langgar Aturan Pilkada, Pj Kades Dungingis Diganjar 1 Bulan Penjara
Jembatan inspeksi di Desa Tampiala, Kecamatan Dampal Selatan, Kabupaten Tolitoli tampak rusak berat akibat terjangan banjir, Jumat (25/3/2022)/Ist

Tolitoli

Rusak Akibat Banjir, Fasilitas SPAM dan Jembatan di Desa Tampiala Tolitoli Terbengkalai
Akhirnya, Objek Wisata Puncak Surga Teluk Jaya di Resmikan Bupati Tolitoli

Sulteng

Akhirnya, Objek Wisata Puncak Surga Teluk Jaya Diresmikan Bupati Tolitoli
Hotel Santika ke-3 Hadir di Kota Bandung/Ist

Tolitoli

Hotel Santika ke-3 Hadir di Kota Bandung