Home / Sulteng

Senin, 30 September 2024 - 20:44 WIB

Arti Tagline ‘Kueva’ Pasangan Sangganipa, Cudy: Melawan Kemiskinan

Rusdy Mastura hadiri pertemuan konsolidasi bersama relawan Sangganipa/Ist

Rusdy Mastura hadiri pertemuan konsolidasi bersama relawan Sangganipa/Ist

HARIANSULTENG.COM – Calon gubernur petahana Sulawesi Tengah (Sulteng), Rusdy Mastura alias Cudy menyatakan tagline Kueva bukan ditujukan kepada individu atau kelompok tertentu.

Kueva yang berarti saya lawan menjadi tagline perjuangan untuk melawan kemiskinan, dan ketertinggalan Sulawesi Tengah dalam proses tranformasi menuju Sulteng Emas.

Hal itu disampaikan Cudy dalam pertemuan konsolidasi bersama para relawan pada Senin (30/9/2024).

Kegiatan itu turut dihadiri Ketua Koalisi Relawan Sangganipa, Hidayat dan Ketua Koalisi Sangganipa, Muharram Nurdin.

“Bukan ditujukan pada seseorang, kelompok atau komunitas. Tapi tak lain, adalah tagline perjuangan untuk melawan kemiskinan,” ucap Cudy dalam keterangannya, Senin (30/9/2024).

Pada Pilgub Sulteng 2024, Cudy berduet dengan Sulaiman Agusto Hambuako. Pasangan ini dikenal dengan slogan Sangganipa atau satu sekali lagi.

Baca juga  Bawa Logistik Pilkada ke Pedalaman Banggai, Petugas Jalan Kaki Lewati Gunung dan Sungai

Cudy menyebut ke depan ingin memprioritaskan potensi pertanian, perkebunan dan peternakan, yaitu memberikan keunggulan dan penyiapan pertanian dan holtikultura.

“Termasuk penyiapan peternakan sapi. Saat ini satu ekor sapi hanya berat 100 kilogram, menjadi 500 kilogram. Dan sekarang sudah disiapkan pemerintahan provinsi. Duta besar Vietnam sudah datang membawa investor,’’ terang suami Vera Rompas itu.

Cudy menambahkan bahwa demikian pula dengan holtikultura. Setidaknya ada empat buah-buahan yang menjadi spesifikasi.

Pertama buah durian yang sudah menembus pasar China. Kemudian ada buah nangka, manggis dan anggur.

“Selain pasar di luar negeri China, Brunei dan nantinya memenuhi pasar IKN,’’ ungkap Cudy.

Baca juga  Survei Pilgub Sulteng Versi SDI: Elektabilitas Rusdy Mastura Tertinggi, Disusul Ahmad Ali dan Anwar Hafid

Irwan Sang Petarung

Mantan wali kota Palu dua itu menaruh perhatian pada sosok Bupati Sigi, Irwan Lapatta yang berani menjadi Ketua Koalisi Relawan Sangganipa.

‘’Ini (Irwan) adalah figur petarung. Berani mempertaruhkan apapun nanti risiko hanya untuk bergabung dalam perjuangan Sangganipa,’’ kata Cudy dengan suara bergetar menahan tangis.

Cudy mengajak relawan Sangganipa agar bisa mengambil inspirasi dari keberanian ‘Sang Pengabdi’ yang berani memperjuangkan nilai – nilai kebenaran, kejujuran dari suara hati nurani.

“Tidak takut dengan ancaman apapun. Mau jadi pemimpin tapi takut-takut,’’ tegas Rusdy Mastura.

(Adv)

Share :

Baca Juga

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu menggelar aksi bersih-bersih di sepanjang Pantai Talise hingga Layana, Jumat (23/2/2024)/Pemkot Palu

Palu

Peringati Hari Peduli Sampah Nasional, Pemkot Palu Gelar Aksi Bersih-bersih di Pantai Talise
Kepala BPJN Sulteng, Dadi Muradi. (Sumber: Ist)

Sulteng

BPJN Sulteng Bantah Sebar Pamflet Jadwal Buka Tutup Jalur Kebun Kopi
Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin meresmikan pembukaan restoran A'Robi Prime di Jalan Balai Kota Selatan, Kota Palu, Sabtu (03/05/2025)/Pemkot Palu

Palu

Imelda Resmikan Restoran A’Robi Prime di Jalan Balai Kota Selatan
Dua remaja terkena busur akibat tawuran antar geng motor di Kota Palu, Jumat (07/02/2025)/Ist

Palu

Tawuran Geng Motor di Palu, Dua Remaja Terkena Busur di Pipi dan Tangan
AKBP Baharuddin paparkan kinerja BNN Kota Palu sepanjang Januari-Oktober 2023/hariansulteng

Palu

BNN Kota Palu Beberkan Capaian Kinerja Sepanjang Januari-Oktober 2023
Suasana rumah duka Abdul Rahim, bocah kelas 2 SD yang diduga dibunuh anak pensiunan polisi/hariansulteng

Palu

Bocah SD di Palu Diduga Tewas di Tangan Anak Pensiunan Polisi, Keluarga Tuntut Keadilan
Untad gelar jumpa pers terkait penerimaan mahasiswa baru jalur SMMPTN 2023/hariansulteng

Palu

Pendaftaran Mulai 17 Juni, Untad Siapkan Kuota 2.308 Mahasiswa Baru Jalur SMMPTN

Donggala

PLN Besok Padamkan Listrik 4 Jam di Palu, Sigi, Donggala dan Parigi Moutong