Home / Parigi Moutong

Kamis, 4 Juli 2024 - 23:41 WIB

Ahmad Ali Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Parimo

Ahmad Ali melakukan peninjauan ke lokasi terdampak banjir bandang di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Kamis (4/7/2024)/hariansulteng

Ahmad Ali melakukan peninjauan ke lokasi terdampak banjir bandang di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Kamis (4/7/2024)/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM, PARIMOAhmad Ali melakukan peninjauan ke lokasi terdampak banjir bandang di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Kamis (4/7/2024).

Diketahui, banjir bandang yang menerjang Desa Sienjo dan Desa Sibalago, Kecamatan Toribulu pada 23 Juni 2024 lalu mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

Desa Sibalago menjadi titik pertama yang dikunjungi Ahmad Ali didampingi Ketua DPRD Sulteng, Nilam Sari Lawira.

Ahmad Ali datang ke Desa Sibalago atas dasar permintaan warga. Dirinya dihubungi untuk melihat kondisi warga terdampak banjir bandang.

“Saya minta maaf baru bisa datang. Soalnya saat dihubungi saya masih di tanah suci,” ujar Ahmad Ali.

Pada kesempatan itu, Ahmad Ali mendegarkan keluhan dan kebutuhan mendesak warga terdampak, salah satunya terkait peralatan memasak.

Baca juga  Dishut Sulteng Pastikan Penertiban PETI Taopa Terus Berlanjut

Ahmad Ali merasa sedih melihat kondisi warga yang serba kekurangan pascabanjir bandang beberapa waktu lalu. Ia pun memberikan bantuan dalam bentuk uang tunai.

“Hari ini saya tidak membawa sembako, hanya uang tunai yang tidak seberapa. Semoga bisa meringankan beban bapak dan ibu. Saya rasa dengan bantuan uang tunai ini, masyarakat bisa gunakan sesuai dengan kebutuhan,” kata Ahmad Ali.

Selain itu, Ahmad Ali juga bakal mengerahkan alat berat untuk membersihkan material banjir yang masih berserakan di sekitar pemukiman warga.

“Teknisnya seperti apa nanti ada di Dinas PU. Berapa jumlah alat berat yang dibutuhkan akan kami kirim. Saya sudah perintahkan staf di beberapa perusahaan untuk sementara berhenti, alat berat kerahkan ke lokasi bencana untuk membersihkan material,” ungkapnya.

Baca juga  Suara Hati Rakyat Kecil di Parimo: Jangan Biarkan Ahmad Ali Berjalan Sendiri

Setelah dari Desa Sibalago, politisi kelahiran Morowali berusia 55 tahun itu kemudian meninjau lokasi banjir di Desa Sienjo.

Ahmad Ali menegaskan kunjungannya ke lokasi bencana tidak ada kaitan dengan pencalonannya di Pilgub Sulteng 2024.

“Tidak ada kaitannya dengan politik. Masalah pilgub adalah soal kelayakan. Apa yang saya lalukan murni bantu kemanusiaan. Masyarakat tidak memiliki utang terhadap bantuan yang saya berikan,” ucapnya.

(Adv)

Share :

Baca Juga

Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Djoko Wienartono/hariansulteng

Parigi Moutong

Bagi-bagi Kartu Nama Caleg, Oknum Kades di Parimo Jadi Tersangka Tindak Pidana Pemilu
Sebuah Alat berat sedang mengeruk material tambang di Desa Lobu belum lama ini. (Sumber: Ist)

Parigi Moutong

Menagih Komitmen Menjaga Alam Taopa dan Moutong dari Tambang Ilegal
Ilustrasi kecelakaan/Ist

Parigi Moutong

Kecelakaan di Jalur Kebun Kopi, Mahasiswi UIN Datokarama Meninggal saat Perjalanan Mudik
Ilustrasi/PLN

Donggala

Dampak Cuaca Buruk, PLN Lakukan Pemadaman Listrik di Palu dan 2 Kabupaten Hari Ini
Satgas Madago Raya intensifkan pendekatan kepada masyarakat jelang pelantikan bupati Parigi Moutong (Parimo) terpilih, Sabtu (31/05/2025)/Ist

Parigi Moutong

Jelang Pelantikan Bupati, Satgas Madago Raya Sambangi Tokoh Pemuda di Parigi Moutong
Kepala Kantor Komnas HAM Perwakilan Sulteng, Dedi Askary/hariansulteng

Parigi Moutong

Beda Keterangan Komnas HAM dan Polisi Soal Situasi Pascademo Ricuh di Parigi Moutong
Banjir kembali menerjang wilayah Kecamatan Balinggi dan Torue, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Minggu (11/6/2023)/Ist

Parigi Moutong

Banjir Susulan Kembali Terjang 2 Kecamatan di Parimo, Ratusan Rumah Terdampak
Tim pemenangan BerAmal gelar kampanye dialogis di Desa Boloung Olonggota, Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu malam (16/11/2024)/Ist

Parigi Moutong

Kampanye Dialogis BerAmal di Boloung Olonggota, Warga: Kami Percaya Ahmad Ali, Bukan yang Lain