Home / Banggai

Selasa, 16 Juli 2024 - 14:22 WIB

Ahmad Ali Bicara soal Pembangunan Berbasis Kelautan di Acara TEMALI Luwuk

Ahmad Ali bicara soal pembangunan berbasis kelautan di acara TEMALI Luwuk, Senin (15/7/2024)/hariansulteng

Ahmad Ali bicara soal pembangunan berbasis kelautan di acara TEMALI Luwuk, Senin (15/7/2024)/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM, BANGGAI – Forum diskusi bertajuk ‘TEMALI’ mewarnai perjalanan safari politik Ahmad Ali sebagai bakal calon gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) 2024.

TEMALI merupakan singkatan dari Temu Mat Ali, sebuah program yang dibuat oleh anak-anak muda pendukung Ahmad Ali tergabung dalam relawan Banuata.

Setelah dilaksanakan di Parigi Moutong dan Poso, acara TEMALI berlanjut di kawasan Shopping Mall Luwuk, Kabupaten Banggai, Senin (15/7/2024).

Berbeda dari sebelumnya, TEMALI di Luwuk menghadirkan panelis untuk menguji gagasan sang calon gubernur. Salah satunya Eva Bande, tokoh perempuan sekaligus aktivis sosial kemasyarakatan.

Dari Eva, Ahmad Ali dimintai pandangannya soal potensi kelautan Sulawesi Tengah khususnya bagian timur meliputi Banggai, Banggai Kepulauan dan Banggai Laut.

Ahmad Ali menilai kekayaan sumber daya kelautan di Banggai bersaudara dapat menjadi salah satu penopang ekonomi di wilayah tersebut.

Baca juga  Arti Tagline 'Kueva' Pasangan Sangganipa, Cudy: Melawan Kemiskinan

Sulawesi Tengah merupakan provinsi kepulauan dengan luas perairan sekitar 77.295,90 km persegi dan panjang garis pantai mencapai 7.010,60 km.

Akan tetapi, kebijakan pembangunan selama ini ia anggap belum menaruh perhatian yang serius terhadap sektor kelautan dan perikanan.

“Persoalan ini juga terus menghantui diri saya. Ada daerah yang terkenal dengan kekayaan lautnya. Tetapi anehnya, belum ada satu pun kepala daerah di Sulawesi Tengah yang menjadikan laut sebagai basis pembangunan,” ungkap Ahmad Ali.

Waketum NasDem itu mengatakan, program pemberdayaan masyarakat pesisir dan laut tak jarang menjadi ‘janji manis tanpa bukti’ para politisi demi mendulang suara dari segmen nelayan.

Bagi Ahmad Ali, politik adalah pengabdian tertinggi dalam kehidupan. Meskipun ia mengakui bahwa politik bisa menjadikan siapa saja abai terhadap moral.

Baca juga  Gubernur dan Kapolda Sulteng Bertolak ke Banggai Tinjau Pelaksanaan PSU

Sebagai kandidat calon gubernur, Ahmad Ali hanya bisa meyakinkan masyarakat bahwa dirinya tak ingin dicap sebagai politisi pengingkar janjir.

Ia bersama Abdul Karim Aljufri berkomitmen untuk memajukan sektor kelautan dan perikanan, serta meningkatkan kesejahteraan nelayan.

“Insya Allah ketika saya menjadi gubernur, saya tidak akan menyentuh tambang dalam kebijakan pemerintah provinsi. Melainkan lebih kepada mendorong tata kelola sumber daya laut, serta hal-hal yang menyangkut peningkatan sumber daya manusia,” ucap Ahmad Ali.

“Kehidupan nelayan masih jauh dari kata sejahtera. Profesi ini dilakoni hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bukan persoalan bisa atau tidak memperbaiki kondisi ini, tetapi mau atau tidak. Jika mau, maka RPJMD Sulawesi Tengah diarahkan untuk mengembangkan potensi kelautan,” ungkapnya menambahkan.

(Adv)

Share :

Baca Juga

Mahkamah Konstitusi/Ist

Banggai

Sengketa Pilkada Banggai, MK Putuskan PSU di Kecamatan Toili dan Simpang Raya
Jenazah Briptu Anumerta Alfandi Steve Karamoy, korban aksi penembakan KKB Papua tiba di Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Minggu siang (21/1/2024)/Ist

Banggai

Jenazah Anggota Brimob Korban Penembakan KKB Papua Tiba di Luwuk Banggai
Ilustrasi penembakan/Ist

Banggai

Niat Lerai Keributan di Banggai, Polisi Lepaskan Tembakan Peringatan Kenai Warga
Rapat terkait pembahasan CSR PT ANI yang selama dua tahun belum dibayarkan/Ikbal

Banggai

Tak Hadiri Undangan Rapat Masalah CSR, Warga Desa Hion Kecewa Pada PT ANIĀ 
Kapolres Banggai, AKBP Putu Hendra Binangkari sambut jenazah Benny Laos di Bandara Luwuk, Minggu (13/10/2024)/Ist

Banggai

Kapolres Banggai Sambut Jenazah Benny Laos di Bandara Luwuk
Petugas Lapas Luwuk gagalkan penyelundupan paket sabu/Ist

Banggai

Dilempar dari Luar Tembok, Petugas Lapas Luwuk Gagalkan Penyelundupan Paket Sabu
Banjir bandang menerjang Desa Huhak, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, Minggu (4/9/2022)/Ist

Banggai

Banjir Bandang Terjang Banggai, Akses Jalan Penghubung Desa Huhak-Lontio Terputus
Ilustrasi gempa bumi/Ist

Banggai

Gempa Magnitudo 5,8 di Sulut Terasa Hingga Banggai-Banggai Kepulauan