Home / Palu

Kamis, 28 Desember 2023 - 20:32 WIB

Idap Meningitis, Warga Binaan Rutan Palu Meninggal Usai 9 Hari Dirawat

Pemakaman F, warga binaan Rutan Palu yang meninggal karena meningitis/Ist

Pemakaman F, warga binaan Rutan Palu yang meninggal karena meningitis/Ist

HARIANSULTENG.COM, PALU – Seorang warga binaan di Rutan Kelas IIA Palu berinisial F meninggal dunia usai mendapat perawatan intensif di rumah sakit.

F didiagnosa menderita penyakit suspek meningitis. Ia menghembuskan napas terakhir setelah dirawat selama 9 hari.

“Kami turut berbela sungkawa atas meninggalnya seorang warga binaan kami karena sakit. Kami telah berupaya memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada almarhum, namum kuasa Tuhan tidak dapat dihindari,” ungkap Kepala Rutan Palu, Yansen dalam keterangannya, Kamis (28/12/2023).

Yansen menjelaskan bahwa sebelumnya F merasa demam dan langsung mendapatkan penanganan pertama di Klinik Rutan Sehat pada 18 Desember 2023.

Perawat Rutan Palu kemudian merujuknya ke RS Bhayangkara karena kondisi F tidak mengalami perubahan. Kondisi ini lalu diberitahukan kepada pihak keluarga.

Baca juga  Pemkot Palu Janji Beri Sertifikasi Khusus Bagi Sekolah yang Latih Siswa Disiplin Beribadah

“Dokter RS Bhayangkara menjelaskan bahwa almarhum didiagnosa menderita Suspek Meningitis. Setelah menjalani perawatan selama empat hari, F dirujuk ke RSUD Undata Palu untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” terangnya.

Selama menjalani perawatan, perawat Rutan Palu melakukan kontrol langsung dan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit.

Namun pada Rabu (27/12/2023) sekitar pukul 15.25 Wita, F dinyatakan meninggal dunia. Hal ini pun langsung disampaikan kepada pihak keluarga.

“Almarhum adalah orang yang baik dan aktif dalam mengikuti kegiatan pembinaan. Semoga Allah menempatkan beliau di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan,” tutur Yansen.

Baca juga  Kunjungi Sejumlah Gereja, Wali Kota Palu Harap Perayaan Natal Membawa Pesan Kedamaian

Herdi selaku Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Palu menyebut pihaknya turun langsung untuk melakukan proses pemakaman jenazah F.

“Sebelumnya kami telah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga almarhum. Dikarenakan jarak keluarga almarhum yang berada di Sulawesi Tenggara, keluarga menyerahkan seluruh proses pemakaman dilaksanakan oleh pihak Rutan Palu,” jelas Herdi.

“Kami terus berkomunikasi dengan pihak keluarga, baik dari proses pengurusan administrasi hingga pemulasaran jenazah yang dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum Palu Timur (Pemakaman Massal Indah Paboya),” tuturnya menambahkan.

(Adr)

Share :

Baca Juga

Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, SE menerima kunjungan sejumlah petani anggur di wilayahnya, Senin (2/10/2023)/Pemkot Palu

Palu

Pemkot Palu Kirim Petani Anggur Terbaiknya ke Korea Selatan
Ketua Komisi A DPRD Kota Palu, Irsan Satria/Ist

Palu

Komisi A DPRD Palu Minta Pimpinan OPD Juga Dites Urine Buntut Sejumlah Pegawai Positif Narkoba
Keindahan gemerlap Kota Palu dari kawasan Huntap Duyu, Rabu (13/7/2022) malam/hariansulteng

Palu

Huntap Duyu, Tempat Menikmati Gemerlap Kota Palu dari Ketinggian
Kapolda Sulteng, Irjen Agus Nugroho melaksanakan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Tatura, Kota Palu, Senin (24/6/2024)/Ist

Palu

Peringati HUT Bhayangkara ke-78, Kapolda Sulteng Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Tatura
Pemerintah Kota Palu menyerahkan bantuan kepada korban terdampak banjir di Desa Limboro, Kabupaten Donggala, Kamis (10/7/2025). (Foto: Pemkot Palu)

Advertorial

Pemkot Palu Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir di Donggala
Hadianto Rasyid memimpin pelepasan dan upacara pemakaman pegawai Pemerintah Kota Palu, almarhum Mirfan, Senin (29/9/2025). (Foto: Pemkot Palu)

Advertorial

Hadianto Rasyid Pimpin Pelepasan Jenazah Pegawai Pemkot Palu
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid/Ist

Palu

Pemkot Palu Akan Beri Modal Usaha Rp 20 Juta bagi Anak Muda, Cek Persyaratannya
Polisi melumpuhkan residivis curanmor di Palu dengan timah panas, Minggu (8/6/2025). (Sumber: Ist)

Palu

Beraksi di 18 TKP, Polresta Palu Lumpuhkan Residivis Curanmor dengan Timah Panas