Home / Palu

Sabtu, 25 November 2023 - 19:13 WIB

Sasar 400 KK di 2023, ATR/BPN Palu Target Pemberdayaan Tanah Masyarakat Tahun Depan Meningkat

Analis Petanahan ATR/BPN Palu, Sesotya Ariani/hariansulteng

Analis Petanahan ATR/BPN Palu, Sesotya Ariani/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM, PALU – Pemberdayaan Tanah Masyarakat (PTM) menjadi salah satu upaya Kementerian ATR/BPN untuk menggali potensi ekonomi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui program ini, ATR/BPN Kota Palu memperkenalkan tsuraya batik sebagai produsen motif batik daun kelor yang menjadi khas ibu kota Sulawesi Tengah.

PTM ini telah berjalan sejak 2021. Pada 2023, ATR/BPN Palu mengeksekusi 4 kelurahan, yaitu Kelurahan Lambara, Pantoloan Boya, Layana Indah dan Boyaoge.

“Dari hasil pemetaan sosial, target di Pantoloan Boya lebih banyak dibanding dengan kelurahan lain,” ujar Analis Petanahan ATR/BPN Palu, Sesotya Ariani dalam jumpa pers, Jumat (24/11/2023).

Ia menjelaskan, kegiatan PTM dibagi menjadi skema 3 tahun. Tahun pertama yaitu penanganan akses yang nantinya subjek-subjek hasil pemetaan dibuatkan SK penerimaan akses.

Pada tahun kedua, proses selanjutnya yakni penataan kelembagaan, dan pengembangan usaha serta akses pemasaran di tahun ketiga.

Baca juga  Pemkot Palu Raih Anugerah Revolusi Mental 2024 Kategori Pemerintah Daerah

Subjek serta objek dari PTM harus memiliki sertifikat atau yang sementara dilakukan kegiatan sertifikasi, baik melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), redistribusi tanah, maupun lintas sektor.

Hal ini berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 62 Tahun 2023 tentang Percepatan Pelaksanaan Reforma Agraria.

ATR/BPN Palu menargetkan 400 kepala keluarga (KK) sebagai subjek PTM di tahun 2023. Jumlah ini meningkat meningkat dibanding tahun 2021 sebanyak 175 KK, dan 300 KK pada tahun 2022.

“Dengan banyaknya masukan dan berhasilnya kegiatan ini, Insya Allah 2024 nantinya pasti bertambah lagi,” ungkap Ariani.

Program PTM in diharapkan dapat meningkatkan potensi baik SDM maupun sosio-ekonomi masyarakat di masing-masing kelurahan.

Konsultan Pemberdayaan Tanah Masyarakat ATR/BPN Palu, Marcellino Bugid menerangkan bahwa Tsuraya Batik merupakan nama kelompok UMKM di Kelurahan Pantoloan Boya.

Baca juga  Wakil Wali Kota Palu Soroti Peningkatan Angka Stunting di Kelurahan Layana Indah

Kelompok ini baru terbentuk tahun 2023 dengan jumlah anggota sebanyak 10 orang yang didominasi anak-anak muda.

Saat tahapan penentuan lokasi PTM, Disperindag Kota Palu menyarankan Pantoloan Boya dengan potensi tenun batik atau batik tulis bermotif kelor.

“Kelor merupakan ciri khas Kota Palu, ada 16 motif yang sudah didaftarkan ke HaKI. Jumlah Tsuraya Batik ada 10, tapi yang menjadi subjek hanya 8,” terangnya.

Dikatakan Marcel, pengurangan subjek ini karena terdapat sejumlah standar dalam pemetaan sosial, seperti harus memiliki sertifikat.

“Kami juga dibatasi. Jadi dari target 400 KK, hanya boleh ada 10 persen yang tanahnya belum bersertifikat,” jelas Marcel.

“Untuk Kelurahan Pantoloan Boya, tahun depan kami akan melakukan pendampingan terkait kelembagaan. Jadi skemanya masuk di tahun kedua, dan untuk tahun ketiga terkait akses pemasarannya,” pungkasnya.

(Jmr)

Share :

Baca Juga

Ketua Panitia Dies Natalis Untad ke-42, Haerul Anam/hariansulteng

Palu

Universitas Tadulako Siapkan Rangkaian Acara Peringati Dies Natalis ke-42
Radar Sulteng resmi berganti nama jadi Radar Palu/Ist

Palu

Resmi! Radar Sulteng Ganti Nama Jadi Radar Palu
Habib Alwi Aljufri saat membacakan riwayat perjalanan dakwah Guru Tua di pembukaan peringatan haul, Rabu (11/5/2022) malam/hariansulteng

Palu

Momen Habib Alwi Aljufri Terisak Saat Cerita Detik-detik Wafatnya Guru Tua
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, bersama tim kembali melaksanakan kegiatan Silaturahim Ramadan, Rabu malam (19/03/2025)/Pemkot Palu

Palu

Silaturahim Ramadan, Wali Kota Hadianto Rasyid Ungkap Keistimewaan Malam Lailatul Qadar
Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin secara simbolis meresmikan pembukaan kembali Ramayana Store Palu, Minggu (09/03/2025)/Pemkot Palu

Palu

Imelda Liliana Muhidin Resmikan Pembukaan Ramayana Store Palu

Palu

Berikut Nama-nama Rotasi Lurah Baru di Palu
Gubernur Kalimantan Utara dan Maluku Utara hadiri puncak peringatan Haul Guru Tua ke-54 di Palu, Sabtu (14/5/2022)/Ist

Palu

Gubernur Kaltara dan Maluku Utara Hadiri Puncak Haul Guru Tua ke-54 di Palu
Ilustrasi pelecehan seksual/Ist

Palu

Cerita Mahasiswi Untad Diajak Tidur Pemilik Kos, Diduga Oknum Polisi