Home / Donggala

Senin, 26 Desember 2022 - 12:57 WIB

Warga Desa Pesik Kecamatan Sojol Utara Temukan 44 Mortir

Warga di Desa Pesik, Kecamatan Sojol Utara, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) temukan 44 biji mortir/istimewa 

Warga di Desa Pesik, Kecamatan Sojol Utara, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) temukan 44 biji mortir/istimewa 

HARIANSULTENG.COM,PALU– Warga di Desa Pesik, Kecamatan Sojol Utara, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) temukan 44 biji mortir.

Kasubsi PIDM Humas Polres Donggala, Bripka Adrian Sadly menyampaikan, penemuan mortir itu berawal dari informasi yang didapatkan oleh Kapolsek Sojol dari salah satu warga Desa Pesik atas nama Nasir.

“Penemuan mortir tersebut yaitu pada hari Rabu tanggal 21 Desember 2022 sekitar jam 10.00 wita, Nasir naik ke pegununhan di dusun 3 Kecamatan Sojol Utara dengan maksud hendak membuat perahu. Pada saat melintas di jalan menuju hutan, Nasir menemukan benda yang menyerupai mortir sehingga Nasir kembali ke kampung dan melaporkan ke Jumri untuk disampaikan kepada Bhabinkamtibmas Desa Pesik Brigadir Aziz,” ungkap Bripka Adrian Sadly, Senin (26/12/2022).

Baca juga  PLN Besok Padamkan Listrik 4 Jam di Palu, Sigi, Donggala dan Parigi Moutong

Kemudian, atas arahan dari Brigadir Azis, pada hari Kamis, 22/12/2022 sekitar pukul 09.00 wita Nasir bersama 3 warga desa lainnya kembali ke hutan tempat ditemukannya barang tersebut.

Sesampai di TKP ke empat warga tersebut melihat benda yang dicurigai adalah mortir.

Baca juga  Deretan Banjir di Dampelas Donggala Sejak Awal 2021, November Terparah?

Sehingga mereka berinisiatif untuk mencari di sekitar lokasi penemuan pertama.

“Dari hasil pencarian dengan radius 5 meter ditemukan sebanyak 44 biji,” sebut Bripka Adrian Sadly.

Saat ini benda temuan tersebut sdh dikimpulkan menjadi satu dan diamankan di pegunungan Desa Pesik sekitar 500 meter dari lokasi penemuan.

Diketahui, mortir adalah senjata artileri yang diisi dari depan, dan menembakkan peluru dengan kecepatan yang rendah, jarak yang jangkauan dekat, dan dengan perjalanan peluru yang tinggi lengkungan parabolanya. (Slh)

Share :

Baca Juga

Warga Desa Marana demo menuntut agar Bupati Donggala, Kasman Lassa ditangkap/hariansulteng

Donggala

11 Mobil Pick Up Angkut Warga Desa Marana Demo Tuntut Bupati Kasman Lassa Ditangkap
Ahmad Ali berfoto selfie bersama masyarakat Desa Sioyong, Kabupaten Donggala di acara Konser Beramal, Sabtu malam (3/8/2024)/Ist

Donggala

Ahmad Ali Dorong Pemekaran Donggala Demi Pelayanan Masyarakat Lebih Baik
Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Legowo WR Jatmiko memanen jagung di Desa Labuan Toposo, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala/Ist

Donggala

Hari Ketiga di Sulteng, Pangdam XIII/Merdeka Panen Jagung bersama Masyarakat Donggala
Alumni Madrasah Aliyah Alkhairaat Lumbumamara Resmi daftar di Pilkades/istimewa

Donggala

Alumni Madrasah Aliyah Alkhairaat Lumbumamara Resmi Daftar Pilkades
Wakil Presiden Ma'ruf Amin meresmikan Kawasan Pangan Nusantara (KPN) di Desa Talaga, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Rabu (4/10/2023)/hariansulteng

Donggala

Wakil Presiden Resmikan Kawasan Pangan Nusantara di Donggala Seluas 1.123 Hektare
Sukarelawan Srikandi Dukung Ganjar menggelar pelatihan menenun kepada warga yang ada di Desa Towale, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala/Ist

Donggala

Dorong Perekonomian Warga, Srikandi Ganjar Promosikan Tenun Khas Desa Towale Lewat Pelatihan
Berburu kelelawar pada Kamis (28/4) seorang warga desa Tonggolobibi, Kec. Sojol hingga kini belum kembali. Informasi tersebut diterima pihak Basarnas Palu pada Sabtu (30/4)/istimewa humas basarnas

Donggala

Niatnya Berburu Kelelawar, Satu Warga Sojol Hilang di Hutan
Ilustrasi penyegelan

Donggala

Kepala Sekolah Arogan, Madrasah Aliyah di Surumana Donggala di Segel Warga