Home / Palu

Minggu, 11 September 2022 - 19:15 WIB

Mahasiswa Sejumlah Fakultas di Untad Pasang Spanduk Seruan Demo Tolak Harga BBM Besok

Mahasiswa Faperta Untad pasang spanduk seruan demo tolak kenaikan harga BBM, Minggu (11/9/2022)/hariansulteng

Mahasiswa Faperta Untad pasang spanduk seruan demo tolak kenaikan harga BBM, Minggu (11/9/2022)/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM, PALU – Mahasiswa di Kota Palu bakal kembali menggelar aksi demonstrasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Bahkan, mahasiswa di beberapa fakultas Universitas Tadulako (Untad) memasang spanduk di tengah kampus berisi seruan unjuk rasa pada 12 September 2022 besok.

Aksi demonstrasi itu rencananya dipusatkan di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Tengah (DPRD Sulteng), Jalan Sam Ratulangi, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu.

“Perkuliahan dan praktikum dipindahkan ke depan kantor DPRD #24 sks,” demikian tulisan spanduk di depan Gedung Dekanat Fakultas Pertanian (Faperta) Untad.

Baca juga  Selewengkan Distribusi BBM, 10 SPBU Nakal di Sulteng Kena Sanksi Pertamina

Selain Faperta Untad, spanduk berisi ajakan serupa juga terbentang di beberapa fakultas lainnya, seperti Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dan Fakultas Kehutanan (Fahutan).

“Ada beberapa BEM yang terlibat dalam aksi ini. Kalau dari kami diperkirakan 50 orang akan turun, namun bisa saja jumlahnya lebih dari itu,” ungkap Ketua BEM Fahutan Untad, Rahul Halindis, Minggu (11/9/2022).

Selain kenaikan harga BBM, Rahul menerangkan terdapat beberapa isu turunan yang menjadi tuntutan mahasiswa.

Di antaranya penindakan terhadap perusahaan tambang yang belum dikenai pajak, penghapusan besarnya dana pensiun anggota DPR, naikkan upah buruh dan lainnya.

Baca juga  Didemo Soal HGU PT MAB di Lahan Eks Tambak Udang Batui Banggai, Ini Penjelasan ATR/BPN Sulteng

Mahasiswa Untad sebelumnya telah turun ke jalan menyuarakan penolakan kenaikan harga BBM pada 6 September 2022.

Spanduk berisi seruan demo BBM di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Untad, Minggu (11/9/2022)/hariansulteng

Spanduk berisi seruan demo BBM di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Untad, Minggu (11/9/2022)/hariansulteng

Akan tetapi, sejumlah BEM fakultas di Untad memilih tidak ikut serta karena faktor persamaan persepsi saat konsolidasi.

“Presma Untad ikut aksi saat itu, namun beberapa ketua BEM tidak ikut turun. Karena saat konsolidasi sebelumnya, masukan dan saran dari teman-teman BEM tidak semua ditampung. Maka kami melakukan kajian kembali dan memutuskan menggelar aksi besok,” ujar Rahul. (Sub)

Share :

Baca Juga

Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti Pettalolo melakukan pertemuan dengan Tim Pembina Samsat Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng)/Pemkot Palu

Palu

Pemkot Palu-Samsat Sulteng Bahas Optimalisasi Pajak Kendaraan Bermotor
Langit mendung di Kota Palu, Selasa (22/2/2022)/hariansulteng

Palu

Di Tanggal Cantik Kota Palu Paling Dingin, Suhunya Capai 19 Derajat Celcius
Asisten 2 Setda Kota Palu, Husaema menghadiri acara pisah sambut jabatan dan pisah sambut Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Teluk Palu/Pemkot Palu

Palu

Wakili Wali Kota Hadianto Rasyid, Husaema Hadiri Pisah Sambut Kepala KSOP Teluk Palu
Gubernur Sulteng, Anwar Hafid memberikan sambutan di malam penutupan Semarak Sulteng Nambaso, Senin (12/05/2025)/Ist

Palu

Karut Marut di Balik Panggung Semarak Sulteng Nambaso
KNPI Sulteng dan KNPI Sulteng bagikan sembako di Panti Asuhan Al-Amaanah, Kota Palu/Ist

Palu

Berbagi di Bulan Ramadan, KNPI Sulteng-PT CPM Salurkan Sembako untuk Anak Yatim dan Duafa
Habib Husen Alhabsyi bersama LBH Sulteng menggelar konferensi pers terkait kisruh HPA, Jumat (5/4/2024)/hariansulteng

Palu

Layangkan Somasi, Kubu Habib Husen Alhabsyi Sebut SK Pengurus Sementara HPA Cacat Hukum
Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) menemukan dugaan aktivitas ilegal di area tambang emas Kelurahan Poboya, Kota Palu, Sulawesi Tengah/Ist

Palu

Investigasi Jatam Sulteng Temukan Dugaan Penambangan Ilegal di Poboya, PT AKM Buka Suara
Ilustrasi pekerja migran Indonesia yang ditempatkan di Malaysia (Sumber: kemenkopmk.go.id)

Palu

Pekerja Migran Jadi Salah Satu Jalan untuk Sejahtera