Home / Palu

Jumat, 31 Januari 2025 - 21:02 WIB

Soroti Rencana Tambang Bawah Tanah CPM-Macmahon, FPK Bakal Gelar Aksi Jika Tuntutan Tak Dipenuhi

Ketua Front Pemuda Kaili, Erwin Lamporo/Ist

Ketua Front Pemuda Kaili, Erwin Lamporo/Ist

HARIANSULTENG.COM, PALU – Front Pemuda Kaili (FPK) menyebut rencana eksploitasi tambang bawah tanah oleh PT Citra Palu Minerals (CPM) dan Macmahon di Poboya, Kota Palu, memiliki risiko tinggi.

Ketua FPK, Erwin Lamporo mengatakan tambang bawah tanah yang dirancang berada di sesar aktif Palu-Koro.

“Sesar Palu Koro merupakan sebuah jalur sesar aktif yang sangat rentan terhadap gempa bumi besar. Aktivitas ini juga berisiko merusak hidrogeologi kawasan, termasuk mengganggu aliran Sungai Pondo yang menjadi sumber utama air bagi masyarakat sekitar,” kata Erwin, Jumat (31/05/2025).

Menurut Erwin, CPM dan Macmahon hanya mengejar profit tanpa mementingkan keselamatan warga lingkar tambang dan lingkungan sekitar.

Ia mengatakan, tambang bawah tanah di wilayah berisiko tinggi gempa dapat mempercepat pergerakan sesar, sehibgga meningkatkan kemungkinan gempa bumi dan longsor bawah tanah yang membahayakan warga.

Baca juga  Polisi Bersenjata Disiagakan Amankan Pemadaman Kebakaran Hebat di Pasar Inpres

Belum lagi, ujar Erwin, eksploitasi yang mengorbankan ekosistem Sungai Pondo yang menjadi sumber air masyarakat.

“Sistem hidrogeologi kawasan Poboya sangat sensitif terhadap gangguan aktivitas pertambangan. Jika eksploitasi ini terus berlanjut, air Sungai Pondo berisiko mengering, tercemar, atau berubah aliran secara permanen, yang berdampak buruk pada lingkungan dan kehidupan warga yang bergantung pada sungai ini,” tutur Erwin.

Sebagai putra daerah, dirinya tak ingin hasil pengelolaan sumber daya mineral yang ada di Poboya hanya dinikmati oleh pihak luar.

“Macmahon sebagai investor asing hanya fokus pada meningkatkan produksi emas dan memaksimalkan keuntungan bagi pemegang sahamnya di luar negeri, tanpa memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat lingkar tambang. Keuntungan tambang ini mengalir keluar, sementara kerusakan lingkungan dan dampaknya harus ditanggung oleh warga Palu,” imbuhnya.

Baca juga  AMSI Sulteng Gelar Serial Diskusi Dampak Buruk Pertambangan Ilegal

Melihat besarnya ancaman yang ditimbulkan oleh tambang bawah tanah ini, Front Pemuda Kaili menuntut sejumlah hal:

1. PT CPM dan Macmahon segera menghentikan rencana eksploitasi tambang bawah tanah yang mengancam lingkungan dan keselamatan warga.

2. Lakukan kajian teknis independen mengenai dampak pertambangan terhadap hidrogeologi, sesar Palu-Koro, dan stabilitas tanah di kawasan Poboya.

3. Pemerintah daerah dan pusat meninjau kembali izin pertambangan PT CPM, dengan mempertimbangkan risiko bencana dan dampak jangka panjang terhadap masyarakat.

4. Transparansi penuh dalam pelaporan dampak lingkungan, terutama terkait dengan pencemaran air Sungai Pondo dan risiko amblesan akibat aktivitas pertambangan.

“Jika tuntutan ini tidak diindahkan, Front Pemuda Kaili siap menggalang aksi besar-besaran demi menyelamatkan lingkungan dan masa depan warga Palu dari keserakahan Macmahon dan PT CPM,” pungkas Erwin.

(Red)

Share :

Baca Juga

Dinkes Sulteng menggelar workshop tentang penyebaran informasi IPV2 dan sosialisasi pelaksanaan PIN Polio, Rabu (17/7/2024)/hariansulteng

Palu

Gelar Sosialisasi IPV2, Dinkes Sulteng: Pentingnya Imunisasi Polio
Universitas Tadulako laksanakan wisuda angkatan 111, Kamis (17/3/2022)/hariansulteng

Palu

Untad Umumkan 15 Wisudawan Terbaik, Kebanyakan Diraih Perempuan
PT Sokonindo Automobile, perusahaan yang menaungi merek otomotif asal Tiongkok, DFSK dan SERES, mengadakan kampanye “Untung Banget Pakai Super Cab” di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (14/05/2025)/Pemkot Palu

Palu

Kampanye ‘Untung Banget Pakai Super Cab’ Hadir di Palu, Tawarkan Potongan Harga hingga Voucher BBM
Sejumlah warga menggelar aksi damai menyikapi kerusakan lingkungan akibat maraknya aktivitas galian C di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (21/5/2024)/Ist

Palu

Keluhkan Debu Tambang, Warga Gelar Aksi Protes Pencemaran Udara di Pesisir Pantai Palu-Donggala
Hujan deras yang mengguyut mengakibatkan banjir di Desa Labota, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah (Sulteng), Minggu (29/12/2024)/Ist

Palu

Banjir Landa Desa Labota Morowali, Ratusan Warga Mengungsi
Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin secara resmi membuka Festival Raudhah di kompleks PB Alkhairaat, Jalan Sis Aljufri, Kota Palu, Rabu malam (09/04/2025)/Pemkot Palu

Palu

Buka Festival Raudhah, Imelda Tekankan Pentingnya Syiar Perjuangan Guru Tua
Kabidpropam Polda Sulteng, Kombes Roy Satya Putra mengecek kehadiran anggota usai libur panjang hari raya Idulfitri, Rabu (09/04/2024)/Ist

Palu

Kabidpropam Polda Sulteng Cek Kehadiran Anggota Usai Libur Lebaran
Penyintas bencana 2018 berunjuk rasa di depan Kantor BP2P Sulawesi II Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Sulteng Jl Rajawali, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Selasa (4/1/2022)/hariansulteng

Nasional

Wapres Ma’ruf Amin Diminta Temui Penyintas Bencana Saat Berkunjung ke Palu Besok