Home / Palu

Jumat, 6 Desember 2024 - 21:45 WIB

Paksa Beli Pertalite Tanpa QR Code, Oknum TNI Tampar Manajer SPBU Tavanjuka Palu

Manajer SPBU Tavanjuka, Asriadi Hamzah jadi korban penamparan oknum TNI/hariansulteng

Manajer SPBU Tavanjuka, Asriadi Hamzah jadi korban penamparan oknum TNI/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM, PALU – Seorang oknum TNI terekam kamera CCTV menampar manajer SPBU Tavanjuka, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (6/12/2024).

Berdasarkan rekaman CCTV, kejadian itu terjadi sekira pukul 09.50 Wita, saat sang oknum ingin membeli BBM jenis pertalite.

Manajer SPBU Tavanjuka, Asriadi Hamzah menjelaskan bahwa oknum TNI tersebut ingin mengisi pertalite sebanyak 5 liter untuk kendaraan pribadinya.

Akan tetapi, per 1 Desember 2024, ia menyebut tidak boleh lagi mengisi BBM jenis pertalite tanpa menggunakan QR code.

“Saya menawarkan diri untuk membantu pelaku membuat QR code. Jika jaringan lancar, paling lama 5 menit pendaftaran dan bisa digunakan,” jelas Asriadi.

Baca juga  Pemkot Palu Bakal Tambah Kendaraan Operasional Satpol PP

Namun, sambung dia, sang oknum TNI tetap memaksa agar segera diisikan pertalite meskipun tak memiliki QR code.

Meski sudah berupaya menjelaskan kebijakan ini, Asriadi malah ditampar sang oknum TNI pada bagian pipi kanannya.

“Dia berupaya menampar saya pertama kali, tapi saya menghindar. Tapi dia menampar lagi seperti yang terlihat di rekaman CCTV,” ucap Asriadi.

Alih-alih meminta maaf, menurut pengakuan Asriadi, sang oknum menantangnya untuk membuat laporan jika keberatan sambil memperlihatkan name tag di seragamnya.

Seingatnya, terduga pelaku penamparan bernama Lettu Inf Agus Yudo yang diketahui menjabat sebagai Danramil 1306-02/Biromaru.

“Yang bersangkutan tidak minta maaf, dan malah menantang saya untuk melaporkan penamparan itu,” katanya menegaskan.

Baca juga  Viral Siswi SMP Negeri 4 Tojo Diduga Jadi Korban Kekerasan Kepala Sekolah

Asriadi mengungkapan dia telah bertemu pelaku dalam proses mediasi di Kodim 1306/Kota Palu. Namun, dia sebagai korban tak ingin berdamai dan akan menempuh jalur hukum.

“Saya sudah ke Denpom XIII-2 Palu untuk melapor. Namun diarahkan untuk membuat surat keterangan berobat, sebagai dasar untuk visum dan membuat laporan,” pungkasnya.

Kasus ini pun telah sampai ke pihak Korem 132/Tadulako. Mereka memastikan perkara tersebut sedang ditangani.

“Sementara di tangani anggota Kodim 1306/Kota Palu,” ucap Kapenrem 132/Tadulako, Mayor Inf Iko Power saat dikonfirmasi jurnalis via grup WhatsApp.

(Red)

Share :

Baca Juga

Camat se-Kota Palu menerima Daftar Himpunan Ketetapan Pajak (DKHP), Senin (10/03/2025)/Pemkot Palu

Palu

Pemkot Palu Instruksikan Camat Segera Edarkan SPPT ke Warga Wajib Pajak
Ilustrasi/Ist

Palu

Polisi Selidiki Kasus Penganiayaan di Homestay Palu, Satu Korban Tewas
Sekkot Palu, Irmayanti Pettalolo meninjau beberapa lokasi pohon tumbang serta sejumlah titik saluran air pascahujan deras, Rabu (24/1/2024)/Pemkot Palu

Palu

Sekkot Palu Tinjau Lokasi Pohon Tumbang Usai Hujan Deras Disertai Angin Kencang
Ilustrasi - Paskibraka Sulteng 2022 melakukan latihan di Kantor Gubernur Sulteng, Senin (18/7/2022)/hariansulteng

Palu

Dua Siswa Asal Palu Wakili Sulteng Jadi Paskibraka di Istana Negara
Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Teknik Universitas Tadulako (Untad) menyelenggarakan acara buka puasa bersama 1.000 anak yatim, Selasa (26/3/2024)/hariansulteng

Palu

Pererat Silaturahmi, IKA Teknik Untad Gelar Buka Puasa Bersama 1.000 Anak Yatim
AJI Palu usung konsep eco friendly di acara Konferta IX AJI Palu/Ist

Palu

Konferta IX AJI Palu Usung Konsep Eco Friendly, Panitia Anjurkan Peserta Bawa Tumbler
Analis Petanahan ATR/BPN Palu, Sesotya Ariani/hariansulteng

Palu

Sasar 400 KK di 2023, ATR/BPN Palu Target Pemberdayaan Tanah Masyarakat Tahun Depan Meningkat
Wakil Wali Kota (Wawali) Palu, Reny A Lamadjido mengukuhkan pengurus Perkumpulan Maesa Lembana (PESANA), Jumat malam (17/2/2023)/hariansulteng

Palu

Kukuhkan Pengurus PESANA, Wawali Palu Kenang Masa Kecil di Maesa