Home / Palu

Kamis, 28 November 2024 - 03:47 WIB

Ahmad Ali-Abdul Karim Aljufri Klaim Unggul 41,81 Persen di Pilgub Sulteng 2024

Ahmad Ali gelar konferensi pers terkait hasil sementara perolehan suara Pilgub Sulteng 2024, Rabu malam (27/11/2024)/Ist

Ahmad Ali gelar konferensi pers terkait hasil sementara perolehan suara Pilgub Sulteng 2024, Rabu malam (27/11/2024)/Ist

HARIANSULTENG.COM, PALU – Paslon nomor urut 01, Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri mengklaim unggul sementara dalam Pemilihan Gubernur Sulawesi Tengah (Pilgub Sulteng) 2024.

Hal tersebut disampaikan Ahmad Ali dalam konferensi pers yang digelar di kediamannya di Jalan Swadaya, Kota Palu, Rabu malam (27/11/2024).

Berdasarkan data real count tim internal mereka hingga pukul 20.00 WITA, pasangan dengan tagline BerAmal itu unggul dengan perolehan suara 41,81 persen.

Meski demikian, Ahmad Ali meminta para pendukung BerAmal tak bereuforia secera berlebihan atas hasil tersebut.

Satu sisi, ia juga mempersilahkan dan mengapresiasi jika ada kandidat lain yang mengklaim kemenangan.

Baca juga  Ahmad Ali Rencana Bangun Sekolah Vokasi Perikanan di Parigi Moutong

“Data yang kami sampaikan ini adalah hasil real count sementara,” kata Ahmad Ali.

Ahmad Ali juga mengingatkan kepada semua pihak untuk bersabar karena proses penghitungan suara masih berlangsung.

“Kita bersyukur kepada Allah karena saat ini kita berada di posisi teratas. Tapi ini belum final, proses tabulasi data masih berjalan. Kemenangan akan resmi saat ditetapkan oleh KPU,” tambahnya.

Ia menekankan pentingnya integritas dari para saksi dan relawan di tingkat TPS dalam menjaga hasil suara.

Menurutnya, kepastian kemenangan turut ditentukan oleh para komitmen para saksi di tiap tempat pemungutan suara (TPS).

“Laporkan hasil C1 secepatnya agar data bisa segera diinput,” ujar Ahmad Ali.

Baca juga  Barantan Palu Gelar Pasar Tani Selama 3 Hari, Berikut Daftar Harga Bahan Pokok yang Dijual

Ahmad Ali juga mengimbau kepada para pendukungnya untuk tetap bersabar dan menjaga ketertiban.

“Prosesnya masih panjang, data yang masuk baru sekitar 20 persen. Saya harap semua pendukung dapat bersabar dan memastikan semua proses berjalan dengan lancar,” tuturnya.

Meski optimis dengan hasil sementara, Ahmad Ali menegaskan bahwa pasangan BerAmal akan tetap fokus hingga tahap akhir penetapan oleh KPU.

“Jangan ada euforia yang berlebihan. Jika ada pihak lain yang mengklaim, biarkan saja. Yang terpenting, kita fokus memastikan kemenangan ini resmi ditetapkan oleh KPU,” pungkasnya.

(Adv)

Share :

Baca Juga

Buaya berkalung ban saat berjemur di tepi sungai Palu/Instagram @mattwright

Palu

Damkarmat Kota Palu Bakal Bentuk Tim Khusus Buru Buaya Berkalung Ban
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid/Ist

Palu

Imbauan Tak Mempan, Pemkot Palu Siapkan Sanksi Denda hingga Sita Tenda yang Tutupi Jalan
Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tengah berikan Surat Ijin Mengemudi (SIM) Reward Bagi masyarakat yang lahir tanggal 01 juli 2022/istimewa

Palu

Ditlantas Polda Sulteng berikan SIM Reward Masyarakat yang Lahir 1 Juli
Rektor Untad, Prof Amar/hariansulteng

Palu

Belum Ada Perpanjangan Masa Studi, 900 Mahasiswa di Untad Terancam Drop Out
Komandan Satuan Brimob Polda Sulteng KBP M Alfian Hidayat memimpin langsung kegiatan Upacara Purna Tugas Operasi Madagoraya Tahap IV tahun 2021.

Palu

Brimob Sulteng Sambut Personil Purna Tugas Madago Raya
Viral sejumlah orang disebut tengah melakukan ritual tanam kepala sapi di lokasi pembangunan Masjid Raya Darussalam Palu/Facebook Ambo Illang

Palu

Viral Sejumlah Orang Diduga Sedang Ritual Tanam Kepala Sapi di Kawasan Eks Masjid Agung Palu
Kapolda Sulteng, Irjen Agus Nugroho memberikan piagam penghargaan kepada satker dan personel yang berprestasi di bidang administrasi keuangan Polri, Senin (06/01/2025)/Ist

Palu

Awali Tahun 2025, Kapolda Sulteng Beri Penghargaan ke Satker dan Personel Berprestasi
Warung sari laut milik Suradi di simpang Jalan Zebra - Jalan Tangkasi, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu/hariansulteng

Palu

Kapolsek Palu Selatan Bantah Intimidasi Pedagang hingga Ancam Bongkar Warung gegara Sengketa Tanah