Home / Sulteng

Minggu, 24 November 2024 - 20:52 WIB

Lepas Personel Pengamanan TPS Pilkada, Karo Ops Polda Sulteng Wanti-wanti soal Netralitas Polri

Karo Ops Polda Sulteng, Kombes Giuseppe Reinhard Gultom melepas personel yang bertugas melakukan pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) Pilkada 2024, Minggu (24/11/2024)/Ist

Karo Ops Polda Sulteng, Kombes Giuseppe Reinhard Gultom melepas personel yang bertugas melakukan pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) Pilkada 2024, Minggu (24/11/2024)/Ist

HARIANSULTENG.COM – Kepala Biro Operasi (Karoops) Polda Sulteng, Kombes Giuseppe Reinhard Gultom melepas personel yang bertugas melakukan pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) Pilkada 2024, Minggu (24/11/2024).

Mereka yang dilepas akan melaksanakan pengamanan TPS di wilayah Polres Buol, Polres Tolitoli, Polres Banggai dan Polres Bangkep diberangkatkan Pukul 09.00 wita.

Personel yang bertugas di 4 wilayah itu diberangkatkan pukul 09.00 Wita. Sementara petugas di wilayah Polres Touna, Polres Morowali, Polres Morowali Utara dilepas pukul 16.00 Wita.

Dalam arahannya, Gultom mengingatkan kepada personel Polri yang bertugas agar fokus memperhatikan teknis TPS.

“Fokus pengamanan TPS, jangan lupakan teknis yang sudah diberikan pada kegiatan pembekalan. Jadikan itu pedoman serta atensi dalam pelaksaan tugas di TPS,” katanya.

Baca juga  Rusdy Mastura Nyatakan Kembali Berpasangan dengan Ma'mun Amir di Pilgub Sulteng 2024

Ia menyebut ada sejumlah teknis pengamanan TPS yang kembali ditekankan kepada personel Polda Sulteng.

Pertama, petugas pengamanan TPS harus menguasai situasi di lokasi yang menjadi tanggung jawab pengamanannya.

Personel perlu mengenali petugas TPS atau Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS), linmas serta potensi kerawanan yang mungkin akan terjadi, lakukan koordinasi, komunikasi dan kolaborasi sehingga tercipta tugas yang harmonis.

Kedua, segera kenali lingkungan yang menjadi tanggungjawab pengamanannya, mengenali tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, dan tokoh adat, jalin komunikasi sehingga potensi kerawanan dapat diantisipasi,

Ketiga, fokus anggota Polri mengamankan proses pemungutan suara, laksanakan tugas sesuai porsi kepolisian dengan mengedepankan petugas KPPS dan Linmas.

Baca juga  Besok, 968 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih se-Kota Palu Dilantik Serentak

Keempat, bila terjadi permasalahan atau insiden anggota Polri masuk TPS setelah adanya permintaan dari KPPS, jangan langsung mengambil diskresi kepolisian dengan masuk TPS.

Kelima, menjaga citra Polri dengan menunjukkan sikap dan perilaku sebagai personel Polri yang profesional, proporsional dan humanis.

Keenam, menjaga netralitas Polri dengan tidak terlibat politik praktis yang mungkin akan dilakukan tim sukses, tim pemenangan, relawan pasangan calon gubernur-wakil gubernur, bupati-wakil bupati, dan wali kota-wakil wali kota.

“Selalu waspada dan laksanakan pemantauan secara berkelanjutan terhadap setiap perkembangan situasi wilayah tugasnya masing-masing. Pengamanan pilkada merupakan tugas kita. Hindari perilaku dan perbuatan yang dapat mencoreng citra institusi,” pinta Gultom.

(Fat)

Share :

Baca Juga

Hadianto Rasyid meresmikan Masjid Sya'airulloh di Jalan Danau Talaga, Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga, Jumat malam (17/3/2023)/hariansulteng

Palu

Jelang Ramadan, Wali Kota Palu Resmikan Masjid Sya’airulloh di Kelurahan Nunu
Ilustrasi gempa bumi

Donggala

Gempa Magnitudo 6,3 di Donggala Hari Ini Dipicu Aktivitas Sesar Palu-Koro
Satgas Madago Raya gelar Salat Idulfitri 1443 Hijriah di Desa Tabalu Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Senin (2/5/2022)/Ist

Poso

Satgas Pemburu Teroris MIT Gelar Salat Idulfitri Bersama Masyarakat di Desa Tabalu Poso
Polres Banggai amankan 18 tersangka kasus narkoba selama 3 bulan/Ist

Banggai

Polres Banggai Amankan 18 Tersangka Kasus Narkoba Selama 3 Bulan
Polisi bantu warga pikul motor seberangi banjir di Morowali Utara/Ist

Morowali Utara

Polisi Bantu Warga Pikul Motor Seberangi Banjir di Morowali Utara
Aristan menjadi pemantik diskusi bertajuk "Sikap Anak Muda Terhadap Demokrasi dan Pemilu 2024" yang diselenggarakan Walhi Sulteng, Jumat (9/2/2024)/hariansulteng

Palu

Tambang Ilegal di Poboya Berlarut-larut, Wakil Ketua DPRD Soroti Kinerja Polda Sulteng
Seorang bocah berusia 5 tahun bernama Findi dilaporkan hilang akibat terseret arus sungau di Desa Pakava, Kabupaten Donggala/Ist

Donggala

Bocah 5 Tahun di Donggala Hilang Terseret Arus saat Seberangi Sungai Desa Pakava
Bank Indonesia kembali mengadakan Rapat Koordinasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) atau disebut KAPITAL (Koordinasi Antar Pemda Digital) yang menghadirkan seluruh TP2DD Sulawesi Tengah.

Banggai

BI Sulteng Gelar TP2DD Di Banggai Sebagai Upaya Perluasan Digitalisasi